• Home
  • Budaya
  • Ilyas : Maronggeng Adalah Bagian Budaya dan Tradisi Masyarakat Melayu Batu Bara
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 26 September 2020 01:55:00

Ilyas : Maronggeng Adalah Bagian Budaya dan Tradisi Masyarakat Melayu Batu Bara

BAGIKAN:
Ist| pelita Batak
Batu Bara (Pelita Batak): 
Kesenian maronggeng adalah bagian dari budaya dan tradisi yang cerdas yang merupakan sarana yang digunakan untuk mengekspresikan rasa keindahan dari dalam jiwa manusia. 

Hal tersebut dikatakan Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M. AP.,  dalam sambutannya yang disampaikan Kadis Pendidikan Ilyas Sitorus pada acara maronggeng semalam di Batu Bara bertempat di Pajak Tradisional Simpang Dolok, Jumat malam, 25/09/2020.

Masih menurut Ilyas dengan kesenian maronggeng banyak pesan yang didapat karena selain menghibur melalui alunan nyanyi dan tari, juga kata-kata pantun berisikan atau mengandung nasehat, berkasih sayang dan jenaka pula, ditambah dengan sindiriran yang cukup halus, papar Ilyas.

Oleh karennya kesenian maronggeng ini  juga memiliki berbagai fungsi dalam masyarakat yang ditinjau dari kebutuhan zamannya.

Kesenian maronggeng dapat berfungsi sebagai upacara keagamaan, hiburan, ilmu pengetahuan, maupun mata pencaharian tegas ncekli safaan akrab Kadisdik Kabupaten Batu Bara.

Inilah salah satu mengapa masyarakat tetap butuh kesenian maronggeng karena masyarakat merasa butuh dengan kesenian, ini, sehingga kesenian maronggeng kembali hadir ditengah-tengah masyarakat kita sehingga dalam kondisi globalisasi yang semakin berkembang saat ini. Terimakasih untuk panitia panyelenggara yang tentunya penuh dukungan masyarakat sekitar dan PD MAMBI Kabupaten Batu Bara dan yang pasti Pemerintah Kabupaten Batu Bara akan mensuport kegiatan ini apalagi mengangkat batang taromdam, mengurai yang kusut dan memghimpun yang jauh, puji Kadisdik.

Batubara merupakan salah satu Kabupaten di Sumatera Utara, dengan kebudayaan dan kesenian yang beragam. Seperti halnya kesenian seperti musik tradisional, tidak jarang kita jumpai diberbagai kecamatan di Batubara tanah bertuah ini masih melestarikan kesenian-kesenian hasil karya orang-orang terdahulu.

masih bisa dijumpai meskipun ada yang sudah mulai jarang dipertunjukkan di depan umum seperti kegiatan malam ini misalnya.

Makanya pemerintah dan kita semua arus bangga dan berterima kasih kepada panitia penyelenggara yang sudah bisa mengemas acara ini dengan baik dan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Hadir dalam kesempatan tersebut selain Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus, Pimpinan  PD MABMI Kabulaten Batu Bara Tuan Mustapa Ahyar, pimpinan PC MABMI Kecamatan Lima Puluh,  Tuan Zulham, Pengurus lembaga adat melayu

Tokoh budaya Ncek Buyung Morna,  Tokoh Pemuda dan Plt Camat Kecamatan Dt Liima Puluh Tuan Wahidin kamal serta Kepala Desa se Kecamatan  Datuk Lima Puluh.

Selain itu tampak hadir Ketua IMABARA Tuan Elfi haris, ketua Panitia penyelenggara Khairuddin dan juga Media baik cetak maupun elektronik.(*)
  BeritaTerkait
  • Bupati Batu Bara, Ir. H. Zahir, M. AP., : Terima Kasih Atas Dukungan Kemendikbud dan Tanoto Foundation Untuk Batu Bara

    satu bulan lalu

    Batu Bara (Pelita Batak):“Saya sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara, di bawah kepemimpinan Bupati Bapak Ir. H. Zahir, M. AP., dimana kegiatan ini menunjukan bahwa pemerinta

  • Pawai Pembangunan Semarakkan HUT Kemerdekaan RI Diikuti Barisan Wartawan

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Puluhan ribu warga masyarakat antusias menyaksikan pawai pembangunan dalam rangka memeriahkan HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia  di sepanjang Jalan Diponegoro Medan, K

  • Gorga Batak Sudah Ada, Ornamen Melayu di Underpass Titi Kuning Dirasa Kurang Menonjol

    9 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Kadis Perdagangan Kota Medan Damikrot menghadiri Rapat Pembahasan Ornamen Underpass Titi Kuning di Kantor B

  • Ini Dia Enam Jenis Kultur Material Batak Toba

    4 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):   Bentuk kultur material dari hasil budaya Batak Toba nampak dalam berbagai bentuk, seperti kultur mengalit, ukiran, gorga, tenun ulos, rumah adat, dan lain-lain.

  • Hebat ! Festival Budaya Batak di Kalbar Dihadiri Ribuan Orang

    4 tahun lalu

    Kalbar (Pelita Batak) : Merantau jauh dari kampung halaman, bukan berarti harus terlepas dari akar budaya dan kebersamaan dengan kerabat. Hal itu tampaknya yang ingin dibuktikan ribuan orang

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb