• Home
  • Pariwisata
  • Anak Perusahaan Pertamina akan Sediakan Cruise di Danau Toba dan ajak Sutradara Joko Anwar Buat Film
Senin, 10 April 2017 04:45:00

Anak Perusahaan Pertamina akan Sediakan Cruise di Danau Toba dan ajak Sutradara Joko Anwar Buat Film

BAGIKAN:
daily mail
Ilustrasi cruise
Parapat(Pelita Batak): Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) menggandeng anak perusahaan Pertamina, Patra Jasa, dalam rangka pengadaan kapal penjelajah atau cruise di Danau Toba.
 
Kepala BOPDT Arie Prasetyo mengatakan, pihaknya pada 4 April lalu telah menggelar pertemuan dengan anak usaha Pertamina yang bergerak di bidang perhotelan itu. Pertemuan itu pun menghasilkan hal penting.
 
"Patra Jasa siap mendukung penyediaan kapal wisata atau cruise di Danau Toba. Targetnya cruise dengan kapasitas 200 orang," ujar Arie, Minggu 9 April 2017. Dari pertemuan itu ada sejumlah opsi terkait rencana pengadaan kapal. Jika mau cepat, bisa membeli kapal dari luar.
 
Namun, bisa juga membuat kapal baru di lokasi. "Perlu waktu lebih kurang 10-12 bulan," tuturnya. Selain itu, kata Arie, Patra Jasa juga akan melihat opsi membeli kapal yang ada di Danau Toba. "Selanjutnya direnovasi," katanya.
 
Lebih lanjut Arie mengatakan, BOPDT memiliki masterplan pengembangan kawasan Danau Toba. Sedangkan Patra Jasa memang memiliki aset di kawasan Danau Toba. Misalnya, resor seluas enam hektare di Parapat dan lapangan golf seluas 16 hektare. "Kedua aset ini siap untuk di-upgrade dengan skema kerja sama," katanya.
 
Arie menambahkan, Patra Jasa memang menunjukkan keseriusan dalam berpartisipasi mengembangkan kawasan Danau Toba. Bahkan, Patra Jasa membiayai pembuatan film tentang Danau Toba dengan menggandeng sutradara kondang Joko Anwar. "Proses produksi diperkirakan dimulai Bulan Mei," sebut Arie.
 
Selain itu, BOPDT juga telah menggelar pertemuan dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Dalam rapat yang digelar di Jakarta pada 4 April lalu, BKPM mengusulkan agar BOPDT memiliki kantor sekretariat bersama.
 
Merujuk usulan BKPM, kantor bersama itu akan melibatkan person in charge (PIC) dari 12 kementerian/lembaga sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 49 Tahun 2016 tentang BOPDT, sekaligus delapan pemda yang terkait langsung dengan Danau Toba. "Ini terkait dengan penyelenggaraan perizinan," ujar Arie.
 
Selain itu, BKPM juga akan membantu BOPDT dalam memasarkan potensi kepada investor potensial. "Salah satunya dari Jepang, China dan Korea," sebutnya.(R2/ril)
  BeritaTerkait
  • Kadin Komitmen Dukung Pertumbuhan Ekonomi Sumut

    satu minggu lalu

    Medan (Pelita Batak):Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara (Sumut) berkomitmen turut terlibat aktif dalam mendongkrak pertumbuhan perekonomian Sumut. Sebagai pintu gerbang Indonesia bagian

  • Toga Silitonga Orang Batak Warga Negara Jerman Berbagi Pengalaman di YPDT

    9 bulan lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Membangun Sumberdaya Manusia (SDM) di Kawasan Danau Toba (KDT) mesti dimulai dengan membangun kesadaran. Hal tersebut adalah rekomendasi yang diungkap dan dikemas dalam Disku

  • Malam Ini Tokoh Sumut Bareng Menpar Arief Yahya Launching Calendar of Event Pariwisata Danau Toba 2017

    9 bulan lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Bagi yang kangen musik tradisional Batak? Kangen dengan suasana kampung halaman di Sumatera Utara? Ada baiknya menyimak acara di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pes

  • Persiapan Festival Danau Toba di Taput Dimantapkan

    tahun lalu

    Tarutung (Pelita Batak) :Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) terus bersiap dan mematangkan segala kelengkapan untuk pelaksanaan Festival Danau Toba (FDT) tahun 2016. Dimana Taput menjadi tuan rumah Festival Danau Toba (FDT) 2016, yang akan diselen

  • Kunci Pariwisata Sumut Maju Ada di Kabupaten Dan Kota

    4 minggu lalu

    Medan (Pelita Batak):Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi menyebutkan kunci keberhasilan pengembangan pariwisata adalah dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan (even) wisata.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Pelita Batak Online