• Home
  • News
  • Tragis, Baru Satu Puskesmas yang Terakreditasi di Tapsel
KSP Makmur Mandiri
Senin, 16 April 2018 05:38:00

Tragis, Baru Satu Puskesmas yang Terakreditasi di Tapsel

BAGIKAN:
Saut Togi Ritonga
Plt. Kadis Kesehatan Tapsel Marasaud

Tapsel (Pelita Batak ) : Sektor kesehatan merupakan salah satu skala prioritas dalam pelaksanaan pembangunan daerah, namun sayangnya sektor ini terkesan kurang memperoleh perhatian dari pemerintah kabupaten Tapanuli Selatan.

Terbukti hingga saat ini, dari 16 pusat kesehatan masyarakat (puskemas), baru satu unit puskesmas yang telah terakreditasi yaitu Puskesmas Batangtoru yang diketahui dibangun dan difasilitasi PT Agincourt Resources selaku pengelola tambang emas Martabe.

Plt. Kadis Kesehatan Tapsel Marasaud kepada wartawan, Sabtu 14 April 2018 mengatakan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan melalui Dinas Kesehatan daerah itu memprogramkan seluruh 16 Puskesmas di daerah itu memeroleh akreditasi. 

"Program kita selambatnya 2019 seluruh puskesmas sudah terakreditasi," ujarnya.

Untuk Tahun Anggaran 2018 sepuluh 10 dari enam belas 16  jumlah puskesmas di 14 Kecamatan se Tapanuli Selatan dapat memperoleh akreditasi. 

Marasaud menjelaskan saat ini baru satu 1 puskesmas di Tapanuli Selatan yaitu Puskesmas Batangtoru yang terakreditasi (akreditasi dasar). 

Sedang dua puskesamas yaitu puskesmas Pintu Padang di Kecamatan Batang Angkola dan puskesmas Danau Marsabut di Kecamatan Sipirok sudah mendapat kunjungan tim surveyor.

"Mudah - mudahan kedua puskesmas Pintu Padang - Danau Marsabut ini juga memeroleh akreditasi yang hasinya diketahui paling lambat Mei 2018," sebutnya. 

Menurut Marasaud sejumlah keuntungan akan di dapat apabila Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) telah memperoleh akreditasi dibanding yang tidak terakreditasi, antara lain mempermudah masuknya bantuan (dana-peralatan) pemerintah pusat maupun provinsi. 

"Dengan berbagai bantuan yang masuk otomatis pelayanan Puskesmas yang sudah terakreditasi tersebut akan semakin meningkat, baik dari sisi manajemen maupun pelayanan medis/para medis sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP),"ujarnya. 

Selain itu untuk klaim dana-dana kapitasi (seperti jasa BPJS) kemungkinan terancam juga di alihkan apabila puskesmas belum memperoleh akreditasi.(Saut Togi Ritonga)

  BeritaTerkait
  • Jelang Mutasi Jadi Gubernur Akpol, Kapolda Sumut Kunjungi Tambang Emas Martabe

    tahun lalu

    Tapsel (Pelita Batak) : Gubernur Sumatera Utara, Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si dan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel yang dalam waktu dekat akan mutasi menjabat sebagai Gubernu

  • Tambang Emas Martabe Gelar Pengobatan Gratis Bagi Masyarakat Terpencil

    tahun lalu

    Tapsel (Pelita Batak) : PT Agincourt Resources selaku pengelola Tambang Emas Martabe di Batangtoru Tapanuli Selatan menggelar aksi pengobatan gratis bagi masyarakat Kelurahan Muara Ampolu, Kecama

  • Truk Seruduk Rumah di Jalinsum Pargarutan, Satu Orang Korban Meninggal Dunia

    8 bulan lalu

    Tapsel (Pelita Batak) : Sebuah truk fuso pengangkut mi instan menyeruduk rumah dan bengkel di Jalan Lintas Sumatera Kelurahan Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu 28 Fe

  • Kembangkan Inovasi 'Unit Reaksi Cepat Anti Kekerasan Anak dan Perempuan'

    2 tahun lalu

    Batu Bara (Pelita Batak) : Untuk ke tiga kalinya Bupati Batu Bara H OK Arya Zulkarnain SH MM meraih penghargaan Kepala Daerah Innovatif dari Koran Sindo tahun 2016 di Bandung, Jawa Barat. Sebelum nya Bupati Batu Bara meraih penghargaan Kepala Daerah Inov

  • Modul USAID PRIORITAS Membuat Madrasah ini Berkembang Pesat

    2 tahun lalu

    Makassar(Pelita Batak): Harmia Tannang, kepala Madrasah Ibtidaiyah  al Abrar Makassar,  benar-benar merasa bahwa program pendidikan USAID PRIORITAS yang telah berlangsung hampir lima tahu

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb