Senin, 29 Januari 2018 13:22:00

Kegiatan Lomba Esai Berhadiah Studi Wisata ke Taiwan

BAGIKAN:
Flemming Panggabean
Lukas Panggabean (Mahasiswa Akademi Pariwisata Medan) Di Kampus Asia University, Taiwan

Penulis: Flemming Panggabean

Sejak dilantik menjadi Presiden Republic of China (Taiwan), Tsai Ing-wen membuat satu kebijakan baru yang dikenal dengan New Southbound Policy (Kebijakan Arah Selatan). Kebijakan Arah Selatan ini dimaksudkan untuk mempererat kerja sama antara Taiwan dan 18 negara, terutama dengan 10 anggota ASEAN, enam negara Asia Selatan, serta Australia dan Selandia Baru. Adapun salah satu pilar dari Kebijakan Arah Selatan ni adalah bidang pendidikan, di mana Pemerintah Taiwan sangat mendorong pelajar dari negara selatan termasuk Indonesia untuk mau melanjutkan studi pendidikan tinggi di Taiwan melalui program beasiswa pemerintah maupun beasiswa kampus.

Momentum yang sangat baik ini mendorong Forum Diaspora Sumatera Utara Taiwan yang diprakasai oleh Flemming Panggabean untuk mengajak generasi muda Sumatera Utara di tanah air, agar mau melanjutkan studi di Taiwan dan mencoba berbagai jenis beasiswa yang ditawarkan tersebut. Melalui kompetisi lomba esai yang diselenggarakan tahun lalu, yang bekerja sama dengan Pengurus Pomparan Si Raja Panggabean Kotamadya Medan dan sekitarnya, kompetisi ini berhasil menyaring karya tulis terbaik dari anak muda Panggabean.

Ketua Dewan Juri Prof. Dr. Himpun Panggabean, M. Hum, yang juga merupakan Dekan Fakultas Sastra Universitas Methodist Indonesia, selaku panitia berhasil menyeleksi beberapa karya tulis anak muda Panggabean dan memilih karya tulis Lukas Panggabean sebagai pemenang utama yang berhasil mendapatkan hadiah studi wisata ke Taiwan yang disponsori oleh Forum Diaspora Sumatera Utara Taiwan dan didukung oleh TETO Jakarta (Perwakilan Pemerintah Taiwan di Jakarta).

Selama berada di Taiwan (23 Juli - 31 Juli), Lukas Panggabean secara aktual telah melihat dan mengalami secara langsung tentang sistem pendidikan di Taiwan, fasilitas dan infrastruktur kampus lewat kunjungan ke beberapa universitas seperti Asia University, Fengjia University yang sudah mendapatkan akreditasi AACSB.

Di samping itu, selama 9 hari di Taiwan, Lukas Panggabean berkesempatan juga menikmati makanan dan minuman khas Taiwan (bubble pearl milk tea Taiwan), budaya dan pariwisata Taiwan di Danau Sun Moon Lake, pasar malam (night market), museum seni dan teknologi, museum gempa, taman botanik, Kantor Perwakilan Pemerintah Indonesia (KDEI Taipei) di Taiwan, dan sebagainya.

Setelah kembali ke Medan, Lukas Panggabean langsung membagikan pengalamannya ini kepada organisasi Pengurus Panggabean Kotamadya Medan dan generasi muda Panggabean kotamadya Medan untuk menularkan hal-hal positif yang dialaminya selama studi wisata di Taiwan sehingga bisa menjadi pemicu untuk mengajak generasi muda Panggabean untuk mau kuliah di Taiwan dan memanfaatkan beasiswa yang ada.

Tahun ini rencananya, Forum Diaspora Sumatera Utara Taiwan akan kembali mengadakan lomba yang serupa dengan mensponsori satu orang pemenang dari Sumatera Utara untuk studi wisata ke Taiwan dan berkesempatan berpartisipasi di satu program summer camp di salah satu kampus yang ada di Taiwan.

Kerja sama masih sedang kita lakukan dengan pihak-pihak yang mau terlibat untuk kemajuan sumber daya manusia Sumatera Utara dengan memanfaatkan peluang harmonisnya hubungan antara Indonesia dan Taiwan di dalam ranah Kebijakan Arah Selatan ini.

Info Seputar Beasiswa Studi ke Taiwan

Beasiswa studi di Taiwan merupakan program tahunan yang selalu tersedia bagi pelajar internasional termasuk pelajar asal Indonesia. Beasiswa diberikan bagi pelajar yang tertarik studi S1, S2, dan S3 (degree) serta beasiswa belajar bahasa Mandarin (non degree) melalui program 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan dan 12 bulan. Bahasa pengantar dalam bahasa Inggris atau Mandarin dan jenis beasiswa yang ditawarkan berupa beasiswa pemerintah Taiwan, beasiswa kampus, beasiswa profesor.

Beasiswa Pemerintah Taiwan mencakup biaya kuliah gratis dan mendapat uang saku bulanan sekitar (Rp 6-9 juta per bulan, kurs 1 NT$ = Rp 450,00). Sementara beasiswa universitas atau profesor umumnya berupa gratis biaya kuliah dan uang saku bulanan yang nilainya bervariasi. Pendaftaran dibuka setiap tahunnya mulai 1 Februari dan ditutup tanggal 31 Maret.

Bagi yang tertarik untuk studi di Taiwan dan mengetahui syarat-syarat mendapatkan beasiswa, silahkan menanyakan langsung melalui email atau WA Forum Diaspora Sumatera Utara Taiwan atau pun langsung akses informasinya di www.studiditaiwan.org.(*)

Penulis: Mahasiswa Doktor di National Chung Hsing University || Pengajar Bahasa Indonesia di National Taichung University of Science & Technology || Pendiri Forum Diaspora Sumatera Utara Taiwan || Alumni Kampus Politeknik Informatika Del  || Alumni Universitas Indonesia || Alumni Asia University Taiwan

  BeritaTerkait
  • Mahasiswa F. Kedokteran Nommensen Juara Pertama PIM PEMA Score FK USU 2017

    5 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen (FK UHN) atas nama Abed Nego Okthara Sebayang berhasil menyabet juara pertama dalam lomba esai ilmiah pada event Pekan Ilm

  • Yayasan Pencinta Danau Toba Kritisi Kinerja Badan Otorita yang Belum Hasilkan Rencana Induk

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Sejak dicanangkan pengembangan Kawasan Danau Toba (KDT) sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan terutama setelah dibentuk Badan Otorita Pengelola Kawasan Pari

  • Festival Kemerdekaan Pesona Toba 2016 pada 26-27 Agustus 2016 Ditargetkan dihadiri 60 ribu Wisatawan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Dua kementerian (Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Kementerian Maritim dan SDA akan menyelenggarakan Festival Kemerdekaan Pesona Toba 2016  pada 26-27 Agustus 20

  • Guru SMP Global Prima Juara I dan II di Ajang Kompetisi Olimpiade Guru Tingkat SMP/ MTS se-Sumut

    6 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Dalam rangka program tahunan Institut Olimpiade Sains dan Tenaga Pendidik Indonesia (IOSTPI) sejak tahun 2009, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan didukung

  • Daebak ! Inilah Sepuluh Aplikasi Kota Pintar di Kota Seoul Metropolitan

    4 bulan lalu

    Ditulis ulang: Flemming PANGGABEANSmart City atau kota pintar  merupakan sebuah konsep perkotaan yang sudah banyak diterapkan di negara maju di dunia seperti Denmark, Belanda, Dubai, Amerika Seri

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet