• Home
  • Opini
  • MENYAMBUT LANGKAH JOKOWI DI KAWASAN WISATA DANAU TOBA: DARI SISI MENYIAPKAN MASYARAKAT. AYO, KITA BISA!
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 02 Agustus 2019 08:20:00

MENYAMBUT LANGKAH JOKOWI DI KAWASAN WISATA DANAU TOBA: DARI SISI MENYIAPKAN MASYARAKAT. AYO, KITA BISA!

BAGIKAN:
Ist
Arta Peto Sinamo
Oleh: Arta Peto Sinamo

Untuk menyambut langkah besar Jokowi dalam memajukan kawasan wisata Danau Toba, apa lagi yang perlu kita sentuh di luar aspek produk daya tarik wisata (tourism attractions) dan aspek promosi pariwisata (pemasaran wisata)?

Salah satu aspek lain yang perlu ditangani adalah mempersiapkan masyarakat di kawasan destinasi wisata Danau Toba di dalam menerima wisatawan mancanegara.

Bekerja sama dengan para tokoh masyarakat setempat (termasuk tokoh adat dan tokoh agama) masyarakat perlu ditingkatkan pemahamannya bahwa kemajuan pariwisata membawa banyak keuntungan di antaranya:
- Mengingkatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat
- Menghapus kemiskinan dan mengatasi pengangguran
- Melestarikan alam dan lingkungan dan sumber daya alam
- Memajukan kebudayaan
- Mengangkat citra bangsa
- Memupuk rasa cinta tanah air dan memperkukuh jati diri dan kesatuan bangsa
- Mempererat persahabatan antar bangsa.

Bila masyarakat telah melihat hal itu secara konkrit ajaklah agar masyarakat meningkatkan pelayanannya terhadap turis mancanegara.

Tumbuhkan motivasi dan semangat kerjasama yang intinya:
- Maju bersama
- Tidak saling membunuh
- Yakin rejeki masing-masing orang (termasuk masing-masing para pelaku bisnis pariwisata) diatur oleh Tuhan

Selanjutnya kultur yang sehat baiknya ditumbuhkan meliputi:
- saling percaya
- bersaing secara sportif
- keterbukaan

Para pelaku bisnis pariwisata, termasuk pelaku di sektor informal, perlu melihat bahwa:
- sesama pelaku bisnis bukanlah ancaman
- semakin banyak pilihan bagi wisatawan, maka semakin menarik bagi wisatawan
- potensi pendapatan dari pariwisata sangat besar untuk dimakan sendiri
- kita adalah bersaudara sebagai sesama warga negara Indonesia.

Era sekarang adalah era bersaing  (bukan monopoli) sekaligus era bekerjasama. Mari bersaing dalam mutu, pelayanan, harga dan keramahtamahan.

Dengan demikian kita beralasan berharap bahwa dalam waktu tidak lama lagi kabupaten-kabupaten di kawasan Danau Toba dapat mengandalkan pariwisata sebagai faktor pembawa kesejahteraan ekonomi rakyat. Jadi tidak lagi semata-mata berkutat pada sumber pendapatan utama yang klasik selama ini yakni pertanian, kehutanan dan perikanan.

Ayo. Kita bisa!

****

Pikiran ini pernah saya sampaikan di forum pelatihan/lokakarya pariwisata di Humbang Hasundutan pada bulan April 2019.
  BeritaTerkait
  • Yayasan Pencinta Danau Toba Kritisi Kinerja Badan Otorita yang Belum Hasilkan Rencana Induk

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Sejak dicanangkan pengembangan Kawasan Danau Toba (KDT) sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan terutama setelah dibentuk Badan Otorita Pengelola Kawasan Pari

  • Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK bidang Perekonomian: Pondasi Ekonomi Bagus Jadi Modal Dasar

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak):  Menko Darmin Nasution menegaskan, ekonomi Indonesia terus menunjukkan perbaikan yang menggembirakan. Hal itu ditunjukkan dari berbagai indikator ekonomi, antara lain: kem

  • Gubernur Sumut Apresiasi Masyarakat Taput Sambut Program Pengembangan Danau Toba

    3 tahun lalu

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengapresiasi masyarakat Tapanuli Utara (Taput) yang dinilai merespon positif pengembangan Danau Toba menjadi kawasan wisata bertaraf internsional dengan membangun hotel dan menyiapkan convention

  • Tahun Ini, Silangit Jadi Bandara Internasional

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Kementerian Pariwisata RI memastikan tahun ini akan segera melakukan pembangunan bandara Silangit di Tapanuli Utara menjadi bandara internasional. Pembangunan ini diharapkan dapa

  • First in History !!! Lake Toba Now Has International Direct Flight

    2 tahun lalu

    Silangit (Pelita Batak):Kawasan Pariwisata Danau Toba merupakan satu dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dengan target 1 juta kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) di tahun 2019. Penetapan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb