KSP Makmur Mandiri
Jumat, 15 Februari 2019 07:22:00

UHN Sumbangkan 35 Ribu Bibit Pohon di Kab. Tobasa

BAGIKAN:
IST|pelitabatak
Ketua LPPM Universitas HKBP Nommensen Dr. Janpatar Simamora, SH., MH didampingi dosen pengawas KPPM Ir. Aston Sianipar, MT, Ir. Yanto Raya Tampubolon, MP dan Drs. Nalom Siagian, MM serta staf LPPM Mori Rajagukguk, SH secara simbolis menyerahkan bibit poho
Medan (Pelita Bagak):
Kuliah Praktik dan Pengabdian Mahasiswa (KPPM) Periode 42 Universitas HKBP Nommensen yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas HKBP Nommensen sejak 22 Januari - 13 Februari 2019 dirangkai dengan kegiatan penghijauan dan pengabdian dosen di Kabupaten Toba Samosir. Demikian disampaikan Ketua LPPM UHN Dr. Janpatar Simamora, SH., MH kepada wartawan pada Kamis, 14 Februari 2019. 

Menurut Dr. Janpatar Simamora, SH., MH yang juga merupakan pakar Hukum Tata Negara ini menyampaikan bahwa mahasiswa peserta KPPM kali ini disebar di 4 kecamatan, yaitu Kecamatan Balige, Kecamatan Laguboti, Kecamatan Siantar Narumonda dan Kecamatan Porsea dengan total jumlah desa sebanyak 40 desa. Sejalan dengan itu, UHN bekerjasama dengan BPDAS Wampu Sei Ular menyumbangkan sebanyak 35.000 bibit pohon sebagai upaya penghijauan di wilayah Kabupaten Toba Samosir.

Lebih lanjut dikemukakan Dr. Janpatar Simamora yang juga merupakan Ketua Program Studi Magister Hukum UHN ini bahwa bibit pohon dimaksud terbagi dalam dua kategori, yaitu kategori pohon produktif dan non produktif. Dalam sambutan dan arahannya saat penyerahan bibit kepada masyarakat Kec. Siantar Narumonda yang diterima oleh Camat Siantar Narumonda Pintor Pangaribuan, SH, Janpatar Simamora yang merupakan doktor hukum jebolan Universitas Padjadjaran ini menjelaskan bahwa pembagian bibit pohon dengan jenis tanaman produktif dan non produktif ini merupakan bagian dari perwujudan Tridarma Perguruan Tinggi, salah satunya pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

"Melalui pengabdian mahasiswa ini, Universitas HKBP Nommensen berkontribusi kepada masyarakat melalui kerja sama secara bergotong royong dalam hal pemberdayaan masyarakat sekitar dengan program pelestarian alam dan lingkungan dengan cara penghijauan lingkungan hidup. Beberapa jenis tanaman pohon Produktif (menghasilkan buah) yang dibagikan kepada masyarakat yakni, bibit pohon Durian, Petai, Belimbing, Sirsak, Rambutan, Jambu bol. Sedangkan untuk bibit tanaman pohon non produktif berupa pohon Mahoni, Kayu Afrika, Sengon, Pohon Mindi, dan beberapa bibit pohon jati," tegas Dr. Janpatar Simamora.

Sementara itu, Pengurus Yayasan HKBP Nomensen Viktor Silaen, SE. MM yang turut hadir dalam kesempatan itu mengatakan hadirnya mahasiswa/i Universitas HKBP Nommensen di Kab. Toba Samosir membuktikan bahwa Nommensen dengan Yayasan bentukannya hadir dan tetap eksis mendukung program Pemerintah dalam hal dunia Pendidikan. "Dalam hal ini Yayasan HKBP Nommensen hadir dalam pelayanan dan pengabdiannya untuk meningkatkan pola pikir dan daya saing masyarakat luas khususnya para kaum muda dalam hal dunia pendidikan dengan berbagai program studi pendidikan yang diberikan Universitas HKBP Nommensen Medan di era tehnologi yang semakin canggih saat ini," Jelasnya. Ditegaskan Viktor, pembagian puluhan ribu bibit pohon kepada warga masyarakat dengan tujuan utama untuk menanami lahan lahan kosong milik masyarakat desa supaya menjadi lahan produktif yang menghasilkan dengan menanaminya dengan tanaman keras yang produktif dan menghasilkan.

Selain melakukan penghijauan, KPPM kali ini menurut Dr. Janpatar Simamora juga turut dimaksimalkan dengan program pengabdian dosen. Sebanyak 6 orang dosen dari berbagai fakultas yang ada di Universitas HKBP Nommensen turun ke lapangan melakukan pengabdian. Adapun dosen yang melakukan pengabdian yaitu Dr. Samse Pandiangan MSc, Dr. Hotman Manurung, Ir. Rosnawyta Simanjuntak, MP dari Fakultas Pertanian, kemudian Dr. Marlan Hutahaean, MSi dari Fisipol dan terakhir Dr. Hisar Siregar, SH, MHum serta Dr. Janpatar Simamora dari Fakultas Hukum. Masing-masing dosen membawakan materi pengabdian sesuai dengan bidang ilmunya. "Semoga ilmu yang dibagikan para dosen dapat berguna bagi masyarakat yang turut menghadiri acara penyuluhan dimaksud," tutup Dr. Janpatar Simamora.(*|TAp)
  BeritaTerkait
  • Wapres Buka Musyawarah Masyarakat Adat Batak 2016

    3 tahun lalu

    Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan, perbedaan suku, adat istiadat dan agama justeru membuat Indonesia kuat. Perbedaan tersebut juga merupakan kekayaan khazanah bangsa yang tidak dimiliki bangsa lain.

  • Marandus Sirait : Hutan Kemasyarakatan Memerlukan Kerjasama

    3 tahun lalu

    Keberhasilan pengelolaan hutan kemasyarakatan memerlukan kerjasama dengan barbagai pihak sehingga tujuan akhirnya berupa peningkatan kesejahteraan masyarakat bisa dicapai.

  • Menelusuri Liku-liku Jalan di Bonapasogit dan Merajut Semangat Leluhur

    2 tahun lalu

    Pulang ke kampung saya, Sigolang di lereng pebukitan Bukit Barisan di deretan Tapanuli Selatan sangat berkesan. Keberangkatan kali ini, diawali dihari Kamis, tanggal 27 April 2017 dengan bangun san

  • Doa dan Harapanku: Sang Bupati Darwin Siagian - Wakil Hulman Sitorus Buat Masyarakat Tobasa

    9 bulan lalu

    Oleh: Maria Sirorus Tidak banyak yang ingin saya ceritakan pada para pembaca, ketika saya menulis artikel ini. Tapi ingin kuceritakan  tentang bupati kami Ir Darwin Siagian dan wakilnya Hulman S

  • Jokowi Minta Jaga dan Lindungi Danau Toba,  

    3 tahun lalu

    Presiden Joko Widodo beserta Ny Iriana didampingi Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi dan Ketua TP PKK

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb