• Home
  • News
  • Wagubsu Bantu Biaya Perobatan Bayi yang Lahir dengan Kelainan
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 13 Agustus 2019 12:55:00

Wagubsu Bantu Biaya Perobatan Bayi yang Lahir dengan Kelainan

BAGIKAN:
Ist
Fadlan ayah bayi Japhar Rahmat Nashrullah menagisi jenazah anaknya yang meninggal di RS Imelda Medan.
Medan (Pelita Batak):
Wakil Gubernur Sumut, H Musa Rajekshah, membayar seluruh biaya perobatan bayi yang lahir dengan kelainan atresia ani, atau tanpa lubang anus, di RS Imelda, Medan.

"Semestinya, seluruh biaya mencapai lebih dari 26 juta rupiah, akan tetapi untuk alasan kemanusiaan, pihak RS memberi keringanan menjadi 15 juta, dan seluruhnya dibayar oleh Pak Ijeck dengan uang pribadi beliau," kata Syahlan, kakek bayi itu di kediamannya di Marelan, Medan, Selasa (13/8/2019).

Meski operasi berhasil dengan baik, bayi yang lahir 6 Agustus 2019 dan diberi nama Japhar Rahmat Nashrullah itu akhirnya menghembuskan napas terakhir, Minggu (11/8). Dokter mengatakan, selain masalah kelainan itu, bayi tersebut juga lahir prematur dengan berat lahir sangat rendah, hanya 1,5 kg.

"Akan tetapi, dokter mengatakan tindakan itu harus diambil karena perutnya sudah mulai membengkak akibat tidak bisa BAB," kata Syahlan.

Karena anak dan menantunya belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, biayanya harus dibayar sendiri. "Waktu itu, saya tidak berpikir ke sana. Yang penting, bagaimana cucu saya bisa tertolong, karena itu kami langsung bawa ke RS Imelda," katanya.

Tuhan berkehendak lain. Anak pertama pasangan Fadlan dan Febry Angraini itu akhirnya berpulang dan dimakamkan hari itu juga.

Sementara itu, Syahrul Nainggolan dari pihak manajemen RS mengatakan pihaknya sudah melalukan upaya terbaik. "Sejak masuk RS, bayi berada di Neonatal Intensive Care Unit (NICU) karena bernapas masih harus dengan ventilator. Meskipun saat itu keluarga pasien tidak memiliki biaya atau jaminan sosial, kita tangani saja dulu," katanya.

Atas nama RS, Syahrul juga menyampaikan apresiasi dan kepedulian Wagubsu, sembari mengingatkan agar masyarakat segera menjadi peserta BPJS Kesehatan agar tidak harus menanggung beban keuangan yang berat jika harus masuk RS. "Jika tidak mampu, iuran bisa dibantu pemerintah," katanya.(TAp|*)
  BeritaTerkait
  • Pemkab Humbahas Gandeng Yayasan Horas Sehat Gelar Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit Langit

    3 tahun lalu

    Doloksanggul(Pelita Batak): Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melalui Dinas Kesehatan dan RSUD Doloksanggul jalin kerjasama dengan Yayasan Horas Sehat melaksanakan Operasi Bibir Sumbing dan C

  • Bayi Kembar Siam Dirujuk ke RSUP Adam Malik

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Bayi kembar siam dengan kondisi kondisi dempet di perut hingga tulang belakang bagian bawah dan bayi dengan 2 kepala dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Adam Mali

  • Pembangunan Rumah Tahfiz Al Arif Didukung Wali Kota

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Tahfiz Masjid Al Arif di Kompek Taman Setia Budi Indah (Tasbi) II Medan, Minggu (18/6/2017).

  • Bayi Penderita Hidrosefalus Ditemukan di Padangsidimpuan

    2 tahun lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) : Setelah Filda Marito Nasution (6 Bulan)  warga Desa  Manunggang Jae Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan, kembali ditemukan  satu&nbs

  • Syaiful: Sihar Bantu Anak Saya Masuk Pesantren

    2 tahun lalu

    Jakarta (Pelita  Batak):Ternyata untuk peningkatan mutu pendidikan anak, Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) dinilai sangat perhatian dan selalu memberikan kepedulian. Bahkan Si

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb