• Home
  • Pendidikan
  • Mahasiswa Unimed Luncurkan Buku Saku Kaldera Toba Membangun Budaya Literasi
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 18 Juli 2019 12:17:00

Mahasiswa Unimed Luncurkan Buku Saku Kaldera Toba Membangun Budaya Literasi

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Dosen F MIPA Biologi Unimed Dr. Tumiur Gultom, SP, MP bersama mahasiswanya mengabadikan Buku saku kaldera Toba dan Bonke Nephito sebagai upaya melakukan edukasi dan penguatan literasi untuk anak muda
Medan (Pelita Batak):
Dalam rangka membangun budaya literasi masyarakat khususnya literasi lingkungan, mahasiswa Universitas Negeri Medan meluncrukan dan membuat buku saku sebagai bahan bacaan untuk bisa mengedukasi masyarakat mengenai lingkungan hidup. Hal itu ditegaskan oleh Dosen Biologi F MIPA Unimed Medan Dr. Tumiur Gultom di kampus Unimed Medan, Selasa, Rabu, (17/07/2019)

Tumiur Gultom Doktor Pertanian lulusan UGM Yogyakarta ini mengatakan lulusan Gunung Toba meletus sekitar 75.000 tahun yang lalu dengan kekuatan 1000 Megaton TNT atau setara dengan 50.000 kali bom Hiroshima di Jepang. Letusan Gunung Toba menghasilkan Kaldera Toba, yaitu sebuah lobang besar yang terbentuk akibat amblasnya permukaan bumi dan sebagian terisi air dan terbentuklah danau yang kita kenal sebagai Danau Toba.

Selain danau, Kaldera Toba kaya akan keanekaragaman hayati (biodiversity) dan beberapa diantaranya endemik Sumatera Utara. Dengan berbagai hal menakjubkan yang dimiliki Kaldera Toba  ternyata belum mampu membuatnya masuk menjadi anggota GGN ( Global Geopark Network) yang diakui oleh UNESCO, tentu ini sangat kita sesalkan bersama tegas Dr. Tumiur.

Masih menurut Dr. Tumiur Gultom, salah satu faktor penyebabnya ialah kurangnya pemahaman masyarakat mengenai biodiversity Kaldera Toba. Hal ini memunculkan ide bagi Mahasiswa UNIMED untuk membuat solusi sebuah buku saku yang berisi informasi mengenai Geopark, Kaldera Toba dan Tumbuhan Endemik Sumatera Utara.

Berangkat dari  dari sinilah para mahasiswa Biologi Unimed membuat terobosan melalui PKM-PE yang terdiri dari Novita Sahara Siregar, Risa Putri Surbakti, dan Erawati Azwar dibawah bimbingan Dr. Tumiur Gultom, SP,MP membuat buku saku yang diharapkan meningkatkan literasi lingkungan bagi warga di sekitar Danau Toba secara khusus.

Penelitian dimulai pada April 2019 dengan menganalisis kebutuhan masyarakat sekaligus pengidentifikasian tumbuhan endemik Sumatera Utara. Analisis kebutuhan dilaksanakan dengan melakukan tes pada siswa SD, SMP, SMA dan guru serta wawancara pada masyarakat umum, pelaku bisnis, dan wisatawan lokal. Pengidentifikasian dilakukan dengan studi literatur dan kunci determinasi tumbuhan.

Penelitian dilakukan di 7 kabupaten yang berada di wilayah Kaldera Toba yaitu Karo, Dairi, Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Toba Samosir, dan Simalungun. Hasil dari identifikasi tumbuhan endemik Sumatera Utara didokumentasikan dalam bentuk buku saku. Selanjutnya dilakukan pretest, dan pembelajaran dengan dua kelas eksperimen yaitu menggunakan power point dan penyebaran buku saku pada SD Negeri 1 Pardomuan Naulidan  SMP Negeri 1 Pangururan KabupatenSamosir.

Dalam perkembangan selanjutnya ternyata buku saku berpengaruh nyata di tingkat SMP, tetapi tidak pada anak SD. Kemudian tim PKM-PE membuat boneka karakter sebagai hasil tambahan dalam PKM dan harapannya digunakan sebagai media pembelajaran dan akan diusulkan sebagai "mascot" dari tumbuhan endemic  Sumatera Utara khusus Kaldera Toba. Boneka karakter didisain oleh tim  PKM didampingi dosen pendamping dan dijahit mahasiswi jurusan Tata Busana Unimed. 

Kehadiran boneka karakter Nephito (Nephentes Toba) atau kantong semar dan Phidera (Paphiopedillumtonsum Kaldera) sejenis anggrek endemic akan memudahkan penyebaran informasi tumbuhan endemik Sumatera Utara. Nephitobocahber jenis kelamin laki-laki dan Phideraberjenis kelamin perempuan  kata Dr. Tumiur Gultom lagi yang telah berpengalaman dalam kegiatan Program Kreatifitas mahasiswa sejak tahun 2007. Prestasi juara 3 PKMM oral presentation diraih kelompok bimbingannya di Pekan Ilmiah Nasional tahun 2008 yang diselenggarakan di Unissula Semarang.(TAp|*)
  BeritaTerkait
  • Penggiat Literasi Diminta Dorong Semangat Membaca Masyarakat Sumut

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi meminta para penggiat literasi di daerah ini terus mendorong masyarakat untuk rajin membaca dan memaknai, serta menerapkan apa y

  • Tengku Erry Luncurkan 3 Biografi, Ini Kata RE Nainggolan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Peluncuran tiga buku biografi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi di Ballroom Hotel Adi Mulia Medan, Minggu malam (15/4/2018), menjadi kado istimewa Har

  • Sambut Hari Pahlawan Bazaar Buku Terbesar Di Dunia "Big Bad Wolf" Hadir untuk pertama kalinya di Medan

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Bazaar buku Big Bad Wolf akan hadir untuk pertama kalinya di Medan pada tanggal 2 November 2018 - 12 November 2018 setelah sebelumnya Big Bad Wolf hadir di Ibu Kota yaitu Jakarta

  • RE Nainggolan: Harus Satukan Sikap dan Tekad Agar UNESCO Akui Ulos

    3 tahun lalu

    Tokoh masyarakat Dr RE Nainggolan,MM mengajak seluruh elemen masyarakat menyatukan sikap dan tekad untuk mengajukan ulos sebagai warisan budaya dunia ke UNESCO. Rencana dan pekerjaan yang mulia, jika masih ada orang maupun kelompok yang mau memperjuangkan

  • Pendidikan yang Berbudaya Lokal

    3 tahun lalu

    Mengingat masa lalu untuk memetik sejumlah pelajaran kemudian menjadikannya bekal dalam upaya meningkatkan kualitas hidup merupakan tindakan bijak dari seseorang yang  menginginkan masa depan.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb