• Home
  • Opini
  • KAWASAN WISATA DANAU TOBA: GIMANA URUSAN PROMOSINYA? - APA & KEMANA PROMOSINYA?
KSP Makmur Mandiri
Kamis, 01 Agustus 2019 08:27:00

KAWASAN WISATA DANAU TOBA: GIMANA URUSAN PROMOSINYA? - APA & KEMANA PROMOSINYA?

BAGIKAN:
Ist
Arta Peto Sinamo
Oleh: Arta Peto Sinamo

Urusan meningkatkan pariwisata adalah urusan meningkatkan produk (daya tarik wisata) dan promosi (pemasaran wisata). Itu juga yang berlaku untuk Kawasan Wisata Danau Toba.

Pak Jokowi sudah mulai dan masih akan melanjutkan peningkatan kualitas produk pariwisata Kawasan Danau Toba. Tentunya bersama para pemangku kepentingan di Kawasan Danau Toba.

Bagaimana dengan urusan promosi?

***

Menurut saya mempromosikan Kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata ke wisatawan mancanegara tak cukup hanya dengan mempromosikan keindahan alam kawasan Danau Toba dan budaya tradsional yang ada di sana.

Perlu juga secara gencar mempromosikan sejarah vulkanologi Danau Toba yang luar biasa. 

Dari literatur kita ketahui bahwa dalam letusan gunung berapi 74 ribu tahun lalu yang menimbulkan kaldera yang kini bernama Danau Toba sebanyak 60% (enam puluh persen) penduduk DUNIA meninggal. Ini peristiwa besar yang dapat membangkitkan keingintahuan orang tentang Danau Toba.

***

Ke mana berpromosi?

Sebetulnya tak perlu jauh-jauh promosi ke Eropa, Tiongkok, Jepang, Korea atau Amerika.

Turis mancanegara bisa dijaring di negara tetangga Singapura. Di Singapura ada sekitar 17,4 juta wisatawan saban tahun dari berbagai negara.

Bekerja sama dengan biro travel di Singapura, promosi dapat dilakukan terhadap sasaran yang sangat potensial itu. Kini wisatawan dari berbagai negara dapat melanjutkan wisatanya dengan relatif lebih mudah ke Kawasan Danau Toba.

Beroperasinya Bandara Silangit telah
meningkatkan akses wisatawan mancanegara. Dari Singapura wisatawan mancanegara dapat melakukan penerbangan Singapura-Kuala Namu-Silangit pulang pergi.
 
***

Rasanya ada baiknya bila para Pemerintah Kabupaten di Kawasan Danau Toba bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumut patungan nenyisihkan dana promosi pariwisata di APBD masing-masing untuk dengan gencar melakukan promosi gotong royong yang saya maksudkan di atas.

***

Pikiran ini pernah saya sampaikan di forum pelatihan/lokakarya pariwisata di Humbang Hasundutan pada bulan April 2019.
  BeritaTerkait
  • Wakil Ketua DPRDSU Aduhot Simamora : Jalan Amblas Menju Danau Toba Harus Segera Ditangani

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Aduhot Simamora meminta agar penanganan jalan amblas menuju kawasan Danau Toba segera ditangani. Akses ut

  • Pembangunan 10 Bali Baru, Presiden Jokowi Minta Gubernur dan Bupati Gotongroyong

    2 bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak):Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, dari pengamatan yang didapatkannya di lapangan terkait pembangunan 10 destinasi wisata Bali Baru, terdapat beberapa masalah yang haru

  • Presiden Jokowi Sampaikan Target Indonesia Datangkan 10 Juta Wisman RRT

    3 tahun lalu

    Guangzhou(Pelita Batak): Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, dirinya dalam kurun waktu 2 tahun ini sudah 3 kali melakukan kunjungan ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Dalam berbagai kesempa

  • Jokowi Sampaikan Target Indonesia Datangkan 10 Juta Wisman RRT

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak) : Dalam kurun waktu 2 tahun ini Presiden Joko widodo sudah 3 kali melakukan kunjungan ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Juga dalam berbagai kesempatan, Presiden juga sudah bertemu dengan Presiden RRT Xi Jinping sebanyak 5 kali.

  • Ari Prasetyo Pimpin Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Dengan Tiga Tugas Utama

    3 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Untuk mempercepat pembangunan di Danau Toba, Menpar lantik BPO Danau Toba. Ini demi mewujudkan Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia.   Bertempat di Ba

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb