• Home
  • Agama
  • Khotbah Minggu Judika, 29 Maret 2020, "Keadilan Tuhan yang menyelamatkan" (2 Petrus 1: 1-9)
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 28 Maret 2020 12:49:00

Khotbah Minggu Judika, 29 Maret 2020, "Keadilan Tuhan yang menyelamatkan" (2 Petrus 1: 1-9)

BAGIKAN:
ist
Pdt Dr Robinson Butarbutar
Oleh Pdt. Dr. Robinson Butarbutar, Ketua Rapat Pendeta HKBP

"Damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal, itulah kiranya yang menyertai hati dan pikiran saudara-saudaraku di dalam Kristus Yesus Tuhan Kita."

Saudara-saudaraku terkasih, pada Minggu Judika kali ini, khotbah bagi kita tidak didasarkan pada kitab-kitab Mazmur atau Kitab Ratapan di mana jeritan umat meminta keadilan Tuhan dikedepankan. Tidak juga pada kitab-kitab lain, di mana kehebatan kuasa Tuhan memberikan keadilan pada umat-Nya muncul sebagai pesan utama. Tetapi pada 2 Petrus 1: 1-9, di mana  pertama disebut tindakan Allah yang adil pada kita, dan kedua respons kita atasnya. Keduanya harus kita simak saat-saat ini.

Pertama, kita penting mengaminkan kelima karunia berikut yang Tuhan anugerahkan kepada kita karena keadilanNya:Iman, kasih karunia, damai sejahtera,segala sesuatu yang berguna untuk hidup dan kesalehan kita, serta janji-janji Allah bagi kita untuk mengalahkan hawa nafsu duniawi dan mengambil bagian dalam kodrat ilahi.

Kedua, kita didorong untuk aktif memberi respons terhadap anugerahnya itu dengan Kebajikan, Pengetahuan, Penguasaan diri, Ketekunan, Kesalehan, Kasih kepada saudara-saudara, dan Kasih kepada semua orang. 

Ketujuh respons ini kita harus tunjukkan kini, saat seluruh dunia dicekam rasa takut karena Covid-19. Sudah banyak korban jiwa. Virus masih terus menyebar. Menghadapinya, kita tidak boleh tinggal diam, passif. Tapi aktif. Kita tidak boleh kalah. Allah telah memberikan kelima anugerah tadi untuk bertahan dan menang melawan virus ini. 

IMANlah anugerah pertama. Keyakinan. Kepadanya kita HARUS tambahkan kebajikan atau kebaikan, sebab, iman tanpa perbuatan adalah mati. Pada kebajikan kita, kita tambahkan pengetahuan. 

Dari para ahli medis dan pemerintah kita beroleh pengetahuan, bahwa salah satu senjata paling ampuh untuk mengalahkan penyebaran virus Covid-19 adalah dengan menjaga jarak fisik sosial dengan cara bekerja dari rumah, belajar dari rumah, beribadah di rumah.Jangan dulu ke tempat-tempat keramaian seperti pesta-pesta, ngumpul-ngumpul, dan sebagainya. Selain itu, kita diimbau untuk selalu hidup bersih dengan rajin mencuci tangan dengan sabun. Pengetahuan itu menguatkan iman, bukan sebaliknya. 

Kemudian, mari kita tambahkan kepada pengetahuan itu Penguasaan diri. Kita menguasai diri untuk tidak melakukan hal-hal yang berisiko tertular atau menulari virus. Kita menguasai diri untuk tinggal di rumah dengan tekun.

Jangan menyerah. Jangan lengah.
Kepada penguasaan diri kita tambahkan kesalehan. Kepada kesalehan kita tambahkan kasih persaudaraan sebagai anak-anak bangsa dan sesama anakmanusia. Kepada kasih persaudaraan itu kita tambahkan kasih yang berkorban, bukan hanya untuk yang dekat dengan kita, tetapi juga untuk semua orang.  

Dengan ketujuh respons itu, kita doakan dan dukung penuh usaha pemerintah Pusat hingga Daerahdan setiap aparatnya di semua bidang untuk melawan dan mengalahkan virus ini. 
Kita dukung dan bantu sesama kita yang lemah secara ekonomi yang terdampak oleh kebijakan menjaga jarak fisik sosial itu dengan cara-cara sederhana sekalipun.Itulah iman Kristen. 

Kita percaya melalui ketujuh respons itu Tuhan akan memberikan keadilan-Nya dengan mengalahkan Covid-19. Kita pasti bisa. Tekunlah dan kuasailah diri. Tinggallah di rumah sampai pemerintah menyatakan kita telah menang. Tuhan berjuang bersama kita. Amin.
  BeritaTerkait
  • Khotbah Minggu Jubilate, 3 Mei 2020: "Bersoraklah bagi Tuhan" (1 Taw. 16:31-36)

    6 bulan lalu

    Oleh Pdt. Dr. Robinson Butarbutar, Ketua Rapat Pendeta HKBPSaudara-saudara terkasih di mana pun berada, salah satu keistimewaan dari orang-orang yang teguh beriman kepada Allah, adalah meskipun di dal

  • Khotbah Evangelium Minggu XXIII Dung Trinitatis 19 Nopember 2017 Teks: Zephania 1: 7, 12-18 "Bersiaplah Menyambut Hari Tuhan"

    3 tahun lalu

    Oleh: Pdt Dr Robinson Butarbutar, Parsamean STT-HKBP Pematangsiantar. 1.Bagi komunitas orang-orang yang percaya kepada Allah yang tidak hanya menciptakan umat manusia tetapi  juga menuntunny

  • Peran Politik Warga dan Pelayan HKBP Tinjauan Perspektif Alkitabiah (3-Selesai)

    2 tahun lalu

    Oleh Pdt Dr. Robinson Butarbutar, Ketua Rapat Pendeta HKBP4. Masa Kerajaan (Saul hingga Yoyakhin).a. Seruan pertobatan para nabi sebelum pembuangan dan membisunya umatPara nabi dipanggil oleh Tuhan un

  • Kata Sambutan Bachtiar Sitanggang Pada Peluncuran Buku 'RAJA SITEMPANG ANAK NI RAJA NAI AMBATON'

    2 bulan lalu

    UBHARA JAYA BEKASI (Pelita Batak):Horas. Selamat siang, Selamat Hari Minggu.Atas nama Tim Penulisan Buku TAROMBO RAJA SITEMPANG ANAK NI RAJA NAI AMBATON mengucapkan terimakasih atas perkenan Bapak-bap

  • Khotbah Minggu Kantate, 10 Mei 2020: "Menyanyikan Keselamatan dari Tuhan" (Why. 12:10-12)

    6 bulan lalu

    Oleh Pdt. Dr. Robinson Butarbutar, Ketua Rapat Pendeta HKBPSaudara-saudara terkasih di mana pun berada, salah satu kunci untuk memenangkan sebuah pertarungan ialah keberanian untuk melihat kemenangan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb