• Home
  • Opini
  • Depriwanto Sitohang Solusi Cerdas Bagi Dairi di Era Millenial dan Digital
KSP Makmur Mandiri
Senin, 16 April 2018 13:34:00

Depriwanto Sitohang Solusi Cerdas Bagi Dairi di Era Millenial dan Digital

Oleh: Jonson Rajagukguk, S. Sos, SE, M.AP
BAGIKAN:
ilustrasi
Tulisan ini bukan untuk mengkultuskan seseorang, tetapi hanyalah bagian dari pendidikan politik. Saya sangat menerima saran dan kritik aats tulisan ini. Tetapi tujuan saya hanya untuk mmeberikan sebuah gambaran dan hak para audens untuk menilainya. Yang pasti tujuan saya adalah pendidikan politik dan mengedukasi masyarakat bagaimana agar bisa cerdas dalam memilih pemimpinnya kedepan. 

Pilkada Kabupaten Dairi menuju Dairi-1 dan Dairi -2 makin dekat pada 2018 ini. Tantangan yang kita hadapi juga makin berat. Saat ini sering mendengar istilah Revolusi 4.0, era disrupsi, era digitalisasi ekonomi, abad global dan lain sebagainya. Ini adalah sebuah tuntutan yang memaksa kita untuk melakukan perubahan. Artinya, Kabupaten Dairi tidak akan bisa sembunyi dari perubahan itu dan akan kita hadapi. Hanya saja kita tetap optimis dan punya pengharapan kalau kita bekerjasama dan mau maju bersama dengan kesepahaman bersama. 

Hitung-hitungan politik siapa yang bakal maju menjadi pembahasan (wacana publik) di kedai kopi warung rakyat sampai kemeja elit lokal di Dairi. Sebelum dan sesudahnya kita harus sepakti bersama bahwa pilkada Dairi adalah mekanisme formal (formal mechanism) untuk menjaring kepala daerah yang mampu memimpin Dairi lima tahun kedepan. Dalam proses pilkada Dairi asas fair play dan asas sportifitas harus menjadi kesepakatan bersama. Artinya siapapun yang bakal memenangkan pilkada Dairi 2018-2024 asal dengan pertarungan yang sehat harus dijunjung oleh semua pihak. Termasuk pihak yang kalah diharapkan legowo. Sebab, kegagalan adalah kemenangan yang tertunda (dare to fail). Kesempatan masih banyak, toh siapapun yang terpilih jadi Bupati jika tidak mampu mengemban aspirasi masyarakat dengan sendirinya akan diadili masyarakat pada pilkada selanjutnya.  

Yang menjadi permasalahan sekarang adalah seperti apa kriteria yang cocok memimpin (leader parameter) Kabupaten Dairi kedepan? Ini adalah pertanyaan yang perlu disosialisasikan kepada masyarakat, sehingga Pilkada Dairi benar-benar mampu memilih pemimpin yang mampu dan tidak untuk memperkaya diri sendiri dengan kelompoknya. Sekali lagi, pilkada Dairi merupakan momentum yang sangat monumental dalam rangka membangun Dairi kedepan. Kita harus mampu mendudukkan orang yang punya kemampuan dan kapasitas untuk duduk di Dairi-1.

Siapa kira-kira orangnya yang mampu? Ini menjadi pertanyaan yang sangat sulit untuk dijawab. Artinya tolak ukur yang digunakan sangat rancu. Tetapi meminjam istilah filsafat ilmu tidak ada pertanyaan yang tidak bisa dijawab. Sesulit apapun pertanyaan wajib dijawab. Penulis mencoba melemparkan wacana akademik dengan nuansa berpikir ilmiah. Sudah saatnya masyarakat berbasis ilmiah kita jadikan sebagai paradigma baru dalam bertindak. Globalisasi, era Revolusi 40, kecerdasan buatan kecanggihan IT  menuntut tindakan dengan otak dan bukan dengan otot. Penulis mencoba melemparkan wacana kepada masyarakat seputar pencalonan Depriwanto Sitohang sebagai salah satu kandidat yang akan maju. Dengan melihat judul di atas mengapa Johnny Sitohang musti dipilih? Penulis mencoba mengajak masyarakat Dairi untuk duduk bersama dengan landasan pemikiran ilmiah dan logis. Artinya, penulis bukan mau mempengaruhi masyarakat sebagai variabel mutlak dalam menentukan pemenang pada pilkada Dairi tetapi mengajak memahami persoalan konteks kepemimpinan Dairi, toh masyarakatlah yang akan menentukan nantinya siapa yang akan menang dalam pilkada Dairi 2008 ini. 

Dalam pilkada Dairi ada tiga hal yang perlu kita garis bawahi. Pertama, mampukah pilkada Dairi 2008 memilih pemimpin yang betul-betul punya kemampuan managerial, kompetensi sosial, mampu membaca tanda-tadan jaman dengan kemajuan digitalisasi ekonomi, dan punya loby yang hebat? Kedua, apakah masyarakat mampu menjadi pemilih yang bijak dan rasional yang menggunakan hati nurani dan akal sehat sebagai orang yang akan menetukan pemenang pilkada Dairi 2018? Ketiga, pasca selesainya Pilkada Dairi 2018 apa konsekuensi dari ketidakmampuan Bupati terpilih jika gagal melaksanakan apa yang menjadi visi dan misinya? Atau apakah ada kontrak politik? 

Ketiga hal yang perlu kita garisbawahi di atas harus disosialisasikan kepada masyarakat Dairi sehingga pilkada Dairi tidak kehilangan substansinya (subjek matter). Berpulang kepada pencalonan Depriwanto Sitohang jadi Bupati Dairi yang dimajukan oleh Partai Golkar patut kita acungkan jempol. Mengapa tidak Dewpriwanto Sitohang masih sangat muda, penuh dengan daya intelektual, visioner, bisa beradaptasi dengan gampang, punya kepekaan sosial dan mengedepankan spirit "team work" adalah modal utamanya yang juga merupakan prasyata untuk jadi pemimpin yang baik bagi masa depan Kabupaten Dairi. Perlu kita pahami bersama bahwa bahwa jabatan Bupati itu bukan untuk disakral-sakralkan. ArtinyaDepriwanto Sitohang telah berpesan kepada masyarakat Dairi semua warga Kabupaten Dairi berhak untuk mencalonkan Bupati. Ini adalah pendidikan politik (political education) yang baik kepada masyarakat dalam rangka pelembagaan proses politik yang sehat dan baik kedepan. 

Dalam suatu kesempatan ketika penulis bertemu dengan Depriwanto Sitohang dalam sebuah wawancara khusus dengan panjang lebar beliau memaparkan apa latar belakang pencalonan, visi dan misi kepada Dairi, sampai dengan strategi pemenangangn Pilkada Dairi. Ternyata dari pemaparan beliau nuansa akademisnya (terukur secara ilmiah) lebih menonjol. Layaknya seorang dosen yang menceramahi mahasiswanya beliau mengurutkan secara sistematis mengapa Depriwanto Sitohang mau jadi Bupati. 

Disini penulis menangkap sebuah kesan, Depri punya latar belakang pendidikan yang bagus dan sangat paham signifikansi pendidikan dalam mengelola p[emerintahan karena dengan latar belakang pendidikan yang baik maka bisa jadi pemimpin yang baik pula (berbanding lurusw). 

Sekalipun demikian Depri juga sangat menyadari arti pendidikan non formal dan menyadari Fakta yang membuktikan 10 orang terhebat dunia adalah orang-orang yang tidak pernah duduk di perguruan tinggi. Lihat Bill Gate orang terkaya dunia dibawah bendera Microsoft hanya tamat SMU mampu mengubah dunia. Albert Einstein penemu teori relativitas (E=MC2) hanya tamatan SMU. Alfa Edison yang mampu mengubah dunia menjadi terang tidak tamat SMU. Penulis melihat Depri paham benar bahwa bukan pendidikan formal saja yang bisa menempa seseorang jadi pemimpin, tteapi juga pendidikan non formal. Depri sangat menyadari apa artinya Universitas Kehidupan. 

Ada beberapa argumentasi mengapa Depriwanto Sitohang perlu kita menangkan pada Pilkada Dairi 2018 ini, yaitu: 

Pertama, latar belakang orang asli Kabupaten Dairi yang tumbuh dan berkmbang di Dairi merupakan modal yang paling dasar. Tidak mungkin Depri mau merusak kampung halamannyaa. Artinya. Depri adalah orang yang sangat berhutang kepada Dairi dan menginginkan Dairi itu lebih baik kedepan agar Dairi jadi rumah kesehahteraan bersama bagi semua masyarakat Dairi tanpa suku dan juga tanpa agama. 

Kedua, Depri masih sangau muda dan energik sehingga gampang dalam beradapasi dengan berbagai kemajuan. Deori sadar benar kemampuan dalam membangun jaringan (networking) dalam hal  penjualan komoditi Dairi sangat penting agar Dairi bisa masuh dalam konsep "Dairi Giose International". 

Ketiga, Depriwanto  Sitohang punya kemampuan managerial dengan tipikal tegas dan tak kenal kompromi dengan berbagai kejahatan politik. Beliau secara vulgar akan mengatakan yang salah adalah salah dan yang benar adalah benar. Dalam praktek penyelenggeraan ototnomi daerah sesuai dengan regulasi UU No 32 Tahun 2004 seorang kepala daerah harus punya kemampuan managerial dengan tipikal tegas sehingga dengan mudah mampu melakukan inovasi-inovasi. 

Keempat, Depriwanto Sitohang selalu dekat dengan rakyat. Ini adalah modal sosial (socail mcapital) yang sangat tinggi dalam melaksanakan pembangunan. Kedekatan dengan rakyat adalah pendekatan gross root. Masyarakat dengan mudah akan menyampaikan keluhannya. Model ini sangat cocok untuk kabupaten Dairi. Model elit yang menjaga jarak dengan rakyat sangat jauh dari sosok seorang KRA Johnny Sitohang. 

Kelima, Depriwanto Sitohang punya kemampuan mengubah paradigma birokrasi dengan model birokrasi wirausaha. Artinya beliau mewarisi pemikiran Tedd Gaebler dan Osborne. Ini sangat cocok dengan model pembangunan pertanian. Artinya petani membutuhkan kestabilan harga. Depriwanto Sitohang akan mampu melaksanakan itu jika kelak terpilih jadi Bupati Dairi. Sekali lagi birokrasi dengan corak entrepreneur bureaucracy sebagai paradigma baru sudah saatnya dilakukan di Dairi.   

Keenam, Depriwanto Sitohang sangat menghargai kalangan akademisi. Ini adalah modal yang sangat bagus dalam pembuatan Renstra (rencana strategis) dan konsep pembangunan (development concept) Dairi mau jadi apa lima tahun kedepan. Apa target yang harus dicapai dan mau dicapai. Sumbangan kaum akademisi sangat cocok untuk pembangunan (master plan) suatu daerah. Khususnya lagi di era desentralisasi yang membutuhkan kreatifitas. Selama ini Kabupaten Dairi dibawah Bupati sebelumnya sangat miskin kreatifitas.                   

Sebenarnya masih banyak yang bisa diinventarisir tetapi kelima argumentasi di atas adalah nilai jual (added value) yang dimiliki oleh sosok Depriwanto Sitohang. Sekali lagi apapun ceritanya masyarakatlah yang akan menentukan. Masyarakat adalah penentu dari sebuah sistem demokrasi yang sedang kita perjuangkan ini, termasuk agenda demokrasi lokal. Tinggal lagi bagaimana kita meletakkan persoalan dengan metode ilmiah harus ditumbuh kembangkan. Penulis mengajak semua warga Dairi untuk mendiskusikan siapa yang cocok untuk duduk di Dairi-1 dan Dairi-2 untuk lima tahun kedepan. 

Ingat, tantangan yang kita hadapi kedepan bukan lagi dalam skala local tetapi dalam skala global. Sebagaimana yang dikatakan oleh Alvlin Toffler dalam bukunya Future Shock (1970) kita hidup dalam gelombang dunia ketiga (the third wave) dengan rekayasa perangkat teknologi informasi yang semakin canggih. Jika pemerintah Daerah, termasuk Kabupaten Dairi tidak melihat ini kita akan digilas dalam sebuah system yang sangat kejam. Untuk itu jangan salah pilih dalam pilkada Dairi 2018 ini. Barangkali sosok Depriwanto Sitohang bisa hadir menjadi solusi, di era digitalisasi ekonomi, Revolusi 4.0, kecanggihan IT, kecerdasan  buatan bagi Kabupaten Dairi. Sekali lagi, siapapun yang terpilih nantinya adalah Bupati kita bersama. 

Penulis adalah: Analis Politik  di Sumatera Utara 
Putra kelahiran Kabupaten Dairi /
Dosen Sosopol d berbagai PTS di Kota Medan  

  BeritaTerkait
  • Depriwanto Sitohang Solusi Bagi Kepemimpinan Dairi di Jaman Pemerintahan Now

    2 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Terkait suksesi kepemimpinan di Kabupaten Dari 2018 ini dua tokokh intelektual muda Kabupaten Dairi Delphi Masdiana Ujung SH, M.Si  yang lulusan S2 USU dan Jonson Rajagukguk,

  • Depriwanto Effect Sangat Dibutuhkan Di Dairi

    2 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Dalam dukung mendukung dalam alam demokrasi adalah hal yang biasa, hanya saja kita tidak boleh maksakan ini yang paling benar dan harus saling menghargai siapa yang kita dukung. H

  • Lima Bidang untuk Inovasi Keamanan Cyber di 2017

    tahun lalu

    Dunia tidak pernah diam. Dalam ruang teknologi, ini berarti inovasi dan penemuan yang konstan merupakan kunci dari kelangsungan dan perkembangan penyedia solusi.   Dalam arena keamanan

  • Hitachi Meluncurkan Software Analitik Video Baru

    tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana akan memasang lebih kurang 2.500 unit CCTV (Closed Circuit Television) atau kamera video digital yang tersambung dengan sistem penga

  • Daebak ! Inilah Sepuluh Aplikasi Kota Pintar di Kota Seoul Metropolitan

    5 bulan lalu

    Ditulis ulang: Flemming PANGGABEANSmart City atau kota pintar  merupakan sebuah konsep perkotaan yang sudah banyak diterapkan di negara maju di dunia seperti Denmark, Belanda, Dubai, Amerika Seri

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet