• Home
  • Pendidikan
  • Mahasiswa Musik FBS UHN Medan Unjuk Kemampuan Dalam PKM Satu Dalam Musik
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 22 Januari 2019 07:53:00

Mahasiswa Musik FBS UHN Medan Unjuk Kemampuan Dalam PKM Satu Dalam Musik

BAGIKAN:
IST|pelitabatak
Para Mahassiwa FBS Musik UHN Medan dan Dosen Pembimbing Dr. Junita Batubara, PhD Berpose sebelum Acara Pagelaran Karya Mahasiswa (PKM) Satu Dalam Musik di Ruang Perpustakaan UHN Medan
Medan (Pelita Batak):
Menutup ujian akhir semester, mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Program Studi Musik menunjukkan kemampuanya sebagai sebuah inovasi yang sangat kreatif di acara pagelaran karya mahasiswa 'Satu Dalam Musik' di ruang Perpustakaan UHN Medan  di bawah dosen pendamping Dr. Junita Batubara, M.Sn, PhD, Sabtu, (19/01/2019). Acara ini turut memberikan kata sambutan Dekan FBS UHN Medan Dra. Rotua Pangaribuan, M.Hum dalam sambutannya mengatakan acara ini akan terus kita dorong sebagai sebuah kreasi dan inovasi mahasiswa, tegas Dekan FBS. 

Dekan memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada para mahasiswa dan juga dosen pembimbing dimana semua berlomba untuk jadi manusia yang kreatif dan inovatif dalam bidang seni. Di era Revolusi Industri 4.0 sekarang mahasiswa yang kreatif, khususnya dalam bidang seni, apakah musik, dan lain sebagainya adalah sebuah jamian untuk bisa survive. Maka peluang dalam bidang musik adalah sebuah peluang sangat sangat besar dan memberikan mahasiwa banyak peluang kerja, tegas Dra. Rotua Pangaribuan, M.Hum lagi. 

Sementara dosen pembimbing Dr. Junita Batubara, PhD yang pernah mengajar di USM Malaysia ini mengatakan bhawa pagelaran karya mahasiswa (PKM) dengan topik 'Satu Dalam Musik' baqhwa acara PKM ini diselenggerakan sebagai sebuah acara bersama  yang terdiri dari rangakian karya  mahasiswa komposisi, musik illustrasi, dan ensambel musik 3 (perkusi). Hal ini dilakukan dalam rangka uji kemampuan mahasiswa/mahasiswi dalam pengembangan kreativitas yang menjadi penopang bagi pengayaan ilmu dan pengalaman pada proses mencipta karya musik yang diterjemahkan sebagai inovasi. 

Kemampuan berkarya dalam menciptakan musik sesuai  sesuai dengan interpretasi setiap mahasiswa melalui media instrumen musik, rekaman video, dan pertunjukan, tegas Dr. Junita Batubara lagi. Dr. Junita mengharapkan out put dari acara ini adalah makin tumbuhnya inovasi dan kreativitas mahasiswa sebagai generasi yang kita persiapkan menjadi seniman handal di era revolusi industri 4.0 ini, harap Dr. Junita Batubara. 

Adapun rangkaian penampilan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam PKM 'Satu Dalam Musik' ini seperti  komposisi 3, musik illustrasi dan ansambel perkusi 3.

Komposisi 3 ini  dengan judul 'Khawatir' dibawakan oleh Krisman Hutapea. Karya 'Khawatir' adalah karya yang memiliki metrum 4/4 dan 3/4 dengan tempo andante dan largo. Karya ini mementingkan warna bunyi dengan menggunakan teknik orekestrasi dan pengulangan. "Emosi" oleh Alexandro Situmorang, karya ini memiliki metrum 4/4, 2/4 dengan tempo adagio dan moderato, menggunakan teknik pengulangan dan variasi. "War" oleh Ishak Pasaribu, karya ini memiliki metrum 3/4 dan 4/4 mengandung unsur semangat perang yang mana terdapat rasa sedih yang mendalam dan juga pengorbanan dalam semua hal, termasuk nyawa,. Kemudian "Moves As One" oleh Daniel Aleksander Malau, "Village" oleh Stjepanus Joshua. 

Kemudian Musik illustrasi seperti Kampusku hijau oleh Marihot Putra Simbolon, Mayor Biola di FBS Nommensen oleh Deby Sitohang, Paduan Suara Concordia UHN Medan oleh Dame Agustriani, Kawula Muda di FBS Nommensen oleh Ihsak Pasaribu, Kenakalan Anak kos oleh Ruben Tampubolon, Belajar perkusi di mata kuliah ensambel oleh Daniel Aleksander Malau, Ujian masuk gereja oleh Krisman Hutapea. Ansambel Perkusi 3 oleh kelompok The GAZZ, Original, Lomok-Lomok Percussion, Tha Star Group, Sahata Group, Porompompom, Sadees, Groofe, Syalalala, Selow, The Mix Group, SKB Group dan Kegapi.(TAp|*)
  BeritaTerkait
  • LPM Unimed Serius Bangun Ekonomi dan Pariwisata Budaya Denai Lama

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Pantai labu, Desa Denai Lama salah satu desa yang dipilih oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dirjen Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan, sebagai Desa Vokasi. Saat ini kegiatan perekonomian masyarakat bergerak menin

  • Wali Kota : Pendidikan Unsur Utama Pembangunan Bangsa

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Pendidikan yang baik merupakan salah satu unsur utama pembangunan suaru bangsa. Dalam era ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, indeks pembangunan manusia memberi indik

  • Alumni Prodi Musik Nommensen Kita Persiapkan Jadi Komposer Besar yang Mengglobal

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Semua alumni Program Studi Musik Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Kita persiapkan menjadi komposer besar  yang mengglobal  dengan mengedepankan spirit enterpreneurship, t

  • Hujan Tak Halangi Pengunjung Nikmati Seni & Tari Karo

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Meski diguyur hujan deras namun panggung hiburan rakyat yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan tetap berlangsung dengan meriah di Jalan Bukit Barisan, Sabtu malam (24/9/2016). Untuk edisi kedua ini, Dis

  • Zulkaidah Harahap dengan Opera Batak

    3 tahun lalu

    PelitaBatak.com : Hiburan pementasan yang menghiasi perjalanan sejarah bangso Batak, opera batak, kini nyaris tidak dipentaskan lagi. Masuknya media televisi dan jejaring sosial, mengalihkan perhatian warga Bangso Batak dan masyarakat modern pada umumnya

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb