Rabu, 16 November 2016 12:02:00

LILIN BUAT INTAN

BAGIKAN:
Ist|PelitaBatak
Lilin untuk Intan

"Sang Malaikat Mungil"

derai air mata masih menetes
mengalir basahi pipi ini
Ya.....malam ini ketika kau telah lelap
tidur nyenyak di pangkuan Tuhan
tergolek lelap di samping malaikat

dan malam ini bersama gadisku
telah dua malam kami duduk berdua
berdua saling membisu
menatap lilin
lilin tanda belasungkawa kami
duka kami untukmu Intan
lara bersama gadisku
ya....gadisku yang tetap menangis sambil menatap photomu di depan cahaya lilin temaran di halaman rumah.

"Bapak...Intan itu cantik, lugu dan pasti pintar dan bijak.
Bapak.....andai dia hidup dan besar dia pasti banyak teman, bersahabat penuh kasih dan pasti pintar.....
Mengapa dia pergi dengan tragis begini??" suara gadisku lirih mengusap air matanya

Intan..
martir kecil bagai lilin yang luruh
luluh agar terang tetap bersinar
menerangi hati yang kelam
cahaya buat hati yang gelap
korban melawan kegelapan

Intan....cahaya kemilaumu tak pernah redup
terangmu seperti lilin di depan kami
di hatiku dan hati gadisku
tak akan redup apalagi pudar
sebab terangmu tulus tuk menerangi
agar kelam berganti terang

dan.....malam ini bersama gadisku
doa kami meminta agar pengorbananmu
tak sia sia tuk kami berdua
tuk menguat mata buta, menuntun orang menuju terang damai
keluar dari alam gelap dendam dan kebencian
sehingga aku dan gadisku
tak terus terancam dan takut
sebab mata hati bangsaku akan melihat terang
melupakan dengki ke dalam terang kasih

"Bapakku........aku berharap luluhnya Intan akan membuat terang jalan ini, sehingga aku tidak takut lagi berjalan di waktu malam, sebab terang Intan telah menerangi semua jalan negeri ini menjadi bercahaya.
Terang itu semoga menghapus ketakutanku ke depan, dan terang itu menghapus dendam, benci, sehingga damai tumbuh subur di taman negeriku" bisik gadisku masih menangis

Malam ini lilin masih kami nyalakan ya....lilin terang Intan............
besok, lusa, dan sampai kapanpun lilin terang itu akan kami nyalakan
agar kegelapan hati kami terang kembali

By; Tansiswo Siagian
Medan, 16/11/16

  BeritaTerkait
  • Apa Salahku, Bapak Menteri?

    3 minggu lalu

    BERPULUH tahun aku dirundung kesedihan, menangis tanpa suara. Bagaimana tidak, dengan segala keindahan dan misteri pesona yang kumiliki, aku seperti tak berarti. Aku memang senantiasa dijadikan inspir

  • Kecam Pengeboman Gereja di Samarinda, Masyarakat Nyalakan Lilin di Bundaran HI

    tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Sejumlah masyarakat menggelar aksi menyalakan lilin di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Senin 14 November 2016 malam. Aksi ini digelar untuk mengecam pengeboman

  • Perayaan Natal Naposo Borsak Sirumonggur Boru/bere Se-Jabodetabek Meriah: Para Anak Muda Diharapkan Menjadi Anak Yang Penuh Kasih

    2 jam lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Perayaan natal Naposo Borsak Sirumonggur  (NBS)  Se Jabodetabek berlangsung meriah dengan mengambil tema natal Ibrani 13:1 Peliharalah kasih persaudaraan (Heber 13:1

  • Sesama Anggota DPRD Medan Sesalkan Mundurnya Pengusul Interpelasi

    7 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Golkar Mulia Asri Rambe (Bayek)menuding sikap ke 4 anggota DPRD Medan yakni Irsal Fikri, Ahmad Arif, Modesta Marpaung dan Beston Sinaga yang mena

  • Parongil Kabupaten Dairi Kebakaran Hebat, 25 Rumah Musnah Dilalap Api

    2 tahun lalu

    Parongil(Pelita Batak):   Peristiwa kebakaran menghanguskan 25 rumah dan 2 dirusak paksa di Jalan Gereja Kelurahan Parongil, Kecamatan Silima Pungga-Pungga Kabupaten Dairi, Kamis 2 Jun

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online