• Home
  • Pendidikan
  • Orasi di PPSMB UGM, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa Video Call dengan Orangtua Mahasiswa
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 10 Agustus 2019 04:03:00

Orasi di PPSMB UGM, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa Video Call dengan Orangtua Mahasiswa

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa bersama dua mahasiswa
Jakarta (Pelita Batak):
Sebanyak 8.100 mahasiswa baru Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, mengikuti Orasi Kebangsaan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (9/8/2019). 

Diungkapkan Kadispenad, Orasi Kebangsaan yang disampaikan Jenderal TNI Andika Perkasa di Lapangan Pancasila UGM ini, merupakan puncak dari Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB).

"Acara itu sengaja untuk membangkitkan motivasi dan semangat bagi mahasiswa baru yang akan menimba ilmu di UGM," ujarnya.

Pada bagian awal orasinya, lanjut Candra, di hadapan mahasiswa baru UGM, Kasad menampilkan pesan dari Presiden Joko Widodo dalam salah satu pidatonya yang mengatakan "Jangan pernah lupakan orang tua".  

"Figur Presiden RI ke-7 tersebut, sengaja ditampilkan saat Kasad berorasi," ungkap Candra.

"Karena beliau, salah satu alumnus UGM yang melangkah dari bawah, menapaki jalan yang penuh hambatan, namun itu justru membentuk motivasinya menjadi semakin kuat untuk membangun negeri," tegasnya. 

Dalam orasinya, Kasad juga menampilkan beberapa figur tokoh Menteri Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo serta sosok mantan Wapres RI Boediono yang juga merupakan alumni Kampus UGM.  

"Kasad berharap dengan menampilkan beberapa tokoh dari alumni UGM, dapat dijadikan sebagai teladan dan membangkitkan motivasi belajar para mahasiswa baru," tegasnya.

"Saat ini, kalian di tempat yang sama. Di UGM akan belajar, dididik, ditempa untuk menjadi seperti para tokoh tersebut dan sampai pada saatnya tiba nanti  semata-mata berjuang untuk membangun negeri ini," ujar Kadispenad mengutip penegasan Kasad. 

Pada pertengahan penyampaian orasinya, Kasad  memanggil dua orang mahasiswa asal NTB yaitu Ainul Yaqin dan Baiq Melly Ciptayuni. 

Di atas panggung, Kasad berdialog dengan keduanya dan menyempatkan untuk menghubungi orang tua Ainul Yaqin melalui sambungan video call.

"Pada kesempatan tersebut, Kasad bertanya kepada ayah Ainul Yaqin apakah bangga anaknya diterima di UGM, dan dijawab Ayah Ainul Yaqin dirinya bangga anaknya dapat diterima di UGM," jelas Kadispenad. 

Di hadapan ribuan mahasiswa baru dan Civitas Akademika UGM, Kasad menegaskan bahwa peran orang tua sangatlah besar atas keberhasilan anaknya. 

"Kasad menegaskan, tidak ada motivator yang terbaik di dunia ini kecuali kedua orang tua kita. Dengan kamu tidak mengecewakan orang tua, maka artinya kamu juga tidak akan mengecewakan bangsa dan negara," tutur  Kadispenad mengulang penyampaian Kasad. 

Semangat dan motivasi yang diberikan Kasad kepada para mahasiswa baru UGM itu, lanjut Candra, agar mereka memiliki keyakinan bahwa apa pun bisa dilakukan untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia adalah dengan cara belajar hingga mencapai kesuksesan.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M. Eng., D. Eng,. IPU., menyampaikan bahwa Orasi Kebangsaan dari Kasad merupakan salah satu bentuk pemberian motivasi dan keteladanan untuk membangkitkan semangat mahasiswa baru.

"Khususnya dalam mempersiapkan diri menjalani proses belajar di UGM," tegas Panut Mulyono.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa latar belakang  Kasad yang memiliki rekam jejak yang sangat kuat dalam bidang kebangsaan, toleransi dan prestasi yang luar biasa, menjadi faktor utama atau alasan diundang untuk memberikan Orasi di UGM.

"Melalui Orasi Kebangsaan yang disampaikan oleh orang nomor satu di jajaran TNI AD ini, diharapkan dapat membuka wawasan, semangat kebangsaan, memupuk nasionalisme dan patriotisme," ujar Panut Mulyono.

"Serta kepemimpinan para mahasiswa baru UGM, yang berjiwa Pancasila dengan tetap menghargai jejak sejarah dan peradaban NKRI," pungkasnya.

Hadir mendampingi Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa di UGM, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, Kasrem 072/Pamungkas dan Dandim Sleman. (Dispenad)
  BeritaTerkait
  • Kasad dan Ketum Persit KCK Tatap Muka Dengan Keluarga Besar Korem 162/WB

    2 minggu lalu

    Jakarta (Pelita Batak):Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (Ketum Persit KCK)  Ny. Hetty Andika Perkasa bertatap muka dan b

  • Besar dan Rumit, Kartika Yudha 2019 Integrasikan 5.000 prajurit, Alutsista Baru dan Doktrin Pertempuran

    satu minggu lalu

    Jakarta (Pelita Batak):Sebagai puncak tingkat Angkatan Darat, Latihan Antar Kecabangan (Ancab) Kartika Yudha 2019, dengan diikuti sekitar 5.000 prajurit, Alutsista modern merupakan kegiatan latihan da

  • Ini isi Lengkap Nota Keberatan Ahok di Pengadilan

    3 tahun lalu

    Jakarta Pelita Batak): Bapak Ketua Majelis Hakim, dan Anggota Majelis Hakim yang saya muliakan, Sdr. Jaksa Penuntut Umum yang saya hormati, Penasihat Hukum dan Para Hadirin yang saya hormati, &

  • GMKI : Menjawab Ketimpangan Pembangunan dengan Pancasila

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia memperingati Sumpah Pemuda dengan melakukan Seminar Nasional bertemakan "Pemuda sebagai Penjaga Pancasila dan Pembangun Peradaban". Seminar in

  • Pengurus Pusat GMKI Lapor Pembubaran Ibadah KKR Natal di Bandung ke Bareskrim

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) :Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) melaporkan pelaku pembubaran Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang dipimpin oleh Pdt Stephen Tong pada tanggal 6 Desember 2016 di Gedung Sabuga ITB Bandung, Jawa Barat d

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb