KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 27 April 2019 07:50:00

Kehormatan Presiden

BAGIKAN:
Ist|pelitabatak
Sutrisno Pangaribuan
SELAMA periode pertama, Presiden Joko Widodo telah melakukan berbagai tindakan yang membuat lembaga kepresidenan sangat dekat dengan rakyat. Beliau melepas "kesakralan" dengan minum kopi di warkop, makan nasi di warteg, ke sawah, ke pasar, ke mall, ke berbagai tempat rakyat.

Jokowi mengubah pandangan publik terhadap 'the real president'. Beberapa kali kita saksikan beliau berswafoto dengan masyarakat, menjadi juru photo menggunakan ponsel masyarakat.

Pemilu Presiden sudah kita laksanakan 17 April 2019, dan hari itu juga quick count telah merilis hasil dengan kemenangan 55 persen. Akan tetapi Jokowi justru menghimbau agar kita menghormati proses rekapitulasi penghitungan suara di KPU RI. 

Jokowi mengucapkan terimakasih kepada seluruh rakyat Indonesia, dan kepada KPU RI, BAWASLU RI, DKPP RI, TNI, POLRI dan semua pihak yang berpartisipasi dalam Pemilu 2019 yang berlangsung aman, damai, dan tertib. Jokowi sama sekali tidak mengadakan deklarasi kemenangan, beliau justru mengajak agar kita kembali bersatu sebagai anak bangsa.

Belakangan ini, beredar di media sosial parodi lakon presiden, ada juga yang menyebutnya plesiden. Satu orang bertindak sebagai presiden, lalu kemudian beberapa orang menghampiri presiden dengan berbaris dan memberi hormat: "siap presiden". Parodi serupa telah menyita perhatian publik, dan viral di media sosial.

Selama Joko Widodo menjabat sebagai Presiden RI VII, kita belum pernah menyaksikan video seperti itu dimanapun, sementara beliau merupakan Presiden yang sah, sesuai konstitusi. Berdasarkan quick count, dan real count KPU RI, Joko Widodo memimpin perolehan suara sebagai Capres, maka beliau juga akan menjadi Presiden untuk periode kedua.

Oleh karena itu, kami menghimbau kepada masyarakat agar melakukan parodi selain "siap presiden". Mari kita menghormati lembaga kepresidenan, sesuai konstitusi. Mari kita meneladani sikap Jokowi yang tetap tenang, dan kembali bekerja. Kita membutuhkan gerakan bersama untuk keutuhan bangsa ini. Pemilihan Presiden sudah usai, dan tinggal rekapitulasi berjenjang, hingga penetapan hasil.

Saatnya kita kembali bersatu untuk Indonesia Raya, kita bersaudara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Pesta demokrasi telah usai, kita bersama melangkah demi kemajuan Indonesia. Kita benahi yang kurang, kita bersihkan yang kotor, sehingga kita akan menjadi bangsa yang kuat.**

Sutrisno Pangaribuan, ST
Juru Bicara TKD Joko Widodo Ma'ruf Amin Provinsi Sumatera Utara.
  BeritaTerkait
  • Festival Kemerdekaan Pesona Toba 2016 pada 26-27 Agustus 2016 Ditargetkan dihadiri 60 ribu Wisatawan

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak): Dua kementerian (Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Kementerian Maritim dan SDA akan menyelenggarakan Festival Kemerdekaan Pesona Toba 2016  pada 26-27 Agustus 20

  • Gelaran Perdana Fullerton Concours D'Elegance Hadir Sebagai Suguhan Utama

    tahun lalu

    Singapura (Pelita Batak) :Gelaran perdana Fullerton Concours d'Elegance akan menyulap daerah cagar budaya The Fullerton selama tiga hari mulai dari 29 Juni hingga 1 Juli 2018. Acara ini diadakan

  • Kongres Nasional dan Seminar Nasional PERMAHI "Strategi Pembangunan Hukum Nasional Dalam Bingkai NKRI"

    8 bulan lalu

    Jawa Tengah (Pelita Batak): Kongres Nasional dan Seminar Nasional Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI), berlangsung di Semarang, Jawa Tengah (Jateng), 2 November 2018. Acara pembukaan dilak

  • Bermarga Hasibuan, Erry Harapkan Negeri Berbilang Kaum Makin Harmonis

    3 tahun lalu

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi ditabalkan bermarga Hasibuan oleh tokoh adat dan Raja-raja Luhut di Kabupaten Padang Lawas (Palas), Minggu (28/8/2016). Marga Hasibuan merupakan marga ketiga yang disandang Tengku Erry Nuradi set

  • Mantap....Jokowi Ditunjuk Jadi Duta PBB untuk Kesetaraan Jender

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Presiden Joko Widodo menjadi salah satu duta program PBB "He for She" yang mendorong negara-negara di dunia untuk meningkatkan kesetaraan gender. Sementara Wakil P

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb