KSP Makmur Mandiri
Kamis, 20 April 2017 15:15:00

FKIP UNPRI Gelar Seminar Bahasa dan Sastra

BAGIKAN:
ist|PelitaBatak
Medan (Pelita Batak) :
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan menggelar Seminar Bahasa dan Sastra dengan tema 'Bahasa sebagai Elemen Penting Kebinekaan, Membingkai yang Terserak, Menggugat yang Semu', di Mutiara Convention Hall Suara Nafiri Medan.
 
Hadir pada seminar itu, Guru Besar Unimed Prof Amrin Saragih MA PhD sebagai pembicara kunci, serta dua pembicara lainnya, yakni Hasan Al Banna SPd (Sastrawan Sumut) dan Edrida Pulungan SE SPd MHI MSi (Staf Setjen DPD RI) dan juga Pegiat Sastra, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn, Dekan FKIP UNPRI Dian Syahfitri SS MHum.
 
Berbeda dengan pembukaan seminar pada umumnya, seminar yang diselenggarakan  FKIP UNPRI kali ini, menampilkan atraksi gerak indah yang dipersembahkan oleh Tarung Derajat Peng Provinsi Sumatera Utara.
 
Penampilan dari para pembicara tersebut, begitu sangat mengagumkan dan mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari seribu peserta seminar.
 
Dekan FKIP UNPRI Dian Syahfitri mengatakan, bangsa ini disebut bangsa Indonesia, karena ia dibingkai dalam kebinekaan dan dirajut dengan tenun keragaman.
 
Dikatakan Dian, berbicara tentang sesuatu yang sensitif sangat relevan dengan situasi bangsa saat ini; keberagaman suku, bahasa, dan agama. Pertama, suku dan bahasa tidak bisa dihindari. Ia melekat dalam darah dan di wajah kita.
 
Kedua kata Dian, sedikit banyak sama dengan agama, meski dalam kasus agama orang bisa memilih. Tetapi, dalam tradisi timur, agama itu melekat sejak lahir bahkan sejak dalam perut ibu.
 
"Agama itu murni, sementara suku dan bahasa bercampur mengikuti keragaman latar orang tua. Berbahagialah kita sebagai bangsa Indonesia, karena kebersamaan dan persaudaraan yang dibangun di atas keberagaman suku, bahasa, dam agama dijamin oleh undang-undang," katanya.
 
Menurut Dian, hidup merupakan langkah maju dan membawa diri dalam gelombang kehidupan bangsa yang saat ini digerogoti berbagai penyakit; ancaman disintegrasi, kesenjangan sosial, kemiskinan, kebodohan, dan extraordinary crime korupsi yang seolah menjadi tren kekinian bagi segenap anak bangsa. Itu menjadi ancaman nyata terhadap eksistensi bangsa Indonesia di masa depan.
 
Sementara itu ditempat terpisah, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn kepada wartawan, Kamis (20/4/2017), mengatakan, kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh FKIP UNPRI tersebut rutin dan penting dilakukan.
 
Menurut Tommy, hal ini penting dilaksanakan. Sebab, bahasa merupakan bagian dari kehidupan masyarakat. Bagi masyarakat Indonesia, bahasa Indonesia mempunyai kedudukan dan fungsi di dalam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.
 
Tokoh pendidikan Sumut ini juga menyatakan, bahwa FKIP UNPRI mencetak guru bahasa Indonesia yang profesional dan berkarakter. "Guru yang berkarakter merujuk pada kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian," ucap doktor muda yang sangat peduli dengan pendidikan di Sumut ini meyakinkan.
 
Pada kesempatan yang sama juga, Tommy mengatakan,  FKIP UNPRI diharapkan dapat  mendidik dan menghasilkan sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang siap terjun menjadi guru bahasa Indonesia, di jenjang pendidikan SMP dan SMA, guru bahasa Indonesia bagi penutur asing, peneliti, praktisi, dan penulis/penyunting buku bidang Bahasa dan Sastra Indonesia. (TAp|rel)
  BeritaTerkait
  • FKIP UNPRI SIAP SAMBUT REVOLUSI INDUSTRI 4.0

    10 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat memicu pemunculan era revolusi industri. Hal ini tentu menjadi tantangan lembaga pendidikan selaku tempat menempa mahasiswa

  • Rektor UNPRI Resmikan Sanggar Sastra Lentera Cakrawala

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Rektor Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Dr Chrismis Novalinda Ginting S.SiT. M.Kes. meresmikan Sanggar Sastra Lentera Cakrawala. Dalam sambutannya Chrismis menyampaikan, b

  • Tulisan Kedua: Menyambut Seminar Ekklesiologi HKBP - Komisi Teologi HKBP Menuju Sebuah Gereja Pendeta?

    3 tahun lalu

    Oleh: Ephorus Emeritus HKBP Pdt. Dr.  J.R. Hutauruk   Paparan ini merupakan lanjutan dari paparan terdahulu yang telah terkirim kepada Komisi Teologi HKBP via email, 17 April lalu

  • Teologi dan Bahasa Figuratif: "Pendeta Representasi Figur Kristus"? (Bagian Terakhir)

    2 tahun lalu

    Oleh: Pdt. Dr.  J.R. Hutauruk3. Refleksi: OrdinasiSeperti apa sosok atau figur  'pendeta' yang  disebut-sebut sebagai 'representasi figur Kristus'?, mari kita coba m

  • Gelar Melayu serumpun 2016 Digelar di Medan

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi membuka Gelar Melayu Serumpun (Gemas) 2016 di Lapangan Merdeka Medan, Jumat (16/12) malam. Event yang mengangkat aneka seni dan tari Melayu ini akan berlangsung selama tiga hari.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb