• Home
  • Pendidikan
  • Susun Kurikulum KKNI, Prodi PTIK FT-Unimed Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0
KSP Makmur Mandiri
Minggu, 22 Juli 2018 13:40:00

Susun Kurikulum KKNI, Prodi PTIK FT-Unimed Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

BAGIKAN:
IST|pelitabatak
Medan (Pelita Batak):
Ketua Program Studi Pendidikan Teknologi Informatika dan Komputer (PTIK) Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan (Unimed) Sriadhi PhDmengatakan lulusan PTIK harus siap bersaing di pasar kerja.

"Ini adalah  tuntutan dari kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan ini benar-benar akan menguntungkan mahasiswa," ucapnya di Kantor Prodi PTIK disaat rapat penyusunan kurikulum berbasis KKNI bersama dosen-dosen PTIK, Jumat (20/7/2018).

Menurut Sriadhi, KKNI adalah kerangka penjenjangan kualifikasi sumber daya manusia Indonesia yang menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan sektor pendidikan dengan sektor pelatihan dan pengalaman kerja dalam suatu skema pengakuan kemampuan kerja yang disesuaikan dengan struktur di berbagai sektor pekerjaan.

Sriadi juga menuturkan bahwa peningkatan daya saing Indonesia bertumpu pada sumber daya manusia yang inovatif dan kreatif untuk menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.

"Inovasi memegang peranan penting untuk mengembangkan produk dan jasa dalam bisnis, berbagai kesuksesan besar di dunia didorong oleh daya kreativitas yang tinggi," ujarnya.

Disamping itu inovasi juga menjadi faktor penting dalam memajukan bangsa. Apalagi, pada era yang sangat kompetitif saat ini, sehingga kita para pendidik juga harus melek teknologi dan melihat perkembangan-perkembangan terkini.

"Dengan kurikulum yang kita susun saat ini, diharapkan mahasiswa kita nantinya sudah mampu membuat proyek jaringan komputer, pemrograman komputer dan multimedia," pungkas Sriadhi.

Untuk mendukung ini tentunya, Prodi PTIK harus berbenah dalam mempersiapkan sarana dan prasana pendukung pembelajaran.

"Nantinya Prodi PTIK akan membentuk klinik multimedia untuk memperdalam pengetahuan komputer multimedia yang akan digunakan untuk pembelajaran," tambahnya.

"Dengan peningkatan kualitas sarana dan pembelajaran ini diharapkan daya saing mahasiswa kita akan meningkat dan siap menghadapi tantangan-tantangan global masa depan," kata Sriadhi.

Setelah Rapat kurikulum berbasis KKNI, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bertopik menulis di Jurnal Bereputasi dan Buku Ajar berstandar Internasional.

"Sriadhi juga meminta agar semua dosen di Prodi PTIK menulis paper dan membuat buku ajar, karena ini adalah tuntutan dan sekaligus menunjukkan kompetensi seorang akademisi," tandasnya.

Kegiatan ini diikuti Amirhud Dalimunthe, M.Kom, Fahmy Syahputra, M.Kom, Martiono, Bagus Maulana, Dr. Janner Simarmata, dan Uli Basa Sidabutar, S.Kom., M.Pd. (js)
  BeritaTerkait
  • Pendidikan Vokasi Industri Diluncurkan untuk Siswa SMK

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nur

  • Rapat Senat Universitas Mpu Tantular Tetapkan Visi Sebagai Kampus Ternama di ASEAN 2043

    9 bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Rapat Senat Universitas Mpu Tantular (UMT) menetapkan visi sebagai Universitas ternama di ASEAN, tahun 2043.Keputusan ini ditetapkan seiring pengesahan implementasi Penjaminan

  • Sarjana "Sepuh" Kabupaten Nias Barat Siap Aplikasikan Ilmu

    3 tahun lalu

    Mandrehe (Pelita Batak): Program Sarjana Kependidikan Guru dalam Jabatan (PSKGJ) Universitas Negeri Medan melakukan ujian meja hijau yang dimulai pada 1-4 Juni 2015 dalam rangka penyelesaian p

  • Pembelajaran Berbasis Saintifik Tunjang Kurikulum KKNI

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Unimed melatih puluhan dosen muda dengan model pembelajaran berbasis saintifik. Model ini cocok diterapkan pada kurikulum berbasis KKNI yang berlaku di Unimed. Demikian tersaji pada FGD Pengembangan Pembelajaran Berbasis Saintifik ya

  • Seskab: Pemerintah Tidak Ingin Kebhinnekaan Diganggu

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menegaskan, bahwa toleransi menjadi hal yang tidak bisa terbantahkan bagi Indonesia sebagai negara yang multikultur, multietnik,

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb