• Home
  • Apa & Siapa
  • Ir Donal Sihombing di Jajaran Pengusaha Konstruksi Indonesia
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 22 Juli 2016 10:38:00

Ir Donal Sihombing di Jajaran Pengusaha Konstruksi Indonesia

BAGIKAN:
Ist
Ir Donal Sihombing

Sosok bersahaja, dermawan dan tidak suka publikasi membuat tidak banyak orang tahu dibalik sukses PT. Totalindo Eka Persada menjadi perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia itu ada seorang Ir. Donal Sihombing, putra asal Lintong Ni Huta, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Awalnya, Donal Sihombing sarjana teknik sipil lulusan Amerika ini adalah seorang karyawan biasa disebuah perusahaan konstruksi. Hingga pada suatu pagi ditahun 1995, ia menjadi korban fitnah dan persaingan tudak sehat sesama karyawan yang mengakibatkan ia kehilangan pekerjaannya. Kalau bagi sebagian orang dipecat adalah petaka, tidak demikian halnya dengan Donal. Pemecatan ini justru menjadi momentum kebangkitannya dari karyawan menjadi pengusaha. Betapa tidak, beberapa jam setelah dipecat, siang harinya sekitar pukul 14.00 Wib, pengusaha Djoko Tjandra meneloponnya dan dipercaya meneruskan pekerjaan pembangunan mall dan apartemen Taman Anggrek yang kini berdiri kokoh di Jakarta Barat itu.

Dalam sekejap, status karyawan pun berubah menjadi pengusaha. Seperti umumnya perusahaan baru merintis, Donal Sihombing yang sudah menyandang predikat pengusaha bersama PT. Totalindo Eka Persada pun tidak berjalan mulus, penuh tantangan dan jatuh bangun. Tak jarang ia dihadapkan pada situasi sulit, utamanya saat  harus memenuhi tanggungjawab  besar , yakni pembayaran gaji karyawan.

"Pernah ditahun 1999, perusahaan hanya memiliki uang sebesar Rp. 1.250.000 sementara gajian tinggal hitungan hari. Saya dengan Pak Djalan Sihombing pergi kesana kemari cari pinjaman dan hasilnya nihil. Disaar yang tepat pertolongan Tuhan datang. Seseorang menawarkan pekerjaan dan memberi uang muka Rp. 50 juta," kenang Donal.

Secara perlahan tapi pasti PT, Totalindo Eka Persada dibawah kendalinya terus bergerak maju. Putra Lintong Ni Huta ini pun mengungkap rahasianya. Pengalaman, disiplin dan kerja keras adalah kuncinya. Hal yang utama yang membuatnya tekun dan kerja keras adalah karena memedomani Kolosse 3;23  yang berbunyi "Apapaun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia". Mental pekerja yang tekun saat diawasi dan main-main saat tidak diawasi adalah tipe pekerja yang tidak akan siap menangkap  peluang.

Menurutnya, apa yang dia raih sejauh ini lebih ditentukan pada kesiapannya saat menangkap peluang awal. Andai saja ia tidak tekun, disiplin dan kerja keras,  ia yakin tidak akan mampu menangkap peluang yang datang dari seorang Djoko Chandra kala itu dan menyelesaikannya dengan baik. Prinsip kerja keras dan disiplin yang ia terapkan saat jadi karyawan menjadikannya siap  dan tertantang untuk mengambil peluang yang datang. Semasa karyawan, Donal mengaku bekerja antara 16-20 jam dalam satu hari. Beda dengan karyawan lain yang hanya bekerja tak lebih dari 10 jam sehari.  "Inilah yang menjadi pembeda. Saya disiplin, tekun dan kerja keras karena saya tidak mau menjadi orang yang biasa-biasa. Saya mau menjadi orang yang luar biasa, tentu dengan usaha yang luar biasa pula," kata Donal.

Kini, diusia Donal Sihombing yang ke-60 dan usia perusahaan yang ke-22, PT. Totalindo Eka Persada telah menjelma menjadi sebuah perusahaan konstruksi terkemuka dan terpercaya di tanah air.  Donal dengan PT. Totalindo juga sangat disegani dan kerap disejajarkan dengan perusahaan sejenis seperti PT. PP, PT. Wijaya Karya, dan PT. Waskita Karya. Pembangunan gedung-gedung pencakar langit diseantero negeri pun banyak yang dipercayakan kepada perusahaan ini. Sebut saja di Jakarta ada Grand Indonesia Kempinski di Bundaran HI,  Apartemen Kota Casablanca, Kalibata City, Basura, Mall Taman Anggrek, Pakuwon apartemen, Menteng Apartemen dan lainnya. Di Medan saat ini PT. Totalindo juga sedang mengerjakan Agung Podomoro Land Medan dengan nilai proyek hampir mencapai Rp. 4 Triliun. Tak hanya di dalam negeri, PT. Totalindo juga sudah dipercaya membangun gedung pencakar langit di Abudhabi, Uni Emirat Arab.

Perusahaan yang dinahkodai  putra asal Lintong Ni Huta Humbang Hasundutan ini juga memiliki sekitar 10000 karyawan. Tak hanya karyawan lokal, PT. Totalindo juga mempekerjakan beberapa orang tenaga ahli asing seperti dari Jepang, Korea dan Amerika.(R1)

  BeritaTerkait
  • PT. TOTALINDO EKA PERSADA Resmi Masuk Bursa

    3 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Salah satu perusahaan jasa konstruksi nasional, PT. Totalindo Eka Persada kini resmi mencatatkan diri di Bursa Efek Jakarta. Hal ini ditandai dengan terbitnya surat Pemberitahua

  • Publik Expose, Totalindo Siap Lepas 30% Saham ke Publik

    4 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Perusahaan swasta nasional dibidang konstruksi PT. Totalindo Eka Persada akan melakukan penawaran umum perdana saham pada bulan Juni 2017 mendatang. Perseroan akan menawarkan

  • Santer, Sejumlah Nama Disebut Maju di Pilkada Humbahas

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Sebanyak 23 dari 33 Kabupaten/Kota di Sumut akan ikut dalam pesta demorkasi Pemilihan Kepala Daerah serentak di tahun 2020. Diantaranya Kabupaten Humbang Hasundutan yang nampaknya

  • Kejari Dairi Ingatkan Pemberi Kerja Wajib Patuhi Hak Tenaga Kerja atas BPJS Ketenagakerjaan

    4 tahun lalu

    Sidikalang(Pelita Batak): Setiap orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat 6 (enam) bulan di Indonesia, wajib menjadi Peserta program Jaminan Sosial.   "Pemberi Kerj

  • Polestabes Medan Ditunjuk Jadi Satker Zona Integritas Bebas KKN

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Kapolrestabes Medan Kombes Pol H Sandi Nugroho, SIK,SH,MHum bertindak sebagai Inspektur Upacara Penandatanganan Deklarasi Fakta Integritas dan Pencananangan Pembangunan Zona Inte

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb