Minggu, 11 Februari 2018 19:03:00

Pesta Bona Taon "Raja Simanungkalit" Jadi Momen Refleksi dan Evaluasi

Pesta Bona Taon Raja Simanungkalit Palembang
Palembang(Pelita Batak):Ketua Punguan Marga Simanungkalit J. Simanungkalit / br Silalahi mengungkapkan hari ini, Minggu 11 Februari 2018 merupakan hari yang penuh sukacita bagi keturunan Raja Simanungkalit di Kota Palembang.

"Karena kami keturunan Raja Simanungkalit dapat dengan penuh sukacita merayakannya dan kami bisa manortor (Nudaya Batak) di tanah rantau Bumi Sriwijaya yang sangat kondusif ini. Kami seluruh marga pomparan Raja Simanungkalit lebih kurang ada 300 jiwa hadir di acara ini baik boru, bere dan ibebere kumpul bersama-sama manortor sekaligus mensyukuri kehidupan yang telah lewat untuk menghadapi kehidupan selanjutnya," ujarnya.

Pesta Budaya Batak Awal Tahun (Bona Taon) yang digelar di Gedung/ Depot Lamtama KM 10,5 kota Palembang seberang Kantor BMKG ini,  dapat terlaksana dengan baik karena gotong royong bersama-sama anak Raja Simanungkalit yang berdomisili di Kota Palembang Sumatera Selatan. "Banyak pihak yang sangat peduli dengan budaya Batak salah satunya, Bapak Dodi Reza Alex Noerdin yang kami tahu dari laporan Ketua Panitia Penyelenggara Pesta Bona Taon ini," ungkapnya. 

Punguan Raja Simanungkalit berterima kasih dan mengapresiasi Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin yang telah berhasil menjaga rasa aman, nyaman bagi warganya dan kondisi di Sumsel sangat kondusif dan zero konflik.

Pengurus mengajak seluruh pomparan Raja Simanungkali melakukan evaluasi dan refleksi untuk menghadapi kehidupan ke depannya. "Mari  membangun kebersamaan dalam keberagaman," serunya.

Ketua Panitia Penyelenggara J. Simanungkalit/ br Sirait mengharapkan kiranya ke depan yang sosok yang melanjutkan estafet pembangunan di bumi Sriwijaya adalah sosok muda energik, memiliki ilmu pengetahuan, menguasai bahasa asing. Sebab pada zaman now / era milenial sekarang sangat dibutuhkan sosok yang memiliki networking yang luas, untuk dapat membawa Sumsel ke depan lebih baik dan sosok yang menghargai adat istiadat dan budaya serta taat pada agamanya mampu mengayomi seluruh suku agama dan ras yang hidup di Bumi Sriwijaya.(rel)