• Home
  • News
  • Wakil Ketua DPRD Sumut, Aduhot Simamora Minta Kriteria Pembagian PAP Inalum Direvisi
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 15 Desember 2018 20:19:00

Wakil Ketua DPRD Sumut, Aduhot Simamora Minta Kriteria Pembagian PAP Inalum Direvisi

BAGIKAN:
IST|pelitabatak
Wakil Ketua DPRD Sumut Aduhot Simamora
Medan (Pelita Batak):
SK Gubernur Sumatera Utara No 188.44/355/KPTS/2018 tentang Formula Penghitungan Penetapan Besaran Belanja Bagi Hasil Pajak Provinsi Kepada Kabupaten-kota di Provinsi Sumut menuai protes dari Pemkab Samosir, yang hanya mendapat  Rp 5,4 miliar. Wakil Ketua DPRD Sumut Aduhot Simamora meminta, aspek potensi yang dijadikan tolok ukur pembagian direvisi dan lebih kepada aspek berkeadilan.

Demikian disampaikan Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu kepada Media, Sabtu (15/12/2018) menanggapi protes yang disampaikan oleh Bupati Samosir Rapidin Simbolon di berbagai media. "Memang kita juga heran, kenapa bisa terjadi kesenjangan yang sangat mencolok. Tobasa mendapat Rp 125 miliar, Kabupaten Samosir yang justru berada di tengah danau Toba hanya mendapat Rp 5,4 miliar," kata Aduhot.

Menurutnya, jika memang sebagaimana informasi yang diterima bahwa formulasi pembagian atas pajak air permukaan yang diterima provinsi Sumut sebesar Rp554 miliar, sebanyak 50% untuk provinsi dan 50% untuk kabupaten dan kota Se Sumut. 

"Nah, dari 50% yang diperuntukkan untuk kabupaten dan kota diperuntukkan 70% untuk 7 kabupaten yang bersentuhan langsung dengan danau Toba dan 30 % lagi untuk pemerataan," jelas Aduhot. 

Menjadi pertanyaan, sebagaimana protes disampaikan Bupati Samosir dari pembagian tersebut sangat tidak adil. Untuk itu, kata Aduhot, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) untuk kembali merevisi faktor-faktor yang menjadi penentu pembagian untuk perolehan masing-masing kabupaten dan kota.

"Kalau memungkinkan, janganlah hanya aspek aliran sungai yang menjadi pertimbangan. Bagaimana kita melihat Samosir tidak memiliki potensi seperti kita maknai dari perolehan untuk Samosir Rp 5,4 miliar dan termasuk Taput yang hanya Rp 6,7 miliar, sangat tidak bisa kita terima," katanya.

Kesenjangan atau perbedaan perolehan jumlah pembagian PAP Inalum ini sangat jauh. "Kita sangat berharap, akan ada perbaikan untuk pembagian ini. Sebab, ini sangat tidak adil," kata Aduhot.(TAp)
  BeritaTerkait
  • DPRD Sumut Apresiasi Pemprov, Kenapa?

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Sebanyak 9 fraksi di DPRD Sumut memberikan pemandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPJP) APBD Provinsi Sum

  • Natal Nasional 2016 Dialihkan ke Manado, Warga Humbahas Kecewa

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Penetapan Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas) menjadi tuan rumah perayaan Natal Nasional 2016 beberapa waktu lalu disambut antusias khususnya masyarakat Humbahas,

  • Aduhot Simamora Minta Pelaksana Pilkada Tapteng Berkaca ke Daerah Lain

    2 tahun lalu

    Tapteng (Pelita Batak) :Anggota DPRD Sumut Aduhot Simamora berharap pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tapanuli Tengah (Tapteng) Sumatera Utara (Sumut),

  • Aduhot Simamora : Natal Nasional di Humbahas Patut Disyukuri

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Aduhot Simamora, mengajak seluruh masyarakat Sumut mensyukuri pelaksanaan Natal Bersama Tingkat Nasional di Humbanghasundutan, Sumut berjalan dengan baik. Meski tanpa kehadiran Presiden Jo

  • Aduhot Simamora Minta KNKT Selidiki Tragedi KM Sinar Bangun

    7 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Proses pencarian korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba pada Senin (18/6/2018) pukul 17.30 WIB masih terus berlangsung. Informasi tentang kronologis peristiwa

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb