• Home
  • News
  • Terkait Perwal Kenaikan Tarif Retribusi, DPRD Kota Padangsidimpuan akan Ajukan Hak Interplasi
KSP Makmur Mandiri
Selasa, 12 Februari 2019 13:25:00

Terkait Perwal Kenaikan Tarif Retribusi, DPRD Kota Padangsidimpuan akan Ajukan Hak Interplasi

BAGIKAN:
IST|pelitabatak

Padangsidimpuan (Pelita Batak) :

Adanya kenaikan tarif retribusi pelayanan parkir dan pelayanan persampahan/kebersihan tahun 2019, menjadi pergunjingan ditengah tengah masyarakat karena tanpa sosialisasi dan dinilai bukan solusi yang tepat untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bahkan anggota DPRD Kota Padangsidimpuan Timbul P Simanungkalit menyatakan selaku wakil rakyat, Pemko tidak pernah menyampaikan adanya Peraturan Walikota Padangsidimpuan (Perwal) No.32 tahun 2018 atas perubahan Peraturan Daerah Kota Padangsidimpuan (Perda) No.04 tahun 2010.  

"Perwal itu tanpa sepengetahuan kelembagaan DPRD Kota Padangsidimpuan dan saya sangat ttidaksepakat dengan kenaikan 50% terhadap kedua retribusi tersebut. Harusnya ada pembahasan khusus mengenai itu. Ini bukan perkara Rp 1000-an, ini perkara peraturan. Jika perkara peraturan Rp 1000-an saja kita langgar, konon lagi peraturan yang lain  tentu akan dilanggar juga," ujar Timbul P Simanungkalit kepada wartawan, Senin 11 Februari 2019.

Menurutnya, dalam membuat suatu perwal harus ada alasannya itu pun harus sepengetahuan legislatif, karena itu dalam waktu dekat ia bersama Anggota DPRD Kota Padangsidimpuan yang lainnya akan  menggunakan hak interplasi (meminta keterangan) kepada pemerintah, sebab ini termasuk perkara yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara," ujarnya.

Disisi lain salah satu pedagang warung kopi di Jalan Enda Mora, yaitu Mamak Dede mengaku belum tahu terkait kenaikan tarip retribusi sampah. Bila ada kenaikan ia berharap pemerintah dapat mengkaji ulang kebijakan tersebut.

"Saya belum dapat info terkait kenaikan tarip retribusi sampah tersebut. Ya, harus dikaji ulanglah. Kalau sudah naik tentunya kita juga berharap mendapat fasilitas tempat sampah dari pemerintah. Selama ini tempat sampah di depan rumah, kita sendiri yang menyediakan," ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, selain kenaikan tarif parkir, Perwal nomor 32 tahun 2018 juga menaikkan tarif retribusi persampahan/kebersihan, seperti Untuk pelayanan kebersihan, pedagang kaki lima semula Rp.1000 menjadi Rp.2000 per hari, rumah pinggir jalan Rp.3000 menjadi Rp. 5000, perkantoran swasta Rp.50.000 menjadi Rp.75.000 per bulan.

Berikutnya bidang perkantoran (gedung) pelayanan kesehatan, rumah sakit/puskesmas sebelumnya Rp.50.000 menjadi Rp.100.000 perbulan, klinik/laboratorium dari Rp.25.000 menjadi Rp.40.000 per bulan, dan praktek dokter dari Rp.30.000 menjadi Rp.50.000 per bulan.

Sedangkan pada bidang gedung jasa penginapan, hotel dari Rp.50.000 menjadi Rp.100.000 perbulan, hotel melati dari Rp.30.000 menjadi Rp.60.000 perbulan, dan losmen dari Rp.25.000 berubah menjadi Rp.50.000 perbulan.

Di bidang lainnya, SLTP dan SMA dari Rp.20.000 menjadi Rp.30.000 perbulan, SD dan TK Rp.10.000 menjadi Rp.15.000 perbulan, kantor pemerintah tingkat kelurahan dari Rp.5.000 menjadi Rp.10.000 perbulan, kantor pemerintah tingkat kecamatan dari Rp.20.000 menjadi Rp.25.000 perbulan. Sedangkan untuk kantor pemerintah tingkat kota/kabupaten tidak ada perubahan, tetap Rp.100.000 per bulan. (Saut Togi Ritonga)

  BeritaTerkait
  • DPRD Kota Padangsidimpuan Belajar Tentang Pengelolaan PAD dari Pemko Medan

    12 bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Wakil Walikota Medan Ir.H.Akhyar Nasution,M.Si terima kunjungan kerja anggota DPRD Kota Padang Sidimpuan di Balai Kota Jalan Maulana Lubis, Medan, Selasa (8/5/2018).Akhyar berhara

  • Tarif Retribusi Bagi Masyarakat Naik "Meroket" di Padangsidimpuan

    2 bulan lalu

    Padangsidimpuan (Pelita Batak) :Memasuki tahun 2019, Pemerintah Kota Padangsidimpuan ternyata telah melakukan penaikan tarif sejumlah retribusi yang dikenakan kepada masyarakat mencapai 50 persen.Peme

  • Sekali ( lagi ) tentang PDAM Tirtanadi

    2 tahun lalu

    SEPANJANG Bulan Oktober 2017, PDAM Tirtanadi telah dua kali menampilkan informasi di website: pdamtirtanadi.co.id. Informasi pertama pada 4 Oktober 2017, pecahnya pipa transmisi dengan diameter 250 mm

  • Korban Kebakaran Pasar Aksara Medan Mengadu ke Presiden Jokowi di Jakarta

    3 tahun lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Sejumlah perwakilan pedagang korban kebakaran Pasar Aksara Medan mengadukan nasibnya ke Presiden karena merasa tidak diperhatikan Pemerintah Kota Medan. Mereka berharap Pres

  • Antispasi Kebakaran, Dinas P2K dan Sabhara Polresta Sosialisasikan Perda No.6/2016

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (P2K) Medan bersama dengan Satuan Sabhara Polresta Medan menggelar sosialisasi Perda No.6/2016 tentang Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran, Rabu (28/9/2016). Hotel, rumah sakit, plaza, SP

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb