• Home
  • News
  • Ulama Kota Medan : Pilihan Itu cuma 1, Kalau 2 Batal
Rabu, 14 Februari 2018 13:53:00

Ulama Kota Medan : Pilihan Itu cuma 1, Kalau 2 Batal

BAGIKAN:
ist|Pelitabatak
Medan (Pelita Batak):
Ulama di Kota Medan mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara khususnya umat muslim untuk menggunakan hak pilihnya dalam menentukan pemimpin Sumatera Utara selama lima tahun ke depan pada 27 Juni 2018 mendatang.

"Fatwa MUI sudah jelas bahwa golput adalah haram. Makanya gunakan hak pilih kita. Memilih itu cuma 1, kalau pilih 2 batal," ujar Ustadz Dr H Ardiansyah Lc MA, Selasa (13/2/2018) malam usai pelaksanaan haflah quran dan doa, yang dihadiri ulama-ulama dari Kota Medan dan Deli Serdang, serta dihadiri qori-qoriah dan grup shalawat di Posko Pemenangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah.

Ustadz Ardiansyah meyakini, sosok Edy-Ijeck merupakan orang yang cinta ulama dan sosok orang yang ingin mengangkat harkat dan martabat Sumatera Utara.

Makanya, dalam kesempatan itu Ustadz Ardiansyah juga menceritakan bagaimana kisah Abdullah bin Mas'ud RA yang selalu berdoa untuk kota Makkah.

"Ketika itu, Abdullah bin Mas'ud RA, membiasakan membaca ayat idza ja anasrullahi wal fath (Surah An-Nashr) setiap kali memasuki Makkah Al Mukarramah. Supaya kota ini menjadi kota pemenang, kota ini menjadi kota yang dibersihkan oleh Allah dari maksiat. Ini yang pertama yang ingin kami sampaikan," jelasnya.

"Kita yang hadir di tempat ini, Insya Allah adalah orang-orang yang istiqomah, adalah orang-orang yang memegang janjinya. Maka dari itu Bang Ijeck, cintailah para ulama. Mencintai kami ini tidak sulit, menjaga para ulama tentunya bukan susah. Kita ingin kegiatan seperti ini terus dilakukan, sehingga apa yang telah kita bacakan tadi benar-benar memberikan kesejukan, benar-benar memberikan kekuatan kepada Pak Edy dan Bang Ijeck. Yakinlah Bang Ijeck, yang memilih itu adalah orang-orang jni. Makanya saya meminta kepada kita semua jangan ada yang menjual agama demi kepentingan-kepentingan politik praktis," tegasnya.

Ustadz Ardiansyah juga menceritakan bagaimana sahabat Rasulullah, Ali bin Abi Thalib yang selalu ingat dengan kehidupan akhirat dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang baik.

"Karena Ali bin Abi Thalib pernah berkata, dunia ini tempat bercocok tanam untuk negeri akhirat. Maka dari pada itu, kami yakin, mudah-mudahan ERAMAS ini dapat mengangkat harkat dan martabat umat, khususnya ulama, hafidz, hafidzah di Sumatera Utara," yakinnya.

Lebih lanjut dikatakannya, kalau dulu berbicara hafidz/hafidzah, qori dan qoriah, tidak ada daerah lain yang bisa mengimbangi Sumatera Utara, tercatat nama-nama orang yang luar biasa dari Sumatera Utara.

"Mudah-mudahan dengan persiapan (MTQ tingkat nasional) yang telah dilakukan dapat mengembalikan masa keemasan itu," tuturnya.

Maka dari itu, Ustadz Ardiansyah mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk berperan aktif.

"Ini bukan kampanye, tapi ini hak dan kewajiban kita, one man one vote. Mau sekolahnya tinggi, tetap dihitung satu suara. Makanya kalau satu tidak melakukannya, berarti satu hilang suara kita. Mari kita hadirkan keluarga kita, jangan sampai terjadi kembali di kalangan sahabat terdahulu," bebernya.

Di mana, imbuh Ustadz Ardiansyah, ketika perang hunain terjadi, umat muslim lalai karena merasa jumlahnya paling banyak. Ketika masuk ke lembah hunain itu, ternyata itu merupakan perangkap kafir quraisy dan membuat 1400 pasukan umat Islam sempat kocar-kacir. Sampai akhirnya datang Al-Abbas, pamannya Rasulullah. Dia naik ke atas batu dan dia takbir sehingga membuat Islam kembali semangat dan akhirnya memenangkan peperangan.

"Ini pertarungan, dalam pertarungan orang akan berbuat apa saja dan bagaimana saja caranya. Makanya Bang Ijeck, titipkanlah doa kepada ulama yang setiap malam melakukan shalat tahajud, doakan agar kita mendapatkan pemimpin yang soleh-soleh. Mudah-mudahan Allah memberkahi angka satu, (karena) angka satu adalah tauhid kepada Allah SWT, angka satu ini bukan angka keberuntungan, tapi angka yang diridhai oleh Allah SWT," tutupnya.(*)
  BeritaTerkait
  • Lepas Kloter 1 Jamaah Haji Sumut Berangkat

    9 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak) :Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi melepas keberangkatan Calon Jamaah Haji (Calhaj) Kelompok Terbang (Kloter) 01 Embarkasi Medan Tahun 1438/2017 M di Asrama Haji

  • Di Siantar, Presiden Jokowi Bagikan 7.000 Sertifikat Tanah Untuk Masyarakat

    5 bulan lalu

    Siantar (Pelita Batak):Dalam rangkaian kegiatannya di Provinsi Sumatera Utara, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berkunjung di Kota Pematang Siantar guna menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah ke

  • Menristek Dikti Resmikan Rumah Sakit USU

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Prof Mohammad Nasir meresmikan Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU) yang berlokasi di Jl. Dr Mansyur depan kampus USU Medan, Senin (9/1/2017).

  • Menelusuri Liku-liku Jalan di Bonapasogit dan Merajut Semangat Leluhur

    12 bulan lalu

    Pulang ke kampung saya, Sigolang di lereng pebukitan Bukit Barisan di deretan Tapanuli Selatan sangat berkesan. Keberangkatan kali ini, diawali dihari Kamis, tanggal 27 April 2017 dengan bangun san

  • FGD FBBI: Pernikahan Adat Batak Antara Momok dan Keharusan

    9 bulan lalu

    Laporan Ronsen LM PasaribuFocus Group Diskusi Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI), dalam rangka memperingati HUT FBBI ke III diperingati dengan sederhana, bahkan tak ada persiapan khusus seperti sedia

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet