• Home
  • Budaya
  • Keris Pangeran Diponegoro Pulang ke Rumah
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 11 Maret 2020 10:52:00

Keris Pangeran Diponegoro Pulang ke Rumah

BAGIKAN:
humas
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana bersama Raja dan Ratu Belanda memperhatikan Keris Pangeran Diponegoro di Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Selasa (10/3).
Jakarta (Pelita Batak):
Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi, menyampaikan bahwa pengembalian dari Keris Pangeran Diponegoro prosesnya sudah cukup lama dan selama proses berlangsung Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Kerajaan Belanda melakukan penelitian bersama untuk betul-betul memastikan bahwa keris tersebut adalah keris milik Pangeran Diponegoro.

"Yang terakhir, jadi beberapa minggu sebelum kunjungan, maka kita juga mengirimkan tim di mana di dalamnya juga ada Pak Dirjen Kebudayaan. Karena saya berkonsultasi juga dengan Menteri Pendidikan dan kebudayaan kemudian beliau mengutus Dirjen Kebudayaan bersama dengan ahli dari Indonesia untuk melakukan pengecekan," ujar Menlu memberikan penjelasan terkait Keris Pangeran Diponegoro di Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Selasa (10/3).

Menurut Menlu, Kerajaan Belanda juga sudah mendatangkan tim yang terdiri dari beberapa orang untuk melihat keris tersebut. Ia menambahkan bahwa dengan datangnya tim dari Indonesia, maka sudah dikonfirmasikan bahwa keris tersebut adalah Keris Diponegoro dan kemudian dikembalikan ke Indonesia.

Untuk penyimpanannya, Menlu menyampaikan bahwa akan dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terutama terkait penempatan Keris Pangeran Diponegoro tersebut. Sawit di Eropa Sementara itu, saat ditanya mengenai sawit, Menlu menjelaskan bahwa Pemerintah RI melakukan kerja sama dengan Belanda utamanya adalah untuk memberdayakan petani-petani kecil sawit mengenai masalah sustainability.

Dalam pembicaraan, Menlu menjelaskan juga berdiskusi mengenai masalah sustainability, misalnya yang terkait dengan sertifikasi. Ia menambahkan bahwa sertifikasi di Eropa misalnya memiliki RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) sedangkan di Indonesia memiliki ISCO (Indonesian Sustainable Palm Oil).

"Oleh karena itu tadi saya sampaikan kembali bahwa sebaiknya kita semuanya itu open, dalam artian ISCO, RSPO itu semuanya sertifikasi yang merujuk kepada elemen sustainability di antaranya. Kenapa tidak apa sertifikasi ISCO itu kemudian dijajarkan RSPO," imbuh Menlu.

Kalau memang masih ada yang perlu ditambahkan, menurut Menlu, dapat ditambahkan, tetapi tidak dengan mengganti sertifikasi yang sudah dimiliki oleh Indonesia.

"Terus saya juga sampaikan kembali bahwa misalnya data-data scientific yang kita punya kenapa tidak juga diperbandingkan dengan data mereka, sehingga dengan pendekatan yang terbuka tersebut maka kita bisa mendapatkan treatment yang fair terhadap kelapa sawit kita," pungkas Menlu. (Setkab|TAp)
  BeritaTerkait
  • Pemko Medan Minta Maaf Kepada Warga

    4 tahun lalu

    Selain menggelar lomba lari marathon berlevel nasional Medan 5 dan 10 K, Gebyar Kemerdekaan juga diisi dengan Car Free Day, senam massal, sepeda santai (fun bike) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo SH beserta unsur F

  • Dr RE Nainggolan: Agar PGI Membangun Persahabatan Dengan Semua Lembaga Agama

    6 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Tokoh Masyarakat Dr RE Nainggolan,MM menghadiri acara Pelantikan Pengurus Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia Daerah (PGI-D) Kota Medan periode 2019-2024 di Gedung Alfa Omega, Jal

  • Gubernur Sumut Siap Aruransikan 3.000 Warga Karang Taruna

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Gubernur Sumatera Utara Ir H Tengku Erry Nurady MSi menyatakan siap menghadiri Bulan Bhakti ke-56 dan Expo Karang Taruna Tingkat Propinsi Sumatera Utara tanggal 21-23 Desember 2016 di Kota Medan.

  • Perayaan Natal Nasional di Humbahas Harus Membawa Harum Nama Sumut

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :‎Pemprovsu siap mendukung penuh kegiatan Natal Tingkat Nasional yang dipusatkan di Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) pada Senin, 26 Desember 2016. Untuk mensukseskan Natal tersebut, tuan rumah Humbahas

  • Akhyar Ajak PGI-D Berpartisipasi Bangun Kota Medan

    6 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menghadiri Pelantikan Pengurus Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia Daerah (PGI-D) Kota Medan periode 2019-2024 di Ge

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb