Senin, 15 April 2019 22:09:00

Diduga Terkait " Serangan Fajar" Caleg Gerindra, Oknum Petinggi Paluta Diringkus

Tapsel (Pelita Batak) :
Tim gabungan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Satintelkam Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap HH oknum petinggi di kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara (Sumut), Senin (15/4) dini hari.

HH diamankan bersama 13 orang lainnya karena diduga terlibat politik uang pada Pemilu 2019 yang akan dihelat 17 April mendatang untuk memenangkan salah satu Calon DPRD Kabupaten Paluta dari Partai Gerindra no. Urut 3 Dapil I yang meliputi Kecamatan Padang Bolak dan Kecamtan Portibi.

OTT tersebut dilakukan Tim Satgas Money Politic Polres Tapsel pukul 02.50 WIB. Saat itu, pihak kepolisian tengah melakukan patroli  serangkaian pengamanan  Pemilu 2019.

"Tim kami melihat mobil Toyota Kijang warna kuning dengan nomor polisi BK 1462n melintas. Ternyata di dalamnya banyak amplop," ujar AKP Alexander Piliang, Senin (15/4).

Ada empat orang laki-laki yang diamankan dari mobil tersebut yaitu SH yang merupakan pengemudi, MH, FH dan R. Dari dalam mobil itu, ditemukan amplop sejumlah 87 buah yang berisikan uang Rp 200 ribu beserta satu buah kartu nama caleg MS

Interogasi pun dilakukan guna pengembangan dan dari situ, diketahui amplop tersebut didapat dari seorang laki-laki bernama FaH dari sebuah rumah di Jalan SM Raja, Lingkungan I partimbakoan, Kelurahan Pasar Gunung, Kecamatan Padang Bolak.

"Selanjutnya, pada pukul 02.50 WIB Tim bergerak menuju ke alamat dimaksud untuk melakukan pengembangan atas penangkapan dugaan money politic tersebut," katanya.

Sesampainya di lokasi, diamankan 10 orang laki-laki lainnya yaitu  FaH, ASS, ; SKS, KAS, MRH, HS, IH, MLS, HaH dan HH yang diketahui merupakan petinggi di Kab Paluta.

"Dari dalam rumah tersebut, juga diamankan amplop sebanyak 118 buah yang berisi uang bervariasi dengan besaran antara Rp. 150 ribu, Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Serta satu buah kartu nama Caleg DPRD Kabupaten Paluta, Partai Gerindra nomor urut 3 Dapil I MS," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, dari penggeledahan di dalam rumah tersebut berhasil diamankan, dua unit laptop, satu buah printer,
satu buah stempel berlogo Partai Gerindra, satu buah stempel berlogo Prabowo Sandi, kalender Caleg atas nama MS sebanyak 11 buah, 

Slip transaksi perbankan Bank BRI dan Bank Sumut, satu eksemplar bukti dukungan terhadap caleg, satu buah kalkulator, amplop kosong yang telah tersedia, ponsel, foto copy KTP pendukung dan lainnya.

"Kita sudah serahkan ke Bawaslu dan selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan oleh Bawaslu," ujar AKP Alexander.(Saut Togi Ritonga)