• Home
  • Pariwisata
  • Gunung Rinjani Jadi Anggota Baru Unesco Global Geopark
Sabtu, 14 April 2018 17:45:00

Gunung Rinjani Jadi Anggota Baru Unesco Global Geopark

BAGIKAN:
ist|Pelitabatak
Lombok (Pelita Batak):
Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, Kawasan Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB), akhirnya ditetapkan menjadi geopark dunia. Rinjani ditetapkan sebagai geopark dunia dalam sidang Unesco Executive Board, Kamis (12/4), di Paris, Prancis.

"Alhamdulillah sudah sudah ditetapkan pada sidang Unesco Executive Board kemarin di Paris. Geopark Rinjani kini resmi sebagai anggota baru Unesco Global Geopark," kata General Manager Geopark Rinjani, Chairul Mahsul, Jumat (13/4).

Chairul berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pencapaian Rinjani sebagai geopark dunia tersebut. Tanda-tanda Gunung Rinjani akan menjadi Global Geopark sebenarnya telah terlihat. Yaitu saat NTB ditunjuk sebagai tuan rumah Asia Pasific Geopark Network Symposium. Atau, pertemuan seluruh anggota Geopark se-Asia Pasific pada 2019.

"Secara de facto, Gunung Rinjani sudah masuk menjadi geopark dunia sejak ditunjuknya NTB menjadi tuan rumah kegiatan Asia Pasific Geopark Network Symposium pada 2019. Namun pengumuman resminya dikeluarkan pada April 2018. Sedangkan penyerahan piagam sebagai anggota baru geopark dunia akan dilaksanakan di Italia, September 2018," imbuhnya.

Dengan peningkatan status tersebut, bakal ada perubahan di Kawasan Gunung Rinjani. Salah satunya, kawasan Gunung Rinjani akan semakin dipromosikan ke masyarakat internasional. Termasuk juga di ratusan geopark dunia lainnya. Ini tentunya berimbas pada sektor pariwisata NTB.

"Di seluruh dunia ini ada ratusan Unesco Global Geopark. Dengan masuknya Gunung Rinjani menjadi Unesco Global Geopark tentu menjadi ajang promosi yang efektif terutama bagi sektor kepariwisataan NTB. Tentunya, akan semakin banyak wisatawan internasional yang tertarik untuk berkunjung Gunung Rinjani," ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata lNTB Lalu Muhammad Faozal menyambut gembira penetapan tersebut. Menurutnya, perjuangan Pemprov NTB sejak 2013 terbayar manis. Kini gaung Gunung Rinjani akan makin santer terdengar di dunia.

"Ini merupakan hal positif. Kawasan Gunung Rinjani akan makin mendunia. Imbasnya adalah peningkatan kunjungan wisata. Kalau sudah begitu porter, masyarakat yang punya homestay, kuliner, transport semuanya hidup, dan timbulkan efek domino yang luar biasa," ujar Faozal.

Menteri Pariwisata Arief juga ikutan happy. Menurut Menpar, semakin banyak pengakuan dunia yang mampir ke Indonesia, semakin menaikkan pamor Indonesia. Penetapan ini juga akan meningkatkan kujungan wisatawan ke NTB. Imbasnya tentu peningkatan ekonomi NTB. 

Benchmark-nya ada China maupun Korea yang berhasil mengembangkan geopark. China berhasil mengembangkan Yuntaishan Geopark semula tahun 2000 dikunjungi 200 ribu wisatawan, meningkat menjadi 1,25 juta wisatawan dengan perolehan devisa sebesar US$ 90 juta pada 2004,  setelah dua tahun bergabung dengan GGN UNESCO.

"Begitu pula Jeju Island Geopark di Korea Selatan  tahun 2011 dikunjungi 7 juta wisatawan. Saya yakin Kawasan Gunung Rinjani bakal makin nge-hits lagi," kata Menpar Arief. (*)
  BeritaTerkait
  • Apa Salahku, Bapak Menteri?

    5 bulan lalu

    BERPULUH tahun aku dirundung kesedihan, menangis tanpa suara. Bagaimana tidak, dengan segala keindahan dan misteri pesona yang kumiliki, aku seperti tak berarti. Aku memang senantiasa dijadikan inspir

  • Jangan Paksakan Pengajuan Dossier Geopark Kaldera Toba ke UNESCO

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Setelah gagal menjadi anggota Global Geopark Network (GGN) UNESCO tahun lalu, Badan Pelaksana Geopark Kaldera Toba (BP GKT) diminta tidak buru-buru memaksakan pengajuan kembali,

  • Sihar: Geopark Kaldera Toba Bisa Menjadi Jangkar Ekonomi

    2 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Danau Toba yang diproyeksikan masuk sebagai taman bumi lewat program Geopark Kaldera Toba (GKT) yang diusulkan juga masuk Unesco Global Geopark (UGG) diharapkan dapat menjadi jang

  • RE Nainggolan: Harus Satukan Sikap dan Tekad Agar UNESCO Akui Ulos

    2 tahun lalu

    Tokoh masyarakat Dr RE Nainggolan,MM mengajak seluruh elemen masyarakat menyatukan sikap dan tekad untuk mengajukan ulos sebagai warisan budaya dunia ke UNESCO. Rencana dan pekerjaan yang mulia, jika masih ada orang maupun kelompok yang mau memperjuangkan

  • Geopark Kaldera Toba Kembali Diajukan ke Unesco

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Ketua Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba (BP GKT), Alimin Ginting mengatakan geopark kaldera toba harus terus berbenah sekaitan dengan rencana pengajuan kembali sebagai Global Geopark Network ke Unesco.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet