• Home
  • Pariwisata
  • Pemkab Simalungun Konsep Percepatan Pengembangan Danau Toba
KSP Makmur Mandiri
Senin, 30 Januari 2017 15:12:00

Pemkab Simalungun Konsep Percepatan Pengembangan Danau Toba

BAGIKAN:
Ist|PelitaBatak
Bupati Simalungun, JR Saragih memperlihatkan keindahan Danau Toaba dari kawasan Kota Turis, Parapat, Kelurahan Tiga Raja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Simalungun (Pelita Batak) :
Mendukung program pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, memperkuat pembenahan sarana dan prasarana guna pengembangan wisata kawasan Danau Toba.

"Kita fokuskan di Kota Parapat sebagai pintu masuk ke kawasan Danau Toba," kata Bupati Simalungun, Jopinus Ramli (JR) Saragih, Minggu, ketika meninjau infrastruktur di kawasan itu.
      
Pemerintah Kabupaten sedang mengkonsep yang diterjemahkan dalam empat percepatan pembangunan di kawasan Danau Toba agar wisatawan betah dan rindu ke Danau Toba.
       
Selain itu, konsep Bupati itu dalam upaya menggerakkan sumber penghasilan bagi warga sekitar dan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
     
Bupati menjelaskan, dalam tiga tahun terakhir Pemkab Simalungun telah melakukan pembenahan, dan di tahun 2017 sedang mengerjakan beberapa langkah besar untuk Danau Toba.
      
Di antaranya, Pemkab Simalungun memindahkan Kantor Dinas Pariwisata dari Ibu Kota Kabupaten di Pamatang Raya, Kecamatan Raya ke Kota Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.
      
Menurut Bupati, pemindahan itu wujud keseriusan Pemkab Simalungun berbuat lebih baik dan dekat untuk Danau Toba dalam menambahkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga di sekitar Danau Toba.
     
Selain itu, menyiapkan kapal speedboat besar yang diperuntukan bagi wisatawan yang ingin mengelilingi Danau Toba secara aman, nyaman dan elegan, membangun kedai kuliner dengan ciri khas Simalungun.
     
"Simalungun memiliki kuliner khas, di antaranya dolung-dolung, kopi, teh. Jadi, nanti wisatawan itu dapat menikmati kuliner sambil manortor (menari tarian khas Batak)," ujar Bupati.
    
Bupati berharap, pembenahan fasilitas kawasan tersebut mampu membuat pengunjung betah dan rindu untuk berkunjung, sehingga Kabupaten Simalungun menjadi tujuan wisata unggul di kawasan Danau Toba. (Ant/TAp)

  BeritaTerkait
  • BPODT Bangun The Kaldera - Toba Nomadic Escape, Destinasi Kelas Dunia di Danau Toba

    3 bulan lalu

    SIBISA TOBASA (Pelita Batak):Semakin mantap. Status Danau Toba sebagai Destinasi Super Prioritas semakin dipertegas dengan hadirnya destinasi kelas dunia. Namanya The Kaldera Toba Nomadic Escape. Dest

  • Rencana Pembangunan Kawasan Danau Toba dan Peluang Masyarakat Adat Diseminarkan di Parapat

    3 tahun lalu

    Parapat (Pelita Batak): KSPPM, BAKUMSU, CAPPA dan Sajogyo Institute bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) dan Kantor Staf Presiden (KSP) menyelenggarakan seminar

  • Pembangunan Danau Toba Tak Boleh Hilangkan Budaya Batak

    2 tahun lalu

    Geliat pembangunan di wilayah Danau Toba, Sumatera Utara, mulai terlihat sejak 2016. Kala itu, melalui Peraturan Presiden Nomor 49/2016 tentang Badan Otorita Pengelola Danau Toba tertanggal 1 Juni

  • Yayasan Pencinta Danau Toba Kritisi Kinerja Badan Otorita yang Belum Hasilkan Rencana Induk

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Sejak dicanangkan pengembangan Kawasan Danau Toba (KDT) sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan terutama setelah dibentuk Badan Otorita Pengelola Kawasan Pari

  • Panitia Lomba Antar Desa dan Masyarakat Kecewa, Pemkab Simalungun dan Tobasa Tak Hadiri Pengumuman

    2 tahun lalu

    Ambarita-Samosir (Pelita Batak) : Panitia Lomba Antar Desa kawasan Danau Toba beserta masyarakat kecewa ketidakhadiran perwakilan Pemerintah Kabupaten Simalungun dan Toba Samosir (Tobasa) pada pe

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb