• Home
  • News
  • Transformasi Digital Dorong Perkembangan Bisnis
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 04 Maret 2017 08:04:00

Transformasi Digital Dorong Perkembangan Bisnis

BAGIKAN:
Huawei
Booth Huawei dalam ajang 2017 Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, Spanyol (28/2). Huawei memperkenalkan konsep ROADS (Real-time, On-demand, All-online, DIY, and Social) yang dapat membantu operator telekomunikasi global untuk menerapkan konsep bisni
Barcelona(Pelita Batak): Huawei, penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) global terkemuka, menjadi tuan rumah Forum Global Digital Transformation yang diadakan pada acara Mobile World Congress 2017. 
 
Forum ini menegaskan komitmen Huawei untuk menciptakan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat melalui kerja sama dengan operator dalam memaksimalkan aset jaringan, memperluas pita lebar rumah (home broadband) dan digitalisasi dalam ruangan, serta mendukung pemanfaatan konektivitas untuk meningkatkan pengalaman pengguna, yang pada saat bersamaan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan sosial.
 
Saat ini, transformasi digital berfokus pada pemanfaatan jaringan yang mampu meningkatkan pendapatan dan pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Di masa depan, pelaku industri akan mendapatkan keuntungan dari pipa milik Huawei yang mampu membuka peluang baru, menjadikan video sebagai layanan utama, dan mengembangkan layanan Business-to-Business (B2B) berbasis cloud. Kelak, Cloudification akan merupakan strategi yang paling efektif untuk digitalisasi industri dan bisnis, yang akan mempercepat perkembangan teknologi 5G. 
 
Oleh karena itu, pendekatan dua arah sangat dibutuhkan agar dapat membantu operator dalam mempercepat transformasi digital. Seiring dengan datangnya era baru dimana semua aspek kehidupan saling terhubung, infrastruktur digital dinilai mampu menopang perkembangan ekonomi dalam membantu pasar di negara-negara berkembang untuk bertransisi ke dalam ekonomi digital. 
Berdasarkan survei yang dikeluarkan oleh Huawei pada tahun 2016, The Global Connectivity Index (GCI), operator telekomunikasi di seluruh dunia memiliki peluang untuk berinvestasi ke berbagai pasar di negara-negara berkembang untuk mempergunakan potensi besar dalam dunia TIK, memanfaatkan demografis yang sebelumnya tidak pernah digunakan, dan didukung dengan strategi TIK di setiap negara.
 
Menjawab tantangan ini, Huawei berkomitmen untuk membantu operator dalam meningkatkan efisiensi dan mendorong pertumbuhan bisnis yang menguntungkan dengan mempromosikan pembangunan berkelanjutan di pasar negara berkembang. "Kami bekerja sama dengan operator dalam mengidentifikasi pelanggan,mengembangkan bisnis yang menguntungkan, dan membangun jaringan. Huawei memungkinkan operator untuk mengkombinasikan kebijakan industri dengan pemanfaatan sumber daya yang terdapat pada jaringan, serta menggabungkan inovasi teknologi dan bisnis. Melalui pengembangan layanan dan pembangunan jaringan, Huawei dapat membantu operator menghasilkan pendapatan baru dan menerapkan siklus bisnis yang positif,” ujar William Xu, Executive Director of Board and Chief Strategy Marketing Officer Huawei.
 
Dalam menganalisa lanskap teknologi di pasar negara berkembang untuk menghasilkan pendekatan strategis, Huawei menggunakan empat pendekatan, yaitu user+, family+, asset+, dan efficiency+. Pesatnya penyebaran pita lebar rumah (home broadband) dan digitalisasi dalam ruangan dapat membantu cakupan jaringan bagi operator serta memberikan kesempatan bagi para pengguna untuk mendapatkan pengalaman yang lebih baik.
 
Aset-aset jaringan yang sudah tersedia dapat digunakan untuk memaksimalkan nilai jaringan yang dimilki oleh operator dan efisiensi dari spektrum yang digunakan oleh para operator serta meningkatkan O&M dan memberikan layanan bagi pengguna di berbagai sektor. Selain itu, perkembangan dunia teknologi dapat dimaksimalkan dengan menghubungkan para pengguna yang diharapkan mampu mendorong pembangunan ekonomi, kemanusiaan, danmasyarakat.
 
"Kami melihat adanya peningkatan dalam penggunaan mobile connections di dunia, yaitu sebesar 2 milliar pengguna, dan 500 juta pita lebar rumah di tahun 2025. Huawei berkomitmen untuk selalu membantu operator- operator di seluruh dunia dalam ROADS to New Growth. Huawei juga berkomitmen untuk selalu mendorong pasar di negara-negara berkembang sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan menyediakan jaringan pada setiap saat, termasuk dalam bencana alam,” ujar William Xu, Executive Director of Board and Chief Strategy Marketing Officer Huawei
 
Tahun ini, Forum Global Digital Transformation memaparkan tren terbaru di bidang teknologi yang dibagi menjadi empat tema besar, yaitu 5G Innovation, ROADS to New Growth, Network Value Maximization, dan Operations Transformation. Di setiap sesi, pakar-pakar industri telekomunikasi membahas tantangan yang dihadapi dalam industri telekomunikasi, strategi untuk mengatasi tantangan tersebut, dan solusi digital terbaik yang dapat diterapkan.
 
ROADS to New Growth
 
Pada sesi ini, perwakilan dari GSMA, konsultan LG U+ dan LG group, serta pakar dari IDC memaparkan peluang-peluang baru yang dapat mendorong pertumbuhan bisnis. Eksekutif dari operator-operator global seperti Turkcell, China Telecom, Altibox, dan TM Net juga menceritakan tantangan dan pengalaman mereka dalam memanfaatkan pasar baru yang sedang berkembang.
 
Zhou Zhiley, President of Huawei’s Carrier Business Group, mengatakan "Di era digital, video dan cloud merupakan platform yang efektif bagi operator untuk menciptakan peluang baru. Ekosistem yang terbuka merupakan kunci untuk mencapai keberhasilan. Oleh karena itu, Huawei akan terus konsisten melakukan investasi di bidang ini agar dapat membantu operator dalam meningkatkan pertumbuhan bisnis mereka."
 
5G Innovation
 
Di sesi ini, lembaga-lembaga regulator seperti ITU, 3GPP, dan OFCOM mencapai kesepakatan untuk menyamakan standar untuk industri telekomunikasi, menerapkan kolaborasi spektrum, mempercepat standardisasi 5G, dan mendorong berbagai sektor untuk fokus terhadap pengembangan inovasi teknologi 5G. 
 
Operator global terkemuka, termasuk Deutsche Telekom, China Mobile, dan NTT Docomo juga menceritakan perjalanan evolusi dari 4G menuju 5G yang telah mereka tempuh, skenario awal penggunaan teknologi 5G, dan proses uji coba teknologi tersebut. Disamping itu, penyedia layanan Virtual Reality/Augmented Reality (VR/AR), produsen kendaraan, penyedia perangkat pintar, dan pelaku industri 5G juga berdiskusi mengenai penggunaan teknologi 5G dalam industri vertikal, persyaratan inovasi teknis, dan beragam model bisnis untuk meningkatkan kerja sama industri.
 
Pada kesempatan ini, Huawei juga memperkenalkan arsitektur CloudRAN, solusi evolusi 5G berbasis strategi All-Cloud milik Huawei. Tak hanya itu saja, Huawei juga meluncurkan slicing router jaringan 5G pertama di dunia yang mampu mendorong penerapan layanan 5G dan membantu operator agar dapat memasuki industri vertikal dengan lebih cepat.
 
Maximizing Network Value
 
Dalam sesi ini, GSMA mengilustrasikan pengembangan telekomunikasi berkelanjutan di pasar negara berkembang dengan menggunakan Amerika Latin sebagai contoh. Operator-operator dari berbagai kawasan seperti Asia Pasifik, Amerika Latin, Afrika, Eropa Timur dan Timur Tengah juga berbagi pengalaman mereka dalam menyebarkan jaringan pita lebar rumah (home broadband), pembangunan situs perkotaan, digitalisasi dalam ruangan dan modernisasi jaringan tetap.
 
Accelerating Operations Transformation
 
Di sesi ini, para operator terkemuka berbagi visi dan strategi mereka mengenai transformasi operasional yang telah berhasil dilakukan serta membahas tantangan yang dihadapi, baik dari sisi bisnis dan teknologi. Senior Partner dari Boston Consulting juga memberikan contoh layanan yang dimanfaatkan di era teknologi 4.0 yang mampu menghasilkan keuntungan signifikan bagi operator.
 
Forum Global Digital Transformation dihadiri oleh lebih dari 600 pengambil kebijakan dan para pelaku industri dari pemerintahan, operator telekomunikasi, badan internasional, dan perusahaan riset yang bersama-sama merumuskan pentingnya transformasi digital bagi pertumbuhan bisnis di tahun 2017 dan tahun-tahun selanjutnya.(R2)
  BeritaTerkait
  • Lima Bidang untuk Inovasi Keamanan Cyber di 2017

    2 tahun lalu

    Dunia tidak pernah diam. Dalam ruang teknologi, ini berarti inovasi dan penemuan yang konstan merupakan kunci dari kelangsungan dan perkembangan penyedia solusi.   Dalam arena keamanan

  • New ICT, New Games: Berkontribusi dalam Pertumbuhan Ekonomi

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Pemerintah DKI Jakarta, Komite Olimpiade Indonesia, dan PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia)

  • OJK Apresiasi Pembukaan Kantor Layanan AXA Mandiri di Medan

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : otoritas Jasa Keuangan mengapresiasi peluncuran layanan AXA Mandiri Customer Care Corner (CCC) di Medan, Rabu (8/2/2017). Kehadiran unit layanan tentunya dinilai sebagai be

  • Kominfo Targetkan Seluruh Kabupaten/Kota Terhubung Jaringan Serat Optik Pada Tahun 2019

    10 bulan lalu

    Medan(Pelita Batak): Perkembangan teknologi informasi adalah keniscayaan, Indonesia harus hadir sebagai pemain industri masa depan. Untuk mencapainya Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan

  • Dukung Transformasi Masyarakat Jadi Techpreneur, IndiHome Gandeng BOSQU Berikan Insight Peluang Usaha di Era Ekonomi Digital

    12 bulan lalu

    Medan(Pelita Batak): Platform layanan yang mempermudah pengguna untuk memulai usaha lewat penjualan voucher digital, BOSQU, hadir di acara Gathering IndiHome Gamer di Medan. Acara yang diselenggarakan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb