KSP Makmur Mandiri
Senin, 15 Juli 2019 15:20:00

Visi Jokowi Untuk Indonesia

BAGIKAN:
ist|pelitabatak
PRESIDEN dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Ma'ruf Amin akan menyampaikan pidato kemenangan malam ini. Seluruh partai politik pengusung dan pendukung akan hadir. Demikian juga organisasi relawan dan simpatisan. Jokowi akan menyampaikan visi dan misi secara langsung sebagai penjabaran visi dan misi yang didaftarkan di KPU RI.

Pertemuan akbar malam ini semakin menarik pasca pertemuan dan perjamuan Joko Widodo dan Prabowo kemarin. Langkah cepat Jokowi, sebagai bukti bahwa beliau adalah pemimpin yang mengutamakan kepentingan bangsa. Jokowi akan menjelaskan dihadapan pendukungnya, bahkan kepada seluruh rakyat Indonesia tentang visi Indonesia.

Penyampaian pidato kemenangan malam ini merupakan momentum bagi Jokowi untuk menjelaskan kerangka strategis pemerintahannya 2019- 2024. Beliau juga perlu menjelaskan bahwa kemarin telah bertemu dengan Prabowo Subianto. Beliau diharapkan menyampaikan arahan untuk membangun narasi kebangsaan kepada seluruh pendukungnya. Bahkan dalam kesempatan ini beliau diminta untuk menyampaikan pidato persatuan kepada seluruh rakyat Indonesia.

Penegasan komitmen kebangsaan, persatuan Indonesia menjadi penting untuk keberhasilan visi Indonesia. Dukungan dari partai pengusung dan pendukung, relawan, dan simpatisan akan menentukan kesuksesan Jokowi memimpin Indonesia periode kedua. Sebagaimana visi dan misi Joko Widodo- Ma'ruf Amin: "Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong".

Untuk mencapai visi tersebut, misi adalah:
1. Peningkatan kualitas manusia Indonesia.
2. Struktur ekonomi yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.
3. Pembangunan yang merata dan berkeadilan.
4. Mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan.
5. Kemajuan budaya yang mencerminkan kepribadian bangsa.
6. Penegakan sistem hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan
tepercaya.
7. Perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada
seluruh warga.
8. Pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif, dan tepercaya.
9. Sinergi pemerintah daerah dalam kerangka Negara Kesatuan.

Untuk mencapai visi tersebut dibutuhkan kerjasama yang baik, tulus, ikhlas dari semua pihak untuk mendukung Pemerintah menjalankan misi. Kita harus memberi keleluasaan kepada Joko Widodo dan Ma'ruf Amin menyusun Kabinet Indonesia Kerja Jilid II. Mendukung pemimpin tidak harus masuk dalam kabinet. Kita berharap kita semua yang telah memilih beliau tanpa syarat apapun.

Kita berharap pengawasan akan semakin ketat dari para pendukung, sehingga pemerintah dapat bergerak leluasa melaksanakan misi. Partai politik pengusung dan pendukung, relawan, pun simpatisan diminta untuk fokus mengawal pemerintahan secara kritis. Pemerintah harus selalu diingatkan agar fokus mewujudkan visi. Siapapun anggota kabinet, bahkan yang akan mengisi jabatan di BUMN harus sejalan dengan visi Presiden. Tidak boleh ada agenda pribadi, kelompok, maupun partai politik dalam tubuh pemerintahan.

Pemberantasan korupsi harus lebih serius pada periode kedua ini, baik melalui KPK, Kejaksaan dan Kepolisian. Presiden kita minta memimpin Indonesia memerangi korupsi yang telah merusak mentalitas bangsa kita. Pendidikan anti korupsi diharapkan menjadi bagian dari kurikulum sekolah formal kita di setiap tingkatan.

Literasi harus dikembangkan secara serius oleh pemerintah, sehingga kebiasaan menyebar kebencian, fitnah, dan hoax tidak lagi menghiasi perjalanan bangsa kita ke depan. Revolusi mental pelaku pendidikan formal harus dilakukan. Pembangunan manusia diharapkan dilakukan secara serius, secara substansial, bukan prosedural. Sehingga negara ini mendapat manfaat dari besarnya anggaran untuk pendidikan.

Selamat bekerja Bapak Joko Widodo dan KH. Ma'ruf Amin memimpin seluruh rakyat Indonesia lima tahun kedepan. Berjalan teguh mewujudkan tujuan bangsa Indonesia sebagaimana termaktub dalam Pembukan UUD 1945. Seluruh rakyat Indonesia akan mendukung program pemerintah yang ditujukan untuk kesejahteraan rakyat.(*)

Sutrisno Pangaribuan, ST
Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sumatera Utara.

  BeritaTerkait
  • Pertemuan Kapolri dengan Firman Jaya Daeli, Ini yang Dibahas

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian bertemu dengan Firman Jaya Daeli (Mantan Tim Perumus UU Polri Di Pansus DPR-RI) yang membahas tentang komitmen dan konsistensi akan reformasi Polri, pemaknaan dan percepatan program Polri, pen

  • Ini isi Lengkap Nota Keberatan Ahok di Pengadilan

    3 tahun lalu

    Jakarta Pelita Batak): Bapak Ketua Majelis Hakim, dan Anggota Majelis Hakim yang saya muliakan, Sdr. Jaksa Penuntut Umum yang saya hormati, Penasihat Hukum dan Para Hadirin yang saya hormati, &

  • Pembumian Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika serta Penguatan NKRI dan UUD 1945

    3 tahun lalu

    Indonesia Raya selalu berdiri kuat dan semakin bergerak kokoh dari dahulu, kini, dan seterusnya karena memiliki ideologi Pancasila dan konstitusi UUD 1945, yang mengakui, melindungi, memfasilit

  • Jokowi dan HKBP

    2 tahun lalu

    HARAPAN Jokowi agar HKBP menyuarakan semangat pluralisme di negara ini harus kita respon karena memang sudah menjadi tanggung jawab semua elemen bangsa untuk mendorong kebhinnekaan sebagai anugerah

  • Konsolidasi Kepemimpinan Polri dan Makna Reformasi Polri Terhadap Nawacita

    tahun lalu

    Oleh : Firman Jaya Daeli (Mantan Tim Perumus UU Polri Dan Anggota Komisi Politik & Hukum DPR-RI)Institusi Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Prof. Tito Karnavian, MA, Ph.D sudah sem

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb