• Home
  • Pariwisata
  • Pemerintah Bidik Nias Destinasi Andalan Dongkrak Kunjungan Wisman
Sabtu, 17 September 2016 18:33:00

Pemerintah Bidik Nias Destinasi Andalan Dongkrak Kunjungan Wisman

BAGIKAN:
Istimewa
Gubsu HT Erry Nuradi didampingi istri Ny. Evi Diana menyaksikan tradisi lompat batu di Nias Selatan, Sabtu (17/9/2016).

NIAS SELATAN (Pelita Batak) :
Pemerintah mulai membidik Pulau Nias sebagai destinasi wisata andalan nasional untuk mencapai target 10 juta wisatawan mancanegara tahun 2019. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Maritim Luhut B Panjaitan didampingi Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Gubsu H T Erry Nuradi di Bandara Binaka Nias, Sabtu (17/9/2016).

“Presiden sudah minta, pantai di Nias Selatan kan termasuk  tempat surving (berselancar:red) terbaik nomor dua dunia. Beliau ingin ini dikembagkan. Karena Presiden sudah menargetkan, penerimaan turis kita  tahun 2019 mencapai 20 milyar dolar,” ujar Luhut kepada wartawan.

Kehadiran Menteri Koordinator Maritim Luhut B Panjaitan bersama Menteri Hukum dan HAM Yasonnal Laoly dalam rangka membuka Pesta Ya’ahowu 2016 akan berlangsung di Kabupaten Nias Selatan pada Sabtu (17/9/2016).

Hal yang sama diungkapkan Gubsu H T Erry Nuradi yang sebelumnya bersama Bupati dan FKPD Nisel berkesempatan mengunjungi  lokasi Cagar Budaya Nasional di Desa Bawömataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan. Desa adat Bawömataluo menurutnya melengkapi potensi wisata Nias Selatan lainnya baik keindahan alam Nias Selatan sekaligus tempat berselancar terbaik dunia.

“Desa dengan rumah adat berusia ratusan tahun ini merupakan peninggalan sejarah yang perlu dilestarikan sekaligus menjadi potensi andalan mendukung pengembangan wisata Nias Selatan,” ujarnya yang didampingi Ketua TP PKK Evi Diana dan Assisten Ekbang Provsu Binsar Situmorang dan Kadis Pertambangan dan Energi Edy Salim serta Sekretaris Dinas Parwisata Sumut Avon Syahrullah.

Erry mengungkapkan kekagumannya akan warisan budaya yang diusulkan ke UNESCO sebagai warisan budaya dunia tersebut. “Kita bisa melihat perkampungan yang cukup asli dan unik yang menjadi ciri khas budaya Nias Selatan. Saya berharap perkampungan terus dilestarikan,” kata Erry.

Dia menilai perlu dilakukan pembangunan infrastruktur seperti sarana air bersih dan  drainase sehinggga daerah bisa menjadi andalan wisata. “Selain itu perlu dipersiapkan sarana wisata seperti toilet, rumah makan dan tempat penjualan souvenir sehingga bisa melengkapi perkampungan yang sudah sangat indah, penuh sejarah dan nilai budaya ini,” katanya.

Gubernur menitipkan kepada Bupati Nias Selatan Hilarius Duha agar menjaga dan mengembangkan Desa Adat Bawömataluo. “Pemprovsu siap mendukung pengembangannya,” kata Erry.

Bandara

Upaya untuk mendukung pengembangan pariwisata di Nias, pemerintah berencana meningkatkan kondisi bandara Binaka sehingga bisa didarati pesawat berbadan lebar. “ Landasan penerbangan mau diperpanjang landasan hampir 450 m,  berarti pesawat berbadan lebar seperti Boeing 737- 400  atau Boeing 737- 500  bisa masuk, atau jenis bombardi bisa masuk. Sehingga diharapkan semakin banyak Turis asing masuk,” ujar Luhut Panjaitan.  Dari bandara, dengan perjalanan bermobil selama 2-3  jam, wisatawan sudah bisa mencapai  lokasi.

“Dan nanti juga  ada heli, sehingga kita berharap dalam 2 -3 tahun ke depan ini sudah jadi, Karen presiden sudah menargetkan, penerimaan turis kita  tahun 2019 mencapai 20 milyar dolar,” ujarnya. Pemasukan dari pariwisata menurutnya akan menjadi nomor 1 menyusul sektor perikanan, minerba dan minyak & gas (migas).

Bayangkan, kata Luhut,  betapa strategisnya turisme, orang kadang sebelah mata, lupa turisme mencitakan lapangan kerja  dan hasilkan devisa besar.  “Namun harus dibuat agar rakyat ikut menikmati pegembangan wisatawan, bukan saja untuk kelas atas,” katanya.

Kegiatan Pesta Ya’ahowu 2016 berlangsung tiga hari dimeriahkan dengan sejumlah atraksi budaya, lomba surving internasional di Pulau Tello, Nias Selatan, upacara adat Nias, atraksi budaya lokal Kepulauann Nias, atraksi tari perang, atraksi lompat batu, kuliner dan pameran kerajinan Kepulauan Nias. (TAp/hms)

  BeritaTerkait
  • GATF 2017 Diharapkan Dongkrak Pariwisata Sumut

    6 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi resmi membuka Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2017 di atrium Sun Plaza Medan, Jumat (03/03/2017). Pameran kunjungan

  • Tanjung Balai Andalan Sumatera Utara Jaring Wisman

    2 bulan lalu

    Tanjungbalai (Pelita Batak) :Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi, Jumat (09/06/2017),  mengatakan Kota Tanjung Balai menjadi andalan Sumatera Utara dalam menjaring  wisatawan

  • Perantau di Jakarta Apresiasi Jokowi 'Marhuta Sada' di Danau Toba

    12 bulan lalu

    Putra putri daerah asal Sumatera Utara (Sumut) yang merantau di Kota Jakarta menyambut positif kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo dan rombongan ke Nias, Sibolga, Balige, Humbahas dan Pulau Samosir dan kawasan Danau Toba di Sumatera Utara hingga empat

  • Presiden Jokowi Sampaikan Target Indonesia Datangkan 10 Juta Wisman RRT

    12 bulan lalu

    Guangzhou(Pelita Batak): Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, dirinya dalam kurun waktu 2 tahun ini sudah 3 kali melakukan kunjungan ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Dalam berbagai kesempa

  • Jokowi Sampaikan Target Indonesia Datangkan 10 Juta Wisman RRT

    12 bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Dalam kurun waktu 2 tahun ini Presiden Joko widodo sudah 3 kali melakukan kunjungan ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Juga dalam berbagai kesempatan, Presiden juga sudah bertemu dengan Presiden RRT Xi Jinping sebanyak 5 kali.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online