• Home
  • News
  • Warga Pasar Muara Takus Tolak Revitalisasi Pertokoan
KSP Makmur Mandiri
Minggu, 18 Maret 2018 10:15:00

Warga Pasar Muara Takus Tolak Revitalisasi Pertokoan

BAGIKAN:
TAp|Pelitabatak
Masyarakat Pasar Muara Takus dan kuasa hukumnya saat ditemui di lokasi pasar
Medan (Pelita Batak):
Warga Pasar Muara Takus, Kelurahan Madras Hulu Kecamatan Medan Polonia meminta kepada semua pihak untuk menghargai proses hukum yang sedang berjalan. Rencana revitalisasi pasar tradisional tersebut membuat warga yang tinggal di pertokoan resah bahkan merasa terintimidasi dengan sosialisasi yang dilakukan oleh berbagai pihak termasuk PD Pasar dan Pemko Medan.

Seperti disampaikan para warga yang ditemui di kawasan Pasar Muara Takus, Sabtu (17/3/2018). "Kami sangat khawatir, pintu rumah kadang digedor-gedor. Ada sebagian warga telah meneken surat biru yang mereka berikan, itu pun dibayar warga Rp5 juta ada juga yang Rp 8 juta," kata Hartati Ginting didampingi warga lainnya dan kuasa hukumnya RAY Sinambela SH, Enni Martalena Pasaribu SH MH, Paulus Ronald Sinambela SH dan Sakti Sinambela SH.

Sosialisasi terhadap warga telah berlangsung sejak tahun lalu oleh pihak Kantibmas, Kejaksaan dan Pemko Medan. " Kami mau sampaikan bahwa saat ini ada beberapa objek yang ada di pasar ini dalam upaya melakukan upaya hukum di PN Medan. Ada 7 objek perkara kami tangani," kata Enni Martalena Pasaribu seraya mengatakan proses hukum terdaftar di Pengadilan Negeri Medan dengan  Nomor Perkara :531/Pdt-G/2017/PN Mdn.

Menurutnya, keliru informasi yang menyatakan bahwa seluruh warga menyetujui pembangunan kawasan tersebut. Bahkan, menyatakan bersedia mengosongkan lokasi. Dalam gugatan, Lanjut Enni, sebagai tergugat ada berbagai pihak termasuk Pemko Medan, PD Pasar dan Kepala Pasar Muara Takus.

"Apabila ada oknum yang menyatakan seluruh penghuni menyetujui, itu keliru. Mungkin nereka tidak mengetahui ada proses sengketa di daerah ini," katanya. Dia juga meminta agar keamanan dan kenyamanan warga yidak diganggu selama proses hukim berlangsung. 

"Jangan berlanjut intimidasi sehingga seperti beberapa hari yang lalu ada diantara mereka meninggal karena depresi, mohon ini diperhatikan," ujarnya. Sebagaimana pengakuan salah seorang warga sebagai ahli waris yang meninggal, Sriwitiyah. Pagi dan siang rumahnya digedor oleh petugas untuk meminta persetujuan lewat menandatangani surat biru.

Kemudian ditambahkan Paulus Ronald Sinambela SH, agar dalam proses hukum berjalan jangan sampai terjadi hal-hal yang justru Contempt of Court. "Itu sering terjadi, publikasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Sementara proses hukum sedang berjalan, diciptakan infornasi-informasi yang justru melemahkan proses hukum itu," ujarnya.

Disampaikan, Pasar Muara Takus telah dibuka sejak tahun 1960-an, dan warga yang tinggal di pertokoan telah menempati tempat itu sejak lama. Bahkan diantara mereka sudah ada proses jual beli. "Surat BPN tahun 1987 untuk lahan 5000 meter persegi di kawasan ini sudah dibatalkan MA tahun 2018, dan sebagian lagi dalam proses hukum," tambah Enni lagi.

Para warga pasar tidak menolak revilatisasi untuk kios di pasar tersebut, namun untuk wilayah pertokoan pihaknya menolak. (TAp)
  BeritaTerkait
  • PD Pasar Sosialisasikan Revitalisasi Pasar Inpres Bakti

    5 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Menindaklanjuti rencana reviltalisasi Pasar Inpres Bakti, PD Pasar menggelar sosialisasi dengan mengundang seluruh pedagang, Jumat (4/5), di Wisma Umum , Jalan A.R. Hakim Medan.So

  • Menelusuri Liku-liku Jalan di Bonapasogit dan Merajut Semangat Leluhur

    tahun lalu

    Pulang ke kampung saya, Sigolang di lereng pebukitan Bukit Barisan di deretan Tapanuli Selatan sangat berkesan. Keberangkatan kali ini, diawali dihari Kamis, tanggal 27 April 2017 dengan bangun san

  • Hujan Abu dan Pasir Selimuti Kota Wisata Berastagi

    2 tahun lalu

    Hamparan debu vulkanik dan pasir dirasakan oleh masyarakat di beberapa kecamatan diantaranya Kecamatan Berastagi, Namanteran, Simpang Empat, Merdeka dan Dolat Rayat. Kondisi terparah dirasakan masyarakat di Kecamatan Berastagi. Guyuran debu vulkanik disus

  • Dagangan Milik PK5 Diamankan Tim Gabungan di Jalan Sutomo

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Tim Gabungan Pemko Medan terus gencar menertibkan para  pedagang kaki lima (PK5) yang masih bertahan berjualan di kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya. Senin (17/4/20

  • Jelang Ramadhan, Pedagang Ini Jual Bawang Putih Rp 60 Ribu Per Kilo

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi dan Kapolresta Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho bersama Tim Satgas Pangan Kota Medan  meninjau sejumlah pasar tradisionil maupun m

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb