• Home
  • Pendidikan
  • Pembelajaran Berbasis Saintifik Tunjang Kurikulum KKNI
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 23 September 2016 20:29:00

Pembelajaran Berbasis Saintifik Tunjang Kurikulum KKNI

BAGIKAN:
Humas Unimed

Medan (Pelita Batak) :
Unimed melatih puluhan dosen muda dengan model pembelajaran berbasis saintifik. Model ini cocok diterapkan pada kurikulum berbasis KKNI yang berlaku di Unimed. Demikian tersaji pada FGD Pengembangan Pembelajaran Berbasis Saintifik yang berlangsung di Ruang Sidang A, Biro Rektor Unimed, Jumat (23/09/2016).

Focus Group Discussion diinisiasi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Abdul Hamid K., M.Pd dengan menghadirkan narasumber Direktur Pascasarjana Unimed Prof. Dr. Bornok Sinaga, M.Pd. Prof Bornok dipilih karena berpengalaman dalam pembelajaran saintifik serta menggagas model pembelajaran yang digali dari kebudayaan Batak, Dalihan Na Tolu.

Prof Abdul Hamid berharap pelatihan ini menjadi trigger bagi dosen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. "Karena mengembangkan Unimed menjadi lebih baik diawali dari pembelajaran," ujarnya.

Guru besar bidang teknik sipil ini juga mencontohkan membangun rumah. “Sering sekali ketika kita selesai membangun rumah, ternyata hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Ini terjadi karena kurangnya pendekatan yang matang dari segi perencanaan maupun masterplan. Begitu juga sebelum pembelajaran dimulai, dosen perlu merancang pendekatan dan model yang digunakan, serta perangkat pembelajaran," pungkas Prof Hamid.

Prof Bornok Sinaga mengungkapkan, sebelum memulai pembelajaran dosen harus memilih model yang cocok diterapkan sesuai dengan karakteristik ilmu dan mahasiswanya. “Ingin menghasilkan mahasiswa yang mampu bekerjasama maka pilih kolaboratif. Matematika kurang cocok dengan model transfer of knowledge, karena matematika berfikir secara abstrak," katanya.

Model pembelajaran saintifik menurut Prof Bornok, yakni berbasis pada fakta atau fenomena yang dapat dijelaskan dengan logika atau penalaran, bukan sebatas kira-kira, khayalan atau dongeng semata. Tujuan dari pendekatan ini ialah mendorong dan menginspirasi siswa berfikir seca kritis, analitis dan tepat dalam memahami materi pelajaran.

Dijelaskannya, langkah-langkah pendekatan saintifik dimulai dengan mengamati fakta maupun masalah. Dari pengamatan tersebut akan diperoleh data atau informasi. Langkah berikutnya adalah menanya atau memberikan pertanyaan terhadap fakta melalui proses analisis. Kemudian langkah yang ketiga yakni, menalar. Pada langkah ini mahasiswa memilih konsep atau prinsip yang ada dan menghubungkannya dengan pertanyaan. Langkah berikutnya yakni mencoba. Mahasiswa akan memecahkan masalah, atau menguji hipotesis dengan eksperimen. Hasil penalaran akan diujicobakan. Hasil tersebut akan dikomunikasikan melalui proses diskusi atau mediasi yang kemudian disajikan. Langkah yang terakhir ialah membangun jejaring.

Pengembangan pembelajaran berbasis saintifik ini dilaksanakan secara berkesinambungan. Untuk memaksimalkan pelatihan, peserta diminta untuk membuat model pembelajaran masing-masing yang kemudian dipresentasikan. Pada akhirnya nanti akan dipilih tiga orang dosen dengan model paling bagus. (Humas Unimed/TAp)

  BeritaTerkait
  • Susun Kurikulum KKNI, Prodi PTIK FT-Unimed Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

    2 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Ketua Program Studi Pendidikan Teknologi Informatika dan Komputer (PTIK) Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan (Unimed) Sriadhi PhDmengatakan lulusan PTIK harus siap bersaing d

  • Pendidikan yang Berbudaya Lokal

    2 tahun lalu

    Mengingat masa lalu untuk memetik sejumlah pelajaran kemudian menjadikannya bekal dalam upaya meningkatkan kualitas hidup merupakan tindakan bijak dari seseorang yang  menginginkan masa depan.

  • Bertemu Albert Masli, Gubernur Sumut : Coba Beri Saya Motivasi

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Albert Masli, peraih rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai motivator termuda memberikan semangat motivasi kepada Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi.

  • Rapat Senat Universitas Mpu Tantular Tetapkan Visi Sebagai Kampus Ternama di ASEAN 2043

    7 bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Rapat Senat Universitas Mpu Tantular (UMT) menetapkan visi sebagai Universitas ternama di ASEAN, tahun 2043.Keputusan ini ditetapkan seiring pengesahan implementasi Penjaminan

  • Berbagi Pengetahuan Kewirausahaan dan Pengembangan Bakat

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak)   Sebagai aksi nyata atas dukungan Hutchison 3 Indonesia (H3) pengelola operator GSM 3 (Tri) kepada pengembangan dan pemberdayaan generasi muda Indonesia, Tri tela

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb