• Home
  • Pariwisata
  • Libatkan Bank Dunia dan BPPT, Kualitas Air Danau Toba Menjadi Pembahasan Kemenko Kemaritiman
Rabu, 17 Mei 2017 05:56:00

Libatkan Bank Dunia dan BPPT, Kualitas Air Danau Toba Menjadi Pembahasan Kemenko Kemaritiman

BAGIKAN:
Ist
Danau Toba
Parapat(Pelita Batak): Kementerian Koordinator Kemaritiman pada 10 Mei 2017 lalu menggelar rapat untuk membahas kualitas air di Danau Toba. Rapat yang dipimpin Sekretaris Deputi Bidang Infrastruktur Kemenko Maritim Arif Rahman Hakim itu meminta masukan dari berbagai pihak guna menjaga kualitas air di danau yang menjadi satu dari Sepuluh Bali Baru versi Kementerian Pariwisata tersebut.
 
Rapat itu dihadiri perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Bank Dunia, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Dinas Lingkungan Hidup Sumatera Utara dan Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) dan Deltares. "Tujuan rapat ini adalah membahas laporan awal tentang kualitas air Danau Toba," ujar Kepala BOPDT Arie Prasetyo.
 
Arie menjelaskan, sejumlah usulan muncul dalam rapat itu. Misalnya, Dinas Lingkungan Sumut mengusulkan kajian tentang imbas pemukiman di sekitar Danau Toba yang membuang limbah domestik. "Ada usulan untuk membuat buffer area di sekitar danau dan green belt," sebut Arie.
 
Usulan lain datang dari BPPT. Yakni kajian tentang pemetaan land use di sekitar Danau Toba. Tujuannya untuk mengetahui sebaran daerah tangapan air.
 
Lantas, apa usul BOPDT? "Usul kami adalah memilih prioritas lokasi dalam pengambilan data," ujar Arie. Menurutnya, pada Mei hingga September 2017 ini akan ada kajian tentang kualitas air Danau Toba. BOPDT mengusulkan pengambilan sampel termasuk untuk data batimetri atau pengukuran kedalaman bisa difokuskan dititik-titik yang sangat tercemar.
 
Pemerintah juga melibatkan lembaga kondang asal Belanda, Deltares untuk meneliti kualitas air Danau Toba. "Rencana penyusunan kajian kualitas air di Danau Toba akan disusun oleh Deltares," kata Arie.(ril)
  BeritaTerkait
  • Yayasan Pencinta Danau Toba Kritisi Kinerja Badan Otorita yang Belum Hasilkan Rencana Induk

    6 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak): Sejak dicanangkan pengembangan Kawasan Danau Toba (KDT) sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan terutama setelah dibentuk Badan Otorita Pengelola Kawasan Pari

  • Pra Musrenbang Pantai Timut, Pemda Diminta Bersinergi Mencapai Target Pembangunan Sumut 2018

    5 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) : Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi menegaskan, antar pemerintah daerah (pemda) kabupaten/kota, provinsi dan pusat harus bahu membahu dalam melaksanakan pr

  • 80 Ahli Perencana Dilibatkan Kembangkan Pariwisata Danau Toba

    3 bulan lalu

    Parapat(Pelita Batak): Ketua Umum Ikatan Ahli Perencana (IAP) Indonesia Bernardus Djonoputro, menekankan pentingnya disiplin proses perencanaan destinasi Danau Toba. Untuk itu, sebanyak 80 perencan

  • Dr Ronsen Pasaribu SH MM : Orang Batak Jangan Tergusur dari Tempat Leluhurnya

    11 bulan lalu

    Samosir (Pelita Batak) :Dalam rangka mendukung pembangunan industri pariwisata di kawasan Danau Toba dan sekitarnya, pihak Forum Bangso Batak Indonesia(FBBI) bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata RI (Kemenpar) mengadakan pelatihan kompetensi tenaga pe

  • Menteri Luhut B Pandjaitan Pimpin Rapat Dewan Pengarah Badan Otorita Pariwisata Danau Toba

    satu bulan lalu

    Parapat (Pelita Batak) :Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memimpin Rapat Dewan Pengarah Badan Otorita Pariwisata Danau Toba.Rapat yang dihadiri Menteri Pariwisata Arief Ya

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online