• Home
  • Opini
  • Sumbangsih Pemikiran untuk Diskusi Tentang Ekklesiologi HKBP
KSP Makmur Mandiri
Senin, 01 Mei 2017 17:22:00

Sumbangsih Pemikiran untuk Diskusi Tentang Ekklesiologi HKBP

Oleh Pdt Dr. P.W.T. Simanjuntak
BAGIKAN:
FB
Pdt Dr PWT Simanjuntak
1. Longang jala mansai longang situtu roha, boasa gabe adong laho PATIMBOHON SETINGGI LANGIT TOHONAN HAPANDITAON. SEDANG TOHONAN PANDITA ndang adong ditaringoti di PB, nanggo apala 1 pe, sian mulai halaman 1 ni Mateus .....halaman parpudi ni Pangungkapon. Angka Tohonan na digoari di PB pe, ndang hea digoari disi gabe WAKIL NI JESUS. JELAS DAN TEGAS DO DIDOK GABE p e l a y a n  do, gabe dulos. Baaaah, na naeng "merebut" huaso ni nampuna huria i do ??? No way ! Dungi mambahen Huria i gabe obyek ??? 
 
2. Dua macam do pamilliton, ima na langsung oleh Jesus sandiri. Dohot pamilliton tidak langsung, ima marhite huria i. Huria i do na mamillit & patujolohon na gabe partohonan Huria dalam hal ini do, na mangadongkhon asa adong PARMINGGUAN.......PAGARAN.......RESSORT........DISTRIK dst.dst. Dung Tipak sude, baru pe asa ro guru,voorganger, pandita, pareses dht ephorus. Laos huria i do sumarihon apala luhut na ringkot tu PELAYANAN. 
 
Baaaah, gabe ndang parsidohot be ruas tu pamilliton dht parngoluon ni huria KECUALI HANYA SEBAGAI ATM untuk segala parngoluon ni PANDITA & PERTUBUHAN DAN PERKEMBANGA NI HURIA ??????? TUDIA NAMA imamat  am orang percaya nidok ni rasul Petrus i ????? 
 
Alani i do huodolhon jangan dulu paimbaruhon/Andemen ni AP. Paimbaruhon TG ma jolo dari gabungan/campuran ni EPISKOPAL dohot PRESBITERIAL SYNODAL (TG GADOGADO) HARUSNYA PILIH SALAH SATU. Kalau mau Episkopal, mari kita ke Roma yg pimpinannya TUNGGAL= BAPAK SUCI DENGAN SEGALA PERANGKATNYA, YANG MENURUT LUTHER sebagai anti Kristus; Atau murni PRESBITERIAL SYNODAL. MOHON DIDISKUSIKAN DI KOMISI TEOLOGI juga di KAMPUS THEOLOGIA STT-HKBP SERTA MELIBATKAN PARA THEOLOG/PARTOHONAN muda yang masih segar, bersih, berani dan INDEPENDEN SECARA ILMU THEOLOGIA.
 
3. Nunga husurat on di FB, jala sangat huharaphon mendiskusikannya jangan yg bermental yes man dan manggut-manggut. Orang yang benar2 kritis dan memberikan solusi. TANPA MENGURANGI RASA HORMAT SAYA KEPADA REKAN2 PENDETA. SAYA TIDAK SUKA DAN TIDAK MAU HKBP YANG KITA CINTAI INI MENJADI G E R E J A  P E N D E TA  DAN  TIDAK SUKA menjadi gereja suku dan menjadi milik orang Batak. Tetapi milik semua suku dan bangsa sebagai anugrah dan berkat bagi semua yg telah dibabtis ke dlm nama Tritunggal. Juga tidak setuju dengan pendirian "HKBP do HKBP". 
 
Bagi saya itu merupakan arogansi dan kesombongan. Kenapa itu muncul??? Itu dahulu kala hanya sekedar jawaban "jalan keluar" karena tdk ada kesamaan TG dgn TG gereja protestan di dunia ini. Bukan merupakan theologia atau ajaran. Artinya "HKBP do HKBP" bukan ajaran atau confessi.
 
4. HURIA = GEREJA = EKKLESIA. MAKA HURIA JANGAN DIPLESETKAN MENJADI HARAJAON. ARTINYA HURIA KRISTEN BATAK (HKB) BUKANLAH  H A R A J A O N KRISTEN BATAK YANG DIPIMPIN OLEH SEORANG R A J A YG BERMARGA TOBING, BUTAR2, SIAHAAN, SIMANJUNTAK, NA70, SIMARMATA, NABABAN dll.dll. Maka hkbp/gereja2 Batak harus melepaskan diri dari existensinya sebagai gereja SUKU, dalam hal ini sebagai MILIK ORANG BATAK. MAKA DALAM RANGKA MEMBICARAKAN EKKLESIA HKBP, JANGAN LUPA UCAPAN LUTHER : "EKKLESIA REFORMATA S E M P E R REFORMANDA. Tatagereja, AP, RPP, Confessi, Agenda dll. boleh saja diperbaharui. Hanya Alkitab yang berisi Firman Tuhan YANG TIDAK BOLEH DIPERBAHARUI.
 
5. TATA GEREJA ADA BEBERAPA JENIS TATAGEREJA (TG) YANG PERLU DIDISKUSIKAN UNTUK HKBP, YAITU ANTARA LAIN : 
1.TG EPISKOPAL 2.TG PRESBITERIAL SYND  3.TG GABUNGAN EP& P  4. TG HKBP DO HKBP 5. TG KONGREGASIONAL 6. TG KHARISMATIK 7. OTHODOX 8. DLL. Barulah berbicara mengenai AP Hal ini semua sangat berkaitan erat dengan EKKLESIOOLOGI HKBP.
 
6. Lobi hurang na 67 on, mamungka sian TG 1950 sahat tu tingkion, ia hkbp/gereja2 Batak menganut gabungan/campuaran Ep do dohot Pres. Gabungan ni Ep dohot Pres i, mirip mai tu campuran ni Otoriter dht demokrasi, songon na ujui na ginoaranna DEMOKRASI TERPIMPIN na berlanjut muse sahat tu 0rba. Dungi muncul ma tu orde Reformasi. Ternyata TG 1950 i, menimbulkan BANYAK DAN TERLALU BANYAK MASALAH. Maka sebaiknya harus dirobah dan diganti dengan Presbiterial murni yang dianut oleh pada umumnya GEREJA2 PROTESTAN/REFORMASI DI DUNIA INI.
 
7. Gereja2 Protestan/Reformasi YANG SUDAH DEWASA memang menganut TG Presbiterial Synodal. Hanya yang masih Remaja dan belum dewasa MENYUKAI DAN TERUS MEMPERTAHANKAN GABUNGAN EP dan PS. Jika sudah berusia 155 thn kekristenannya, tidak pernah suka DIMEME ATAU DIBINGBING APALAGI DIPERINTAH-PERINTAH oleh pimpinan tunggal. Kiranya orang yang sudah dewasa dan termasuk sudah tua, menyadari keberadaannya.
 
8. SADANARI NA SO HURANG PENTINGNA DALAM RANGKA MEMBAHAS EKKLESIOLOGI HKBP DI TINGKION, IMA : BAGAIMANA MELEPASKAN DIRI DARI BAHWA: EKKLESIA HKBP, bukan ekklesia Batak, bukan ekklesianya orang Batak atau suku Batak. Sangat berbahaya kalau tekanan dari hkbp itu adalah B sehingga HKP kurang mendapat tekanan yang utuh dan benar. Sehingga menganggap bahwa ekklesia hkbp itu adalah ekklesianya orang Batak. Menyebabkan 99,99 %, warganya adalah orang Batak. Suku lain yang menjadi anggota HKBP, hanya oleh karena ikatan perkawinan, ikut suami atau ikut istri. 
 
Artinya, bagaimana supaya etnis non Batak itu, juga ingin dan rindu sebagai bagian dari orang Batak itu sebagai ekklesia HKBP untuk seluruh suka dan bangsa (Galatia 3,28). Bagaimana agar donganta sahaporseaon yang ada di Glodok, Pasarbaru, Tapanuli Juga MENGANGGAP DAN MERASAKAN BAHWA, EKKLESIA HKBP ITU ADALAH JUGA MILIK MEREKA YANG DIPIMPIN OLEH JESUS SEBAGAI ANUGRAH TUHAN UNTUK SEMUANYA. 
 
9. Saya sudah hampir 59 tahun jadi PENDETA HKBP (22 MEI 1958 MANJALO TOHONAN HAPANDITAON) SAYA BERSYUKUR DAN BANGGA SEBAGAI PANDITA HKBP. NAMUN, SAYA TIDAK SUDI DAN TIDAK MAU, jika ada rencana dan usaha untuk menjadikan hakabepe sebagai sebagai GEREJA PENDETA. HAKABEPE adalah milik semua RUAS DAN PARHALADO, yang dianugerahkan Tuhan kepada bukan saja orang Batak, tetapi kepada semua SUKU DAN BANGSA, dimana Jesus Kristus menjadi RAJANYA. MOHON KEPADA REKAN-REKAN pendeta, parhalado dan ruas untuk MENOLAK, jika ada rencana dan usaha ke arah gereja pendeta. Sebab rencana dan usaha seperti itu, BERTENTANGAN DENGAN HAKEKAT E K K L E S I A HKBP dan gereja di dunia ini.
 
10. Barangkali perlu juga dibahas, mengenai :  
Parjolo, PENAHBISAN Pendeta Agar tidak dianggap dan dinilai sebagai SAKRAMEN. Sebab Reformasi hanya mengakui 2 Sakramen (Baptisan& P.Kudus) yang dilayani oleh Pendeta. Penahbisan Pendeta TIDAK LEBIH TINGGI DAN LEBIH BERHARGA DARI SAKRAMEN. ARTINYA PENAHBISAN PENDETA TIDAK HARUS DILAYANI OLEH SEORANG EPHORUS, yang semakin menempatkan diri dan oleh jemaat sebagai wakil Jesus. Jika anggapan itu benar, sebaiknya ke depan ephoruslah yg melayani sakramen.
 
11. Paduahon, PENUMPANGAN TANGAN, HANYA OLEH PENDETAKAH?? HAL-HAL yang semakin mempertajam hierarchie antara pendeta dan partohonan lainnya bahkan dengan ruas juga. Saatnya perlu dibahas dan didalami secara ikhlas, jujur dan jernih dengan kepala dingin demi ekklesiologi hkbp yang REFORMATORIS.
Susunan na hierarchis, memang memang sangat cocok do i tu halak Batak na "ingin dan suka memerintah" songon nidok ni DR. Andar Lumbantobing. 
 
Alani godangan Batak mamillit gabe militer, PNS dna. na tangkas tarida hierarkhina. Hape marojahan tu buku na badia i (PB) mangondolhon parhahamaranggion, persaudaraan dht kollegial do. Jadi sabotulna angka dongan na "ingin dan suka memerintah" UNANG MA GABE PARHOBAS NI EKKLESIA HKBP dilului. Tumagon ma dilului ULAON NAASING NA TANGKAS MANGONDOLHON HIERARCHI. Ini harus DITEKANKAN KEPADA PARA CALON PDT, ketika belajar teologi maupun ketika menjadi pendeta praktek.
 
12. SEBAIKNYA EKKLESIOLOGI HKBP KEMBALI MENGANUT TG 1930 YANG MASIH REFORMATORIS BERBEDA DGN TG 1950 YANG SEMAKIN MENGARAH KE SYSTEM EPISKOPAL, SEKALIPUN CORAK PRESBITERIAL SYNODALNYA ada.
 
13. HKBP DIPIMPIN OLEH SYNODE GODANG YANG BERSIDANG SEKALI DALAM SETAHUN, SANGAT JELAS DIATUR DALAM TATAGEREJA 193O YANG ANGGOTANYA DIWAKLI OLEH UNSUR RUAS DAN PARHALADO. BOLEH DIKATAKAN MASIH BERCORAK PRESBITERIAL SYNODAL.
DAN SECARA JELAS DIKATAKAN BAHWA HKBP ADALAH PERHIMPUNAN UNTUK SEMUA SUKU DAN BANGSA YANG TELAH DIBABTISKAN KE DALAM NAMA ALLAH YANG TRITUNGGA. ARTINYA BUKAN HANYA UNTUK DAN MENJADI MILIK ORANG BATAK. HKBP HARUS MELEPASKAN DIRI DARI GEREJA SUKU DAN DARI MOTTO "HKBP DO HKBP".
 
14. Aku jadi teringat akan seorang pejabat tinggi di negara kita tercinta ini dulu yang mengatakan dan mengajukan pertanyaan begini : "Apakah bisa seorang pendeta non Batak,jadi pimpinan HKBP, misalnya jadi Praeses atau Ephorus???? 
 
"Ketika itu,saya hanya senyum dan mengalihkan pembicaraan". Namun DALAM HATI, saya menjawab, kenapa tidak. Sebab huria Batak itu,tidak identik dengan HARAJAON BATAK, yang harus dipimpin oleh orang batak.
 
15. P e n d e t a Nommensen tidak ingin, tidak mau dan menolak dengan tegas, ketika dia diminta dan diangkat menjadi R A J A. MAKA PENDETA JANGAN MAU   b e r s i k a p seperti  R a j a  atau  KOMANDAN atau Direktur Perusahaan, yang akhir2 ini d i k r i t i s i oleh beberapa ruas. (24-30 April 2017, Pdt Dr. P.W.T. Simanjuntak, Ephorus Emeritus HKBP, Jln. Gelongbaru II G/44 Komplex Bappenas Tomang - Jakarta Barat Jakarta 1440 , Telp: 081383571125; 021 5686031)
  BeritaTerkait
  • Menyambut Seminar Ekklesiologi HKBP - Komisi Teologi HKBP Menuju Sebuah Gereja Pendeta?

    tahun lalu

    Tulisan ini ditujukan kepada Komisi Teologi HKBP yang sedang menggelar Seminar Ekklesiologi HKBP di tiga kota sesuai dengan informasi Ephorus HKBP Pdt.Dr.Darwin Lmbantobing pada  kata sambutan

  • Tulisan Kedua: Menyambut Seminar Ekklesiologi HKBP - Komisi Teologi HKBP Menuju Sebuah Gereja Pendeta?

    tahun lalu

    Oleh: Ephorus Emeritus HKBP Pdt. Dr.  J.R. Hutauruk   Paparan ini merupakan lanjutan dari paparan terdahulu yang telah terkirim kepada Komisi Teologi HKBP via email, 17 April lalu

  • Teologi dan Bahasa Figuratif: "Pendeta Representasi Figur Kristus"? (Bagian Terakhir)

    tahun lalu

    Oleh: Pdt. Dr.  J.R. Hutauruk3. Refleksi: OrdinasiSeperti apa sosok atau figur  'pendeta' yang  disebut-sebut sebagai 'representasi figur Kristus'?, mari kita coba m

  • Pertemuan Kapolri dengan Firman Jaya Daeli, Ini yang Dibahas

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian bertemu dengan Firman Jaya Daeli (Mantan Tim Perumus UU Polri Di Pansus DPR-RI) yang membahas tentang komitmen dan konsistensi akan reformasi Polri, pemaknaan dan percepatan program Polri, pen

  • Bahan Dasar Ulos Batak Makin Langka di Bona Pasogit

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Ulos Batak, tenunan indah yang dibuat oleh kaum perempuan Batak. Di dalam tenunan dan motifnya, ada nilai-nilai, gagasan, kepercayaan, dan kisah hidup. Serupa tikar kehid

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet