• Home
  • Pariwisata
  • Kaldera Toba Anugerah Tuhan yang Luar Biasa, Ignasius Jonan Resmikan Pusat Informasi Geopark Nasional Kaldera Toba di Parapat
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 19 Januari 2018 05:58:00

Kaldera Toba Anugerah Tuhan yang Luar Biasa, Ignasius Jonan Resmikan Pusat Informasi Geopark Nasional Kaldera Toba di Parapat

BAGIKAN:
Humas Badan Geologi
Menteri ESDM, Ignasius Jonan menggunting pita tanda peresmian gedung Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba
Parapat(Pelita Batak): Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan Dalam kunjungan kerjanya ke Sumatera Utara meresmikan Pusat Informasi Geopark Nasional Kaldera Toba, di Kabupaten Simalungun Jumat 18 Januari 2018). 

"Kaldera Toba adalah anugerah Tuhan yang luar biasa, untuk itu mohon dijaga kelestariannya," demikian pesan Jonan dalam pidatonya di depan Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba, para penggiat wisata, dan masyarakat. 
 
Pusat Informasi Geopark Nasional Kaldera Toba yang dibangun atas kerjasama Badan Geologi dan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara disampaikan oleh Kepala Badan Geologi Rudy Suhendar, dapat dijadikan etalase untuk memberikan pelayanan informasi yang terkait dengan Geopark Kaldera Toba. 

Dalam kesempatan itu Rudy Suhendar juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah  Provinsi Sumatera Utara atas kerja samanya dalam mewujudkan Geopark Kaldera Toba. 

Wakil Bupati Kabupaten Simalungun menyatakan kegembiraannya atas perhatian pusat melalui Kementerian ESDM terhadap Pemerintah Daerah Sumatera Utara dalam mewujudkan Kadera Toba menjadi Geopark tingkat dunia. 

Amran juga menyampaikan perlunya dukungan pembangunan sarana dan prasarana di Sumatera Utara khususnya fasilitas transportasi menuju Danau Toba. 

Atas usulan tersebut, Jonan merespons dengan cepat dan meminta Pemerintah Daerah melalui Badan Pengelola Geopark terlebih dulu fokus pada penataan keragaman geologi yang masuk kawasan Geopark Kaldera Toba. 

Pusat Informasi Geopark Nasional Kaldera Toba dibangun untuk menambah daya tarik wisata Danau Toba dan Program Destinasi Pariwisata Unggulan. Diharapkan melalui Pembangunan Pusat Informasi Geopark Nasional Kaldera Toba dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait informasi keragaman Geologi Kaldera Toba, keragaman hayati, dan budaya. 

Bangunan seluas 17 meter x 8 meter ini berada di kawasan Pagoda Pantai Bebas, Panggung Pertunjukan Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun, Parapat, Sumatra Utara. Lahan dan Bangunan disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun, sementera pengisian materi informasi dilakukan oleh Kementerian ESDM melalui Badan Geologi. Informasi ini merupakan bagian dari pendidikan kepada masyarakat yang dapat menumbuhkan rasa cinta untuk melindungi warisan geologi dan sadar terhadap pentingnya pelestarian bumi.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Badan Geologi turut berperan dalam pembentukan geopark. Sebagai institusi yang melakukan penelitian, penyelidikan, dan pelayanan dalam bidang kegeologian, Badan Geologi melakukan perlindungan terhadap sumber daya geologi yang penting dan unik, sesuai dengan  Peraturan Pemerintah (PP) No. 26 tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional. 

Di dalam peraturan tersebut, terutama pada pasal 51 huruf (e), mengatur tentang Kawasan Lindung Geologi. Berlandaskan pada peraturan ini Badan Geologi berupaya menginventarisasi kawasan lindung geologi, kemudian berperan dalam menentukan peringkat keunikan geologi dan makna warisan Geologi serta menetapkannya sebagai Kawasan Cagar Alam Geologi melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No.32 Tahun 2016. Keragaman geologi serta warisan geologi adalah modal dasar bagi pembentukan sebuah geopark. 

Demikian pula dalam konteks Geopark Kaldera Toba. Badan Geologi telah melakukan inventarisasi keragaman geologi serta menentukan warisan geologinya sebagai modal pembentukan Geopark Kaldera Toba. Kini, sebagai institusi yang melakukan penelitian, penyelidikan, dan pelayanan di bidang kegeologian, Badan Geologi turut pula membantu pengisian materi informasi geopark.

Keunikan Super Volcano yang membentuk Kaldera Gunung Api terbesar di dunia pantas masuk deretan Global Geopark. Untuk mewujudkannya perlu ditempuh berbagai upaya yang melibatkan Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, Badan Pengelola, masyarakat dan pihak terkait.

Atas dasar itulah Menteri ESDM Ignasius Jonan melakukan kunjungan kerja bersama Pemerintah Daerah untuk mengetahui kesiapan Badan Pengelola Geopark Nasional Kaldera Toba menghadapi assesmen dari Unesco Global Geopark. 

Dalam kunjungan kerjanya selama dua hari (18-19 Januari 18) Menteri Ignasius Jonan akan meresmikan Pusat Informasi Geopark Nasonal Kaldera Toba dan berkeliling ke beberapa geoarea Geopark Kaldera Toba. 
Letusan dahsyat gunung api di Sumatera Utara 74.000 ribu tahun silam membentuk sebuah kaldera yang sangat luas dan menyisakan tinggalan keragaman geologi yang unik di sekitar kaldera.

Letusan Dahsyat itu mengakibatkan bumi dilanda musim dingin yang berkepanjangan dan menyebabkan kematian dan kepunahan sebagian makhluk hidup. 

Letusan katastrofik menyisakan lekukan cukup dalam di dasar kaldera yang berisi air membentuk danau toba seluas 1.130 km2 dengan kedalaman maksimum 550 meter. Peristiwa geologi pasca pembentukan kaldera terjadi pengangkatan sebagian dasar danau ke permukaan membentuk Pulau Samosir.  Dinding Kaldera Toba yang luasnya mencapai 3.658 km2 berada di delapan Kabupaten yakni Kabupaten Samosir, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Dairi, Kabupaten Karo, Kabupaten Humbang Hansudutan, Kabupaten Tapanuli Utara,  Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Simalungun. 

Keindahan danau terbesar di dunia ini membuat Danau Toba memberi daya tarik sendiri bagi para pecinta alam begitu juga keberadaan Pulau Samosir di Danau Toba pada ketinggian 900 meter di atas muka laut menjadikan Samosir sebagai Pulau di dalam Pulau. 

Salah satu keunikan ini dapat mengangkat Kaldera Toba sebagai destinasi wisata dunia selain Pulau Bali yang lebih populer sejak dulu. Dari Sisi Geopark Kaldera Toba juga bisa mengikuti Jejak dua geopark Indonesia di tingkat dunia yakni Geopark Kaldera Batur dan Geopark Gunung Sewu. Melalui program Geopark ini Masyarakat diharapkan ikut berperan aktif, dan meningkatkan konsolidasi antar kabupaten sehingga pada akhirnya mendapat keberkahan dari geopark.(Priatna, Humas Badan Geologi)
  BeritaTerkait
  • Wagubsu Lantik Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba

    7 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Wakil Gubernur Sumut Brigjen TNI (purn) Nurhajizah Marpaung melantik susunan personil Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba Provinsi Sumut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nom

  • Sihar: Geopark Kaldera Toba Bisa Menjadi Jangkar Ekonomi

    6 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Danau Toba yang diproyeksikan masuk sebagai taman bumi lewat program Geopark Kaldera Toba (GKT) yang diusulkan juga masuk Unesco Global Geopark (UGG) diharapkan dapat menjadi jang

  • Hari Ini dan Besok Menteri ESDM Ignasius Jonan di Danau Toba

    7 bulan lalu

    Parapat(Pelita Batak): Kaldera Toba dengan keunikan Super Volcano membentuk Kaldera Gunung Api pantas masuk deretan Global Geopark. Untuk mewujudkan Kaldera Toba menjadi anggota Unesco Global Geopark

  • Pusat Informasi Geopark Nasional Kaldera Toba Diresmikan di Parapat Kabupaten Simalungun

    7 bulan lalu

    Simalungun (Pelita Batak) :Wagubsu Dr Nurhajizah Marpaung menghadiri peresmian Pusat Informasi Geopark Nasional Kaldera Toba. Peresmian ini dilakukan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Igna

  • RE Nainggolan: Harus Satukan Sikap dan Tekad Agar UNESCO Akui Ulos

    2 tahun lalu

    Tokoh masyarakat Dr RE Nainggolan,MM mengajak seluruh elemen masyarakat menyatukan sikap dan tekad untuk mengajukan ulos sebagai warisan budaya dunia ke UNESCO. Rencana dan pekerjaan yang mulia, jika masih ada orang maupun kelompok yang mau memperjuangkan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet