Jumat, 11 Januari 2019 21:24:00

Polres Padangsidimpuan Ringkus Dua ASN Paluta Terkait Narkoba

Dua oknum PNS yang diamankan
Padangsidimpuan ( Pelita Batak) :
Satres Narkoba Polres Padangsidimpuan  mengamankan dua orang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Padanglawas Utara atas kepemilikan narkoba.

Keterangan pers yang diterima wartawan dari Polres Padangsidimpuan, Jumat 11 Januari 2019 menerangkan kedua oknum tersebut berinisial MRS (36) dan ISP (36) ditangkap Kamis 10 Januari 2019 sekitar pukul.16.30 wib.

Kapolres Padangsidimpuann AKBP Hilman Wijaya melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Carles J Panjaitan menjelaskan Penangkapan tersangka berkat informasi dari masyarakat pihaknya melakukan penyelidikan ke lokasi sekitar jalan DR. Pinayungan Gang Amal Kelurahan Tobat.

Tiba di sana, petugas melihat dua orang pria sedang berboncengan dan dicurigai sedang menguasai narkotika. Lalu, petugas melakukan penangkapan dengan terlebih dahulu menghentikan laju kendaraan yang dikemudikan salah satu pelaku.

Petugas langsung mengamankan kedua pelaku dan dilakukan penggeledahan. Hasilnya, petugas menemukan satu buah kotak rokok dengan merk Magnum Blue yang di dalamnya diduga berisi narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip transparan.

Tidak sampai di situ, petugas juga menemukan dari dalam kantong celana depan sebelah kiri salah satu pelaku MRS yang saat diamankan sedang dibonceng oleh pelaku ISP.

"Keduanya beserta barang bukti yang diamankan dibawa langsung ke Polres Padangsidimpuan guna penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut," ujar Kasat.

Kasat menambahkan adapun barang bukti yang diamankan satu bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat 0,20 gram.

Satu unit sepeda motor jenis matic merek Honda Spacy warna hitam ber Nopol BB 2200 HO dan satu unit handphone merek Samsung warna hitam.

Hasil penyelidikan sementara, kata Kasat, kepada penyidik, kedua tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang yang masih dalam penyelidikan. 

Keduanya akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun. (Saut Togi Ritonga)