KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 06 Agustus 2016 10:03:00

6 Lokasi Wisata Alam di Tanah Batak

BAGIKAN:
Pemandangan Danau Toba
 
Siapa yang tidak mengenal Danau Toba, danau terbesar di Indonesia yang menyimpan banyak keindahan di dalamnya dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Konon katanya menurut cerita rakyat daerah setempat danau ini terbentuk dari seorang laki-laki yang telah melanggar sumpahnya dengan menyebut anaknya adalah anak ikan. Namun menurut penelitian para Geolog bahwa Danau Toba terbentuk dari ledakan atau letusan supervolcano (gunung berapi super) sekitar 73.000-75.000 tahun yang lalu. Diperkirakan pada saat letusan terjadi debu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi, dari Cina sampai ke Afrika Selatan. Letusannya terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut. 
 
Kebudayaan sekitar Danau Toba sungguh sangat menarik untuk dinikmati seperti halnya Tarian adat batak “Tor-tor”, Pesta Rakyat Danau Toba yang diadakan sekali dalam setahun, boneka gerak penuh mistis "SiGale-gale", upacara adat pernikahan dan kematian, Rumah adat "Sopo", kuburan batu (sarcophagus) dan tugu bernuansa purbakala, tenun ulos, dan berbagai kerajinan tangan menarik lainnya.
 
Kawasan ini pun kini telah mendapat perhatian dari Presiden RI Joko Widodo. Bahkan sejumlah regulasi untuk pengembangannya telah dilakukan, termasuk pengembangan bandara Silangit.
 
 
Bukit Gundaling, adalah salah satu obyek wisata di Brastagi, yang berjarak kurang lebih 3 km dari pusat kota Brastagi. Bukit yang memiliki ketinggian 1575 dari permukaan laut, ini sangat nyaman sebagai tempat rekreasi keluarga. Dari atas bukit ini pula kita dapat menikmati panorama gunung berapi Sibayak dan Sinabung. Menurut situs resmi Pemeritah Kota Medan, bahwa lokasi wisata ini sudah dikenal sejak jaman penjajahan Belanda sebagai tempat rekreasi yang mengasyikan. Dari kota Medan ke arah Brastagi berjarak kurang lebih 66 km. 
 
Dikenal sebagai kota Markisa dan Jeruk Manis, Brastagi merupakan daerah yang sejuk yang memiliki hamparan perladangan pertanian yang indah, luas dan hijau. Selain itu daerah ini juga memiliki fasilitas lengkap seperti : hotel berbintang, restoran dan padang golf.
 
 
Obyek wisata Bukit Lawang di Kecamatan. Bahorok, Kabupaten Langkat adalah salah satu daerah tujuan wisata di Sumatera Utara yang sudah lama dikenal. Selang beberapa waktu, objek wisata ini sempat terpuruk akibat terjadinya banjir bandang pada 2 November 2003.Tercatat pada tahun 2010 sebanyak 8.931 wisatawan mancanegara yang berasal dari 49 negara selama 2010 telah mengunjungi objek wisata Bukit Lawang. Tak heran memang banyak wisatawan mengunjungi tempat ini karena keindahan alamnya dan juga satwa liarnya misalnya adalah orang utan, gajah, badak, dan harimau sumatera. Air Terjun Bukit Lawang berada di objek wisata Bukit Lawang, Taman Nasional Gunung Leuseur.  
 
Di kawasan ini akan dijumpai Pusat rehabilitasi Orang Utan yang merupakan program kerja sebuah badan dunia World Wide Life Fund (WWF). Dilokasi ini dapat disaksikan bagaimana para petugas merehabilitasi perikehidupan orang utan yang selama ini tak mengenal alam terbuka sebagai habitat kehidupannya.
 
 
Air Terjun Bukit Lawang berada di objek wisata Bukit Lawang, Taman Nasional Gunung Leuseur.  Di kawasan akan dijumpai Pusat rehabilitasi Orang Utan yang merupakan program kerja sebuah badan dunia World Wide Life Fund (WWF).  Dilokasi ini dapat disaksikan bagaimana para petugas merehabilitasi perikehidupan orang utan yang selama ini tak mengenal alam terbuka sebagai habitat kehidupannya. Rasa penasaran mengajakku untuk turun, melewati jalan dan tangga yang berliku dan terjal. Dari kejauhan saja air terjun ini sudah menawan. Berjalan dan berjalan terus, meski terik matahari sudah membakar sebagian energiku. Akhirnya, kaki yang sudah gemetaran dan peluh yang sudah berjatuhan memang sebanding dengan keindahan yang didapatkan sesampainya di bawah, di lokasi jatuhnya air terjun.
 
 
Tidak dapat diketahui secara pasti sejak kapan bumi Teluk Tapian Nauli mulai dihuni orang. Namun berdasarkan sejumlah catatan sejarah, diperkirakan sejak tahun 1500 sudah terjadi hubungan dagang antara para penghuni Teluk Tapian Nauli dengan dunia luar yang paling jauh yakni negeri orang-orang Gujarat dan pendatang dari negeri asing lain seperti Mesir, Siam, Tiongkok. Para golongan terkemuka Tapian Nauli juga sudah dikenal di Mesopotamia, paling tidak melalui sejarah lisan yang dibawa saudagar Arab. Bukan cerita baru lagi bahwa kawasan perairan laut wilayah pantai barat Sumatera ini banyak menyimpan "mutiara". Tersimpan, dan belum seluruhnya digali. Dan menurut survei, "mutiara" ini bersifat renewable. Teluk Tapian Nauli sudah lama dikenal dengan kekayaan laut yang dimiliki. Di kawasan Lautan Indonesia tersimpan ikan-ikan yang terkenal mahal dalam pasaran dunia seperti kerapu, kakap, tuna, tenggiri serta berbagai jenis ikan pelagis kecil seperti lemuru, tembang, kembung dan layang-layang. 
 
Di sini hidup pula ikan-ikan demersal, udang, lobster, yang dikenal laku keras di pasaran untuk memenuhi permintaan berbagai rumah-makan terkenal di Hongkong, Singapura dan Malaysia. Ikan tuna, misalnya, jenis ikan sangat digemari di pasaran dunia ini ternyata banyak terdapat di perairan laut Sibolga. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil penelitian oleh sekelompok pengusaha dan peneliti dari Australia yang menyimpulkan bahwa perairan Sibolga sampai pada batas ratusan kilometer ke Samudera Indonesia merupakan sarang ikan tuna.
 
 
Gunung Sibayak yang terletak didataran tinggi Karo dengan ketinggian 2.094 m dari permukaan laut. Gunung yang keadaan puncaknya yang sudah porak poranda karena letusan di masa lalu ini bisa dicapai dari dua tempat yaitu: dari desa Raja Berneh (Semangat Gunung) dan dari kota Brastagi. Gunung Sibayak ini merupakan gunng api yang masih aktif, dan mempunyai kawah yang cukup landai untuk dituruni dan tampak tidak terlalu berbahaya asalkan jangan terlalu dekat. Gunung ini tidak begitu sulit untuk didaki bahkan oleh seorang pemula sekalipun.
 
Seperti halnya Gunung Gede di Jawa Barat, gunung ini selalu ramai dikunjungi oleh para pendaki lokal dimalam minggu. Mereka biasanya mulai mendaki sekitar jam 02.00 dini hari untuk mendapatkan pemandangan matahari terbit dipuncak gunung ini. Dari puncak gunung ini kita bisa menyaksikan pemandangan kota Medan di kejauhan. ***
 
 
  BeritaTerkait
  • Lawang Sewu Sudah Biasa, Ini 5 Wisata Semarang yang Paling Anyar!

    11 bulan lalu

    Tidak bermaksud mendiskreditkan Lawang Sewu. Namun, buat kamu yang cukup sering bolak-balik Semarang bisa jadi kamu kepengin tahu tempat wisata di Semarang lainnya yang belum pernah kamu sambangi. Men

  • Pembangunan Proyek PLTM Aek Silang 2 Kapasitas 2x5 MW Resmi Dimulai

    2 tahun lalu

    Doloksanggul (Pelita Batak) :Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kehadiran investor untuk berinvestasi di Kecamatan Baktiraja. Rencana pembangunan PLTM Aek Silang II ini merupakan sinkronisasi rencana pro

  • Duh, Indahnya Pantai Bulbul Balige, Tobasa

    2 tahun lalu

    Balige(Pelita Batak): Sejumlah tempat di Toba Samosir (Tobasa) bisa dikunjungi untuk menikmati keindahan alam dan sejuknya air Danau Toba, di sejumlah kabupaten wilayah Provinsi Sumatera Utara.

  • Sukseskan FDT 2017, Dukungan Masyarakat Humbahas Mengalir

    12 bulan lalu

    Doloksanggul(Pelita Batak): Humbanghasundutan yang telah ditetapkan menjadi tuan rumah dalam pesta ajang bergengsi yang menjadi rutinitas tahunan yang tergabung di daerah 7 Kabupaten-Kota di pinggiran

  • Marandus Sirait : Hutan Kemasyarakatan Memerlukan Kerjasama

    2 tahun lalu

    Keberhasilan pengelolaan hutan kemasyarakatan memerlukan kerjasama dengan barbagai pihak sehingga tujuan akhirnya berupa peningkatan kesejahteraan masyarakat bisa dicapai.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb