Minggu, 18 Desember 2016 11:20:00

Atraksi Olahraga Air 'Kayak Maraton' Digelar di Muara Tapanuli Utara Tahun 2017

Olahraga air, ilustrasi
Tarutung(Pelita Batak): Atraksi olahraga air dinilai dapat memperkaya pengembangan pariwisata Danau Toba. Paddler Sumatra, komunitas kayak Sumatera Utara (Sumut) menggandeng kayaker dari Bandung untuk mendampingi solo kayaker dari Malaysia. Mereka rencananya akan melakukan ekspedisi keliling lingkar luar Danau Toba, untuk mempromosikan event Muara Kayak Marathon 2017 yang akan digelar di wilayah Kecamatan Muara, Tapanuli Utara (Taput).
 
Sebagai daya tarik atraksi baru, diharapkan semakin meningkatkan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara ke Danau Toba. Apalagi saat ini aksesbilitas menuju kawasan Toba melalui Bandara Silangit sudah dilayani oleh 2 maskapai penerbangan, terlebih jarak tempuh dari bandara ke Muara atau Tarutung (Ibukota Taput) hanya 45 menit.
 
Bupati Taput, Nikson Nababan, mengatakan, pihaknya menyambut baik gagasan dan langkah Paddler Sumatra, untuk berpartisipasi mengembangkan pariwisata di Kecamatan Muara Taput, sesuai dengan kapasitas dan keahliannya.
 
"Kami mendukung inisiasi ini, nantinya kegiatan kayak tersebut dapat rutin dilaksanakan setiap tahun untuk menjadi ikon olahraga wisata (sport tourism) dan salah satu atraksi penunjang kepariwisataan di Kawasan Danau Toba," ungkap Nikson dalam keterangan persnya, Sabtu 17 Desember 2016.
 
Menurutnya, sebagai event pertama di Indonesia, Muara Kayak Marathon 2017 dapat menunjang percepatan Pengembangan Kawasan Wisata Danau Toba, sesuai dengan visi yang telah dibuat oleh Badan Otorita Danau Toba yaitu dengan prinsip semakin dilestarikan semakin mensejahterakan dan menunjang peningkatan perekonomian masyarakat.
 
"Olahraga wisata kayak sudah sangat populer di Eropa, Amerika dan Australia. Untuk Asia sangat mungkin olah raga wisata kayak untuk berkembang di Indonesia, khususnya di Danau Toba. Masyarakat Batak secara lahiriah sudah familiar dengan kayak tradisonal, solu, yang digunakan sebagai alat transportasi maupun alat mencari nafkah secara turun temurun," kata Nikson.
 
Ketua Paddler Sumatra, Carles Simson Panjaitan, menyatakan, kawasan Muara Taput sangat layak untuk diselenggarakannya event kayak bertaraf internasional.
 
"Secara geografis, selain pemandangan yang sangat indah, perairan Muara terlindung oleh Pulau Sibandang sehingga perairan yang relatif tenang sangat cocok untuk atraksi kayak bahkan untuk kayakker pemula sekalipun sangat aman," katanya.
 
Sedangkan untuk tingkat menengah dan professional, lanjut Simson, kayaker dapat memilih jalur mengelilingi Pulau Sibandang bahkan mengelilingi perairan Danau Toba.
 
"Muara bisa menjadi pintu masuk bagi kayaker nasional maupun internasional berkayak di danau Toba. Sehingga tugas kita bersama untuk mempercantik dan mempersiapkan Muara Taput sebagai pintu masuk bagi kayaker ke Danau toba," tambah Simson.(R2/sumber:beritasatu.com)