KSP Makmur Mandiri
Senin, 29 Oktober 2018 18:50:00

BETAPA RAPUHNYA HIDUP INI (Karena itu ia berharga)

Einar M Sitompul
BAGIKAN:
ist|pelitabatak
PAGI ini seperti biasa, di pagi hari,
Sebelum beranjak untuk kegiatan keseharian,
Berita adalah menu harian,
Tapi berita pesawat hilang, bukanlah berita,
Ia adalah duka.

Setiap mendengar berita sebuah pesawat terbang
Hilang kontak dan jatuh seperti yang terjadi pagi ini,
Di pantai tak jauh dari pantai Karawang
Rasa sedih manusiawi kita serasa terkoyak, perih,
Dengan mata nanar kutatap TV
Serasa tak percaya walaupun peristiwa seperti ini cukup sering
terjadi,
Mataku seperti mengambang, basah oleh pedih haru
Ribuan kata seakan berlomba menyeruak
Bisu sesaat mengungkap dengan sempurna:
Kesedihan tak terkira sehingga membuat kita,
Terpana tak berdaya.

Hari Senin awal pekan, awal memulai ritual kerja
Agenda kerja menurut rencana bagi belasan orang,
Jadwal rutin di tempat kita bertugas mencari kehidupan
lepas landas Dari Bandara megah dan perkasa
meniupkan aura rasa aman.

Dari Sukarno Hatta menuju Pangkalpinang,
Untuk bekerja dan mungkin juga berdagang
Mungkin sebagian kembali menapak jejak harian,
Untuk beberapa orang membuka perjalanan,
Entah sampai di mana
Kita tahu awal, tetapi siapakah yang tahu akhirnya?
Bukankah selalu begitu?

Apakah yang diperbincangkan oleh para penumpang
Yang di kiri dan kanan, di depan dan belakang,
Sebagaimana biasa di perjalanan khususnya penerbangan
semua orang merasa dekat,
Sudi mendengar dan membersitkan isi hati dan harapan
Tentang kerja, tentang bayangan mengenai esok lusa,
Tentang keluarga, karir, dan anak-anak.
Siapakah yang sudi mengulas bahaya?
Siapakah yang berasumsi tentang hal buruk?
Pasti: tidak seorang pun!

Kematian dalam dadakan
Persamaan kita insan ciptaan Tuhan
Agama dan doa hanyalah pengakuan,
Bukan tentang ajaran
Apakah lisan maupun tulisan,
Baik dalam kibaran kain atau seruan.

Pengakuan tentang kemakhlukan kita yang fana,
Satu hal yang pasti menurut iman, bukan logika
dan bukan pembuktian ala matematika,
Memangnya kita ini siapa???
Iman melampaui kata, ujar, dan ajaran:
Di dalam dekapan kasih-Nya ada kebakaan!
Tidak perlu kata-katamu, juga tidak sangat penting hiburanmu.

Di dalam dekapan-Nya yang tidak membedakan
Semua akan terjangkau oleh rahmat-Nya yang teduh,
Siapakah aku, engkau, dia, dan mereka,
Mampu membawanya dalam debat??
Walaupun engkau berteriak sampai parau,
Mata membelalak beringas ganas,
Emang perlu? Untuk siapa?

Semua lidah akan kelu,
Tatapan mata terbentur,
Sebab yang perlu bukan kita melihat,
Tetapi  IA melihat siapa kita
IA tahu kita apa
Kita akan terus ada sebab IA ada
Berada dan meng-ADA.

(Semoga semua keluarga, sahabat, dan rekan mereka para penumpang JT 610 terhibur dan dikuatkan)

Bekasi 29 Senja Oktober 18
  BeritaTerkait
  • KASDAM I BB Apresiasi Dr. dr. Horas Rajagukguk, SpB. FINACS Anak Seorang Kapten TNI Bisa S3

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Anak seorang prajurit TNI  berpangkat Kapten bisa jadi dokter dan bisa meraih S3 dari sebuah perguruan tinggi ternama seperti Universitas Andalas Padang merupakan sesuatu yan

  • MK TOLAK TUDUHAN KECURANGAN TSM PRABOWO-SANDI

    2 bulan lalu

    SIDANG Mahkamah Konstitusi (MK) telah membuka selubung gelap "Tuduhan Kecurangan Terstruktur, Sistematis, Masif (TSM)" digencarkan Kubu Paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Solahuddin Uno selama penyel

  • Spontanitas Bunga dan Lillin Penuh Makna Untuk Ahok

    2 tahun lalu

    Berawal  dengan karangan bunga yang penuh dengan cinta dan kasih, kemudian muncul gerakan seribu lilin untuk Ahok sebagai ungkapan yang penuh dengan cinta dan kasih atas apa yang dialami oleh

  • Pendidikan yang Berbudaya Lokal

    3 tahun lalu

    Mengingat masa lalu untuk memetik sejumlah pelajaran kemudian menjadikannya bekal dalam upaya meningkatkan kualitas hidup merupakan tindakan bijak dari seseorang yang  menginginkan masa depan.

  • Jargon Minoritas-Mayoritas Keagamaan Belum Hilang

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Masa Bakti 2015 – 2020, Baktinendra Prawiro,MSc,MH mengatakan persoalan politik di I

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb