• Home
  • Opini
  • Mengapa Djarot Sihar Terus Diserang Hoax?
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 08 Juni 2018 08:11:00

Mengapa Djarot Sihar Terus Diserang Hoax?

BAGIKAN:
IST|pelitabatak
Sutrisno Pangaribuan bersama Sihar Sitorus
Sejak ditugaskan sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Djarot Sihar seperti tak putus dirundung fitnah dan hoax. Alasannya sangat sederhana, pasangan ini berbahaya bagi kelompok tuna prestasi dan pro status quo.

Gagasan perubahan Semua Urusan Mudah dan Transparan mengancam mereka yang sekian lama menikmati sistem politik busuk yang melibatkan oknum birokrat tuna prestasi dengan mafia yang berlindung di kelompok politik dan wadah masyarakat yang suka menebar rasa takut, kekerasan, dan intimidasi.

Maka berbagai isu murahan seperti pemimpin impor, putra daerah, sampah Jakarta, sentimen SARA yang ditujukan kepada Djarot Sihar sebagai ekspresi ketakutan atas semakin meluasnya dukungan masyarakat kepada paslon ini. 
Sesungguhnya yang sedang bertarung adalah kelompok tuna prestasi, pro status quo dengan masyarakat Sumatera Utara yang cerdas, rasional, menginginkan perubahan. Kelompok elit yang suka mengeksploitasi ikatan primordial masyarakat berhadapan dengan masyarakat pro perubahan, anti korupsi, dan anti diskriminasi.

Meskipun demikian, kita patut memberi hormat, berterimakasih kepada Djarot dan Sihar Sitorus. Paslon ini tidak pernah sekalipun menghadapi fitnah dan hoax dengan emosi dan kemarahan. Bahkan Djarot selalu menyatakan, maafkan dan ampuni.

Sungguh sebuah sikap pemimpin yang rendah hati, dan mewakili karakter negarawan. Fitnah yang keji, bahkan merendahkan nilai kemanusiaan, ditanggapi dan dibalas dengan senyum, dan cinta kasih.

Sepanjang mendampingi paslon ini, tidak pernah sekalipun ada kata, atau kalimat yang diucapkan beraroma kebencian, permusuhan, fitnah, dan hoax. Paslon ini selalu menyampaikan ide, gagasan, hingga program- program konkrit untuk membangun Sumatera Utara. 

Dari jarak yang sangat dekat, saya merasakan kehangatan calon Gubernur dan wakil Gubernur kepada masyarakat. Paslon ini memberi harapan, membangkitkan gairah, menebar inspirasi untuk kemajuan Sumatera Utara.

Sikap dan pilihan itulah yang semakin meneguhkan para relawan terus bergerak merebut hati masyarakat. Keteladanan Djarot Sihar menjadi energi besar yang menggerakkan masyarakat semakin yakin akan memilih paslon ini.

Kemenangan dalam kontestasi pilkada gubernur sangat penting bagi Djarot Sihar. Kemenangan dengan cara terhormat, beradab, dan menjunjung tinggi kemanusiaan. Kemenangan masyarakat Sumatera Utara terhadap korupsi, intoleransi, diskriminasi akan didapatkan dengan cinta kasih, tanpa amarah, tanpa intimidasi.

Medan, 07 Juli 2018

Sutrisno Pangaribuan, ST
Tim Pemenangan Djarot Sihar.
  BeritaTerkait
  • Menang di Survei Indo Barometer, Djoss Tak Mau Terlena

    9 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus enggan jemawa menanggapi hasil survei Indo Barometer yang menempatkan unggulnya elektabilitas pasangan calon nomor urut dua pada

  • Menjadi Gubernur Sumatera Utara : Djarot Sihar Pelayan Rakyat

    8 bulan lalu

    PASCA rilis hasil survey Indo Barometer, 23 Maret 2018 yang menempatkan Djarot Sihar pada posisi teratas, secara periodik muncul serangan pada pasangan ini. Belum selesai isu tentang putra daerah atau

  • Djarot-Sihar Ingin Jadikan Medan dan Deli Serdang Benteng Pertahanan

    6 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus berkeinginan membangun benteng pertahanannya di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang. Hal itu untuk mendulang suara dan memenan

  • Memperkuat Smart Cities

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Sistem tarif transportasi kota (Muni Fare) di San Fransisco baru saja di-hack, dan ternyata penyusup itu meng-install ransomware ke dalam sistem, dan meminta uang tebusan untu

  • Ketika DJAROT "Menjual" Pengalaman dan Track Record

    8 bulan lalu

    Oleh: Antoni Antra PardosiStrategi memojokkan Djarot Saiful Hidayat sebagai "kandidat import"  pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018 belum kendor. Cap kurang menguasai teritorial

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb