• Home
  • Pariwisata
  • Tobasa Berbenah Menjadi Tuan Rumah yang Baik Bagi Turis yang Berkunjung ke Danau Toba
Selasa, 11 April 2017 09:23:00

Tobasa Berbenah Menjadi Tuan Rumah yang Baik Bagi Turis yang Berkunjung ke Danau Toba

BAGIKAN:
Graha Travel & Tour
Balige saat malam
Balige(Pelita Batak): Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggandeng Pemerintah Kabupaten Tobasa di Sumatera Utara untuk menggelar bimbingan teknis (bimtek) dalam rangka menggenjot destinasi Danau Toba.
 
Wakil Bupati Tobasa Hulman Sitorus yang hadir dalam bimtek yang digelar pada 4-7 April di Hotel Nabasa, Balige  mengatakan, Danau Toba pada era 1980-an sebenarnya sudah terkenal hingga mancanegara. Namun, akibat pengelolaan yang tidak tepat, kondisinya mengalami penurunan dari sisi daya tarik ataupun kunjungan wisatawannya.
 
Pemkab Tobasa tak mau hal itu terulang. Hulman menegaskan, Pemkab Tobasa pun berupaya keras memoles area Danau Toba yang masuk wilayahnya.
 
"Sebagai salah satu dari sepuluh destinasi yang sudah ditetapkan untuk dijadikan Bali baru, maka kawasan Danau Toba perlu ditata kembali secara holistik dan komprehensif," katanya.
 
Hulman lantas mengutip rumus dari Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya tentang 3A -atraksi, amenitas dan aksesibilitas- serta branding, advertising dan selling (BAS) beserta kelembagaannya. Harapannya, Danau Toba kembali menjadi destinasi yang menarik dan dijadikan pilihan utama untuk dikunjungi.
 
Hulman menjelaskan, Tobasa hanya satu dari tujuh kabupaten yang masuk dalam kawasan Danau Toba. Namun, lanjutnya, Kabupaten Tobasa harus menjadi tuan rumah yang baik untuk menyambut wisatawan dengan melakukan pembenahan sumber daya manusia (SDM) dan daya tarik wisatanya.
 
"Tobasa memiliki potensi daya tarik wisata alam, budaya, religi maupun minat khusus yang perlu dieksplorasi lebih sebagai atraksi," cetus Hulman di hadapan puluhan peserta bimtek yang terdiri dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan para stakeholder pariwisata itu.
 
Pembicara lain dalam bimtek itu adalah Nurwan Hadiyono, Kabid Pengembangan Wisata Perdesaan dan Perkotaan pada Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar. Nurwan menyinggung pentingnya meningkatkan kemampuan para pelaku usaha pariwisata dalam mengelola potensi.
 
"Dari bimtek ini diharapkan ada peningkatkan kemampuan pelaku wisata, pengelola daya tarik wisata, komunitas, asosiasi pariwisata dan SKPD dalam mengelola destinasi dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara," tuturnya.
 
Pada kesempatan sama, pemerhati pariwisata Hengky Hermantoro mengatakan, upaya pengembangan turisme khususnya dalam pemberdayaan masyarakat harus menjunjung nilai keberlanjutan. Pasalnya, hal itu demi menjaga aspek ekonomi, sosial dan lingkungan agar berjalan beriringan.
 
"Pengembangan pariwisata jangan hanya untuk meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah, red), namun juga meningkatkan ekonomi lokal," ujar penulis buku Creative-Based Tourism itu.
 
Sedangkan Vitria Ariani dari Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Perdesaan dan Perkotaan Kemenpar mengatakan, hal penting untuk mengembangkan suatu daya tarik wisata adalah mengenal diri sendiri terlebih dahulu. Caranya adalah dengan melakukan penilaian mandiri untuk mengetahui kondisi aktual daya tarik wisata yang dimiliki.
 
"Ini agar kita bisa menyusun prioritas dan program, sekaligus juga latihan agar tidak cepat puas dan selalu menunggu pihak lain untuk memperbaiki situasi. Yang tidak kalah penting adalah integrasi dan kesatuan koordinasi masing-masing stakeholders yang juga dikenal dengan pentahelix," katanya.
 
Pentahelix merupakan jurus yang dikenalkan Menpar Arief Yahya dalam menggenjot destinasi wisata. Jurus itu mensyaratkan adanya sinergi antara kalanga akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media.(ril)
  BeritaTerkait
  • Sesmon TB: Masyarakat UjungTombak Pembangunan Pariwisata Danau Toba

    11 bulan lalu

    Balige (Pelita Batak) :<br></br> Belakangan ini, Pemerintah Pusat sedang giat-giatnya mengembangkan sektor pariwisata di Indonesia. Salah satunya pariwisata Danau Toba yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata sebagai

  • Kalung Bunga Sambut Rombongan Gubernur di Kantor Pusat HKBP Pearaja Tarutung

    3 bulan lalu

    Tarutung (Pelita Batak) :Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry  Nuradi bersama Ibu Evi Diana br Sitorus disambut penuh suka cita Ephorus HKBP  Pdt Dr Darwin Lumban Tobing di kantor Pus

  • Saul Situmorang: Kini Jakarta-Tapanuli sangat Dekat

    tahun lalu

    "Saat ini wilayah Tapanuli sungguh luar biasa, Bandara Silangit sudah ada. Sehingga Jakarta-Humbang Hasundutan sudah sangat dekat. Ditambah lagi terbentuknya badan otorita danau toba. Ini harus kita manfaatkan dengan baik. Jadi diminta kepada pengusa

  • Persiapan Festival Danau Toba di Taput Dimantapkan

    12 bulan lalu

    Tarutung (Pelita Batak) :Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) terus bersiap dan mematangkan segala kelengkapan untuk pelaksanaan Festival Danau Toba (FDT) tahun 2016. Dimana Taput menjadi tuan rumah Festival Danau Toba (FDT) 2016, yang akan diselen

  • Buka FDT 2016, Pagar Betis Siswa Puluhan Kilo Meter Sambut "Karnaval Pejabat"

    11 bulan lalu

    Muara (Pelita Batak) :<br></br> Pembukaan Festival Danau Toba 2016 di Muara, Tapanuli Utara berlangsung dengan "karnaval pejabat". Ratusan siswa/siswi SMA menjadi pagar betis sepanjang jalan dari Bandara Silangit hingga lokasi acara

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online