• Home
  • Turi-turian
  • Legenda Tongkat Sisingamangaraja XII Jadi Pohon Besar di Pagaran Tapanuli Utara
Senin, 24 April 2017 15:15:00

Legenda Tongkat Sisingamangaraja XII Jadi Pohon Besar di Pagaran Tapanuli Utara

BAGIKAN:
Abed Ritonga
Pohon Hariara yang konon berasal dari tongkat Sisingamangaraja XII yang ditancapkan di tanah
Pagaran(Pelita Batak): Kecamatan Pagaran adalah salah satu daerah di Kabupaten Tapanuli Utara yang dikenal memiliki pemandian air panas yang dikenal orang banyak selama ini.
 
Daerah ini letaknya sangat strategis, karena terletak di antara beberapa kecamatan yang berdekatan yaitu, kecamatan siborongborong, Kecamatan Parmonangan dan perbatasan dengan Kabupaten Humbanghasundutan, yaitu Desa Lobutua kecamatan Lintongnihuta.
 
Kecamatan ini dikenal sebagai pemandian yang selalu dikunjungi oleh masyarakat dari beberapa kecamatan yang berdekatan antara lain, Kecamatan Sibaragas, Kecamatan Siborong-borong, Kecamatan Parmonangan, dan Kecamatan Lintong Nihuta.
 
Jika diperkirakan satu kecamatan terdiri dari ribuan kepala keluarga (KK) bahkan dari luar daerah pun datang berkunjung semisal di kala libur tiba.
 
Ada hal menarik yang mungkin banyak orang tidak mengetahui kalau di Desa Banualuhu yang berada di Dusun Butar Kecamatan Pagaran ini, ternyata ada peninggalan Raja Sisingamangaraja XII yang sampai sekarang ini berdiri kokoh dan diakui waga memang benar merupakan warisan pahlawan nasional dari Batak tersebut.
 
Terletak di Dusun Butar, pohon yang kokoh atau disebut warga dalam bahasa Batak 'Hariara' yang tumbuh lebat persis di persimpangan menuju sekolah SMP dan gereja itu adalah pohon yang dulunya merupakan TONGKAT Sisingamangaraja XII. Konon tongkatnta ditancapkan ke tanah, dan kemudian tumbuh menjadi pohon yang rindang dan indah.
 
T Boru Hutasoit, yang merupakan penduduk di Dusun tersebut mengaku, warga Desa pernah melakukan ritual yang dipandu orang yang diduga 'hasoropan' roh Raja Sisingamanagaraja XII. Katanya,  di pohon yang katanya merupakan tongkat Sisingamangaraja ini. Ternyata memang betul ada warga yang sakit menjadi sembuh setelah datang ke sana.
 
Beberapa kali warga dari luar daerah datang ziarah saja ke pohon tersebut. Kabarnya, Sisingamangaraja XII pernah menginjakkan kaki di Desa Banualuhu Kecamatan Pagaran Tapanuli Utara ditandai dengan menancapkan tongkatnya yang kini menjadi pohon besar dan rindang.
 
Beberapa waktu lalu, sekelompok Mahasiswa beserta Dosen dari Universitas Nomensen datang beramai-ramai ke tempat itu. Kebetulan boru Hutasoit yang menjadi narasumber Pelita Batak, mengelola pemandian di situ. Pengakuan mahasiswa, mereka melakukan kunjungan ke tempat itu atas nama kampusnya.
 
Pantauan Pelita Batak di sekitar lokasi kurang penataan dan nampak tidak begitu diperhatikan dan dikembangkan. Dia berharap Pemkab Tapanuli Utara menata dan memperhatikan warisan peninggalan Raja Sisingamangaraja tersebut.(Abed)
  BeritaTerkait
  • Ini Lokasi Wisata Bagus di Humbahas

    tahun lalu

    Kabupaten Humbanghasundutan menyimpan panorama alam yang luar biasa untuk dunia pariwisata. Wisata alam, kuliner, wisata air dan yang lainnya bisa memberikan sentuhan pengalaman yang alami dan spektakuler.

  • Luhut Binsar Panjaitan: TPL Harus Patuhi Masalah Lingkungan

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, penyelamatan kawasan Danau Toba dari kerusakan lingkunga

  • Putra Batak Djalan Sihombing SH: Wujudkan Wisata Terpadu di Danau Toba

    tahun lalu

    Samosir (Pelita Batak): Dengan disahkannya Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2016 Tentang Badan Otorita Pengelola Kawasan Danau Toba, 13 Juni 2016, semakin banyak yang peduli Danau Toba. Perantau s

  • Dr RE Nainggolan: 'Poda Na Lima' Adalah Budaya Orang Beriman

    11 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Panitia Lomba Kebersihan Antar Desa Pinggiran Danau Toba akan melakukan penilaian tahap pertama di akhir tahun 2016. Tim penilai akan melakukan survey ke setiap desa yang ada di bibir pantai kawasan Danau Toba, dari tujuh kabupaten.

  • Menelusuri Liku-liku Jalan di Bonapasogit dan Merajut Semangat Leluhur

    6 bulan lalu

    Pulang ke kampung saya, Sigolang di lereng pebukitan Bukit Barisan di deretan Tapanuli Selatan sangat berkesan. Keberangkatan kali ini, diawali dihari Kamis, tanggal 27 April 2017 dengan bangun san

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online