Sabtu, 10 Agustus 2019 10:53:00

Dosen Psikologi UHN Medan Raih Doktor Psikologi Dari Unpad Bandung

Ephorus emeritus HKBP Ompung Pdt. Dr (HC) Willem TP Simarmata, MA, Rektor UHN Medan Dr. Haposan Siallagan, SH, MH, Dr. Nenny Ika Putri Simarmata foto bersama dengan parea penguji di Unpad Bandung
Medan (Pelita Batak):
Universitas HKBP Nommensen Medan kembali menambahkan dosen tetapnya menjadi Doktor setelah Nenny Ika Putri Simarmata berhasil mempertahankan disertasinya di depan para penguji pada saat siding ujian terbuka di Program Doktor Psikologi Pascasarjana UNPAD Bandung dengan judul Model Pengaruh Values Batak Toba Dan Perceived Organizational Support Terhadap Psychological Well-Being Pegawai Negeri Sipil Suku Batak Toba Di Sumatera Utara. Nenny Ika Putri Simarmata memeprtahankan disertasinya di depan para penguji seperti Ketua Sidang  Prof. Dr. Hendriati Agustiani, M.Si., Psikolog, Sekretaris Sidang Dr. Marina Sulastiana, M.Si., Psikolog, Tim Promotor  Prof. Dr. Diana Harding, M.Si., Psikolog , Prof. Dr. Hendriati Agustiani, M.Si., Psikolog, Dr. Anissa Lestari Kadiyono, M.Psi.,Psikolog ,Tim Oponen Ahli  Prof. Dr. Frieda Maryam Mangunsong Siahaan, M.Ed., Psikolog , Prof. Dr. Obsatar Sinaga, S.IP., M.Si , R. Urip Purwono, M.Sc, Ph.D, Jumat, (10/08/2019)

Dr. Nenny Ika Putri Simarmata dalam paparannya menggunakan dalil-dalil sebagai berikut, yakni Kesejahteraan psikologis tidak terbentuk dengan sendirinya, individu harus mengenali dirinya sendiri, memahami potensi, dan berusaha keras untuk mencapai aktualisasi diri, nilai yang dianut oleh individu mencerminkan segala hal yang dianggap penting dan layak untuk diperjuangkan selama hidup, individu yang memiliki relasi hangat dan harmonis dengan orang lain akan mengantarkannya menjadi pribadi bahagia ,  pegawai yang merasakan dukungan, penghargaan dan keadilan dari atasan akan membentuk sikap kerja yang positif dan produktif, keberadaan prinsip hidup untuk mendapatkan kesejahteraan materiil secara berlebihan akan mengurangi kesejahteraan psikologisnya, kehormatan akan diperoleh individu yang menunjukkan sikap arif, bekerja keras, dan menunjukkan kepedulian terhadap sesama , nilai-nilai yang ditanamkan di dalam diri individu sejak dini akan dijadikan pedoman menjalani kehidupannya kelak. 

Dalam paparannya Dr. Nenny Ika Putri mengatakan bahwa suku Batak tergolong sebagai peringkat ketiga kelompok suku bangsa terbesar di Indonesia setelah suku Jawa dan Sunda. Sebagai salah satu suku yang masih sangat mempertahankan adat istiadatnya, suku Batak memunculkan banyak konflik di dalamnya. Hal ini menjadi pemicu stress bagi individu suku Batak apabila tidak dapat memenuhi tuntutan adat istiadat, yang pada akhirnya dapat mengancam well-beingnya. 

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model pengaruh values Batak dan perceived organizational support terhadap psychological well-being PNS suku Batak di Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode explanatory survey dengan analisis deskriptif dan analisa verifikatif. Berdasarkan teknik disproportionate sampling, penelitian ini dilakukan pada 636 orang PNS di lima Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara yaitu Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Samosir, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Tapanuli Utara dan Kota Medan. 

Pengujian hipotesis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis component/ variance yaitu teknik Partial Least Square (PLS) dengan program SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan values Batak yang dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan oleh PNS suku Batak dan persepsi PNS yang positif terhadap instansi tempat ia bekerja berpengaruh terhadap psychological well-being PNS suku Batak secara simultan, tegas Dr. Ika Nenny Putri Simarmata lagi. Turut hadir dalam siding terbuka ini Rektor UHN Medan Dr. Haposan Siallagan, SH, MH, Ephorus Emeritus HKBP yang juga DPD RI yang lolos dari Sumut Pdt. Dr. (HC) Willem TP Simarmata, MA beserta Inang Boru Purba yang sekaligus orang tua. (TAp|*)