• Home
  • Pendidikan
  • Hakim MK Manahan M.P Sitompul Beri Kuliah Umum di Darma Agung Medan
Jumat, 09 Juni 2017 15:56:00

Hakim MK Manahan M.P Sitompul Beri Kuliah Umum di Darma Agung Medan

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Dr. Manahan M.P Sitompul, SH, M.Hum diabadikan bersama civitas akademik Universitas Darma Agung Medan
Medan (Pelita Batak) :
Hakim Mahkamah Konstitusi  (MK) Dr. Manahan M.P Sitompul, SH, M.Hum memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa Universitas Darma Agung (UDA) di Hermina Centre Jumat, (09/06/2017). Kuliah umum tentang "Kedudukan dan Peran Mahkamah Konstitusi Dalam Sistem Demokrasi di Indonesia".

Dalam paparannya mantan Dosen Pasca Sarjana UDA ini mengatakan bahwa pergantian rezim pemerintahan non-demokratik selalu diwarnai gejolak politik dan keresahan  di masyarakat. Gesekan sosial dan konflik ditataran elit maupun dikalangan akar rumput hampir dipastikan terjadi antara pihak yangmencoba mempertahankan status quo dengan pihak yang menginginkan perubahan.

"Masa-masa ini kita kenal dengan masa transisi demokrasi. kegagalan melalui masa transisi demokrasi berdampak pada kembalinya rezim non demokratik memegang tampuk kekuasaan pemerintahan. bersyukurlah kita sebagai bangsa Indonesi telah melalui masa transisi dengan sukses. kesuksesan dimulai dengan mengubah konstitusi yang menjadi musabab lahirnya beberapa kali rezim non demokratik di bumi pertiwi," papar Manahan.

Dikatakannya kuliah umum ini juga merupakan sosialisasi tentang keberadaan MK di Indonesia, karena sejak tahun 2003 lahirnya MK berdasarkan amandemen UUD 1945. "Jadi intinya lahirnya MK memiliki peranan yang penting dalam Negara demokrasi dan dalam Negara hukum," ujarnya.

Dalam hal ini lanjut hakim MK ini, MK memiliki empat kewenangan dan kewajiban diantaranya pengujian Undang-undang terhadap UUD 1945. "Pengujian UUD 1945 ini adalah yang paling banyak kita lakukan dan yang paling penting," katanya.

Dalam kuliah umumnya tersebut Manahan juga memaparkan bagaimana MK berkiprah seperti rekrutmen Hakim, pelaksanaan tugas-tugas Hakim terutama mengadili tentang permohonan Judisial review ke MK. "Jadi ada beberapa keputusan yang kita anggap penting dipaparkan kepada mahasiswa didalam kuliah umum tersebut, keputusan tersebut membuat perkembangan-perkembangan baru tentang kepastian hukum dan keadilan," ungkapnya.

Disinggung terkait anggapan pemerintah soal ancaman terhadap Pancasila dan NKRI Manahan menjelaskan pihaknya belum menganalisis sampai kesana. Ia mengaku hanya menjelaskan tantangan tentang keberagaman, yang didalamnya juga terkait pembinaan ideologi Pancasila. "makanya presiden mengeluarkan Perpres No 54 Tahun 2017  tentang pembentukan  Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP). Maksudnya pemerintah mengharapkan adanya pemahaman kekinian terhadap Pancasila dari kalangan perguruan tinggi, SMA, SMP dan SD serta masyarakat, sehingga tidak terlalu kaku dalam pengamalan Pancasila itu sendiri namun nilainya tetap pada Fundamental Norm, baik itu terkait Kebhinekaan, kebebasan berpendapat dan mengenai hak asasi manusia," katanya.

Manahan berharap agar para mahasiswa bisa lebih maju dibandingkan seniornya yang terdahulu, karena saat ini perkembangan teknologi semakin canggih otomatis akan mudah mengakses segala hal terkait pengetahuan, perkembangan dan wawasan di dunia.

Sementara itu Ketua Umum YPDA/ISTP/APP-DA Ny. Sariaty PR Siregar Br. Pardede diwakili Rektor UDA, Dr. Jaminuddin Marbun, SH, M.Hum mengucapkan terima kasih atas kehadiran Hakim MK Manahan Sitompul ke UDA karena telah berbagi ilmu dan pengetahuan dengan mahasiswa. ia berharap Hakim MK bersedia memberikan kuliah umum sesering mungkin. "Kita berharap dengan hadirnya para pakar Indonesia termasuk hakim MK ini UDA semakin eksis di tengah-tengah masyarakat," ujar Rektor UDA didampingi Wakil Rektor I (WR-I), WR II, dan WR III.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Wakil Rektor I Mhd Anshori Lubis, SH, MM, M.Hum, Wakil Rektor II UDA, Drs. Jonner Lumban Gaol, M.Si, Wakil Rektor III, Pransisko Nainggolan, SH, MH, Direktur APP-DA, Binur Pretty Napitupulu, MM, para Dekan Serta Civitas Akademika dan mahasiswa dari Fakultas Hukum, Fisipol dan FKIP UDA.
(TAp|*)

  BeritaTerkait
  • Beri Kuliah Umum di UDA, Pangkostrad: Karakter Building Tolok Ukur Penting Bagi Mahasiswa

    4 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) : Universitas Darma Agung menggelar kuliah umum dengan menghadirkan pembicara Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi. Kuliah umum yang mengangkat tema motivasi anak ba

  • Akademi Pariwisata Dan Perhotelan Darma Agung Selenggarakan Seminar Destinasi Wisata Arkeologi

    2 bulan lalu

    Medan(Pelita Batak): Sumatera utara kaya akan destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah destinasi Arkeologi yang terdapat di beberapa daerah di Sumatera Utara yang selama in

  • Dukung Kinerja, Pegawai dan Staf Universitas Darma Agung Cek Kesehatan Tulang

    tahun lalu

    Bentuk perhatian dan dukungan pihak yayasan terhadap seluruh pegawai dan stafnya, Yayasan Perguruan Darma Agung Medan mengadakan cek kesehatan tulang bagi seluruh pegawai dan stafnya. Kegiatan yang dilaksanakan di Biro Rektor kampus tersebut, diharapkan b

  • Binca Lubis, Staf Program MM USU Dituntut 9,5 Tahun

    10 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) : Staf Program Magister Manajemen (MM) Pascasarjana USU, Binca Wardani Lubis, menangis ketika dituntut sembilan tahun enam bulan penjara. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai

  • Universitas Darma Agung Medan Lantik 1.183 Wisudawan

    10 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Sebanyak 1.183 mahasiswa/i pasca sarjana, sarjana dan ahli madya Universitas Darma Agung (UDA) Medan resmi menyandang alumnus. Seluruhnya diwisuda dalam sidang senate terbuka

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online