Sabtu, 11 Mei 2019 15:49:00

Boydo Panjaitan Diintimasi OTK, Pemuda Kota Medan Mengutuk Segala Bentuk Kekerasan

Parulian Tampubolon SSn
Medan (Pelita Batak):
GAMKI Kota Medan Meminta semua pihak menjaga kondusifitas pasca PILPRES/PILEG 2019 yang sudah berjalan dengan baik dan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia yang merupakan Pesta Demokrasi milik seluruh rakyat Indonesia.

Seperti dikatakan Ketua Umum GAMKI Medan, Parulian Tampubolon,SSn bahwa tahapan sedang masuk dalam agenda Rekapitulasi suara di tingkat Kab/kota dan akan naik di Tingkat Provinsi.

Melalui siaran persnya, Parulian Tampubolon.SSn, bersama Fery Sihite (Plt.Sekretaris) dan seluruh jajaran pengurus meminta agar semua elemen agar ikut serta menjaga kekondusifan kota Medan dan menyerahkan seluruh proses penghitungan kepada seluruh petugas KPU di semua tingkatan sesuai dengan amanah Undang-undang Pemilu dan bila ada proses-proses penghitungan yang masih berjalan alot ataupun diduga ada unsur-unsur pelanggaran agar pihak-pihak baik Peserta Pemilu Partai Politik maupun para Calegnya  yang merasa di rugikan agar melaporkan kepada BAWASLU yang punya hak konstitusi dalam melakukan pengawasan.

DPC GAMKI Kota Medan menyesalkan adanya dugaan tindak kekerasan yang dialami Boydo Panjaitan kader GAMKI yang juga maju sebagai caleg DPRD Kota Medan yang bertugas di Partai PDI Perjuangan. 

"Sesuai berita di media yang beredar, Boydo mengalami percobaan penculikan dan penganiayaan oleh sekelompok pemuda yg tidak bertanggung jawab dan menggunakan cara-cara barbar, kata Parulian.

Bahkan tindakan tersebut dinilai sangat menciderai pesta demokrasi. Sangat tidak sesuai dengan proses hukum yang berlaku.  "Kita sesalkan karena masih ada upaya intimidasi, dengan cara cara melanggar hukum. Institusi Polri kita saat ini sedang diusik dan diuji. Tapi kita percaya Polri profesional akan melakukan seluruh pengusutan terhadap tindakan diskriminatif dan intimidatif," katanya.

Sebagai bentuk dukungan kepada Boydo Panjaitan yang telah melaporkan tindak kekerasan yang dialaminya ke kepolisian, Parulian meminta kepolisian segera memproses dan menindak pelaku.

"Kita doakan semoga pelaku segera di tangkap dan bertobat dari perbuatannya yang jahat," katanya.(TAp|rel)