• Home
  • News
  • Tak Terima Penertiban, Preman Hantam Kepala Satpol PP Dengan Batu
KSP Makmur Mandiri
Jumat, 13 Mei 2016 17:46:00

Tak Terima Penertiban, Preman Hantam Kepala Satpol PP Dengan Batu

BAGIKAN:
Kasatpol PP Medan, Sofyan

Medan (Pelita Batak)
Seorang petugas Satpol PP kembali menjadi korban tindak anarkis preman usai menertibkan pedagang kaki lima (PK5) di Jalan Sutomo dan sekitarnya, Jumat (13/5) pagi. Petugas Satpol PP malang itu bernama Kabul Fadila Nasution (32), kepalanya bocor dihantam batu oleh seorang preman lantaran tak senang  dengan penertiban yang dilakukan.

Meski berhasil kabur namun sang pelaku yang beraksi seorang diri itu telah dikenali. Apalagi Satpol PP memiliki rekaman video wajahnya. Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan akan menjadikan video itu sebagai bukti untuk mendukung penyidikan yang dilakukan apara kepolisian sekaligus menangkap sang pelaku.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah petugas Satpol PP yang tergabung dalam tim gabungan dari lokasi kejadian menyebutkan, pelaku bertindak seorang diri mengendarai sepeda motor Honda Revo. Aksi brutal sang preman dilakukan sekitar pukul 08.30 WIB, persis ketika petugas satpol PP hendak meninggalkan lokasi usai melakukan penertiban.

"Preman itu sudah menunggu di depan Bank Arta Graha di Jalan Sutomo simpang Jalan Seram. Begitu  iring-irigan petugas Satpol PP melintas, pria itu langsung menghampiri mobil pick-up patroli dan menghantam kepala Kabul dengan batu. Setelah itu dia (preman) tancap gas menuju arah Jalan Sei Kera," jelas salah seorang petugas Satpol PP.

Begitu mengetahui anggotanya cedera, Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan langsung memerintahkan seluruh anggotanya kembali  dan menyisiri kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya untuk menemukan preman tersebut dibantu aparat kepolisian yang tergabung dalam tim gabungan. Sedangkan Kabul dilarikan ke RSUD dr Pirngadi untuk menjalani perawatan intensif.

Dari penyisiran yang dilakukan, seorang pria sempat diamankan karena dicurigai sebagai pelakuknya. Namun pria itu akhirnya dilepas kembali karena tak terbukti melakukannya. Meski tak berhasil menemukan preman tersebut, Sofyan memastikan sang pelaku segera tertangkap. Sebab, salah seorang petugas Satpol PP yang bertugas melakukan perekaman setiap kali tim gabungan melakukan penertiban sempat merekam tindak-tanduk sang preman yang berciri khas ada bekas luka di bagian pipinya  melalui handycam sebelum bertindak anarkis.

"Kita sudah mengetahui siapa pelakunya. Salah seorang anggota kita sempat merekam pria tersebut. Jadi kita serahkan kasus ini kepada aparat kepolisian untuk memprosesnya. Untuk mendukung polisi menyisik kasus ini, handycam yang merekam wajah sang pelaku sudah kita amankan sebagai barang bukti," tegas Sofyan.

Meski sejumlah anggotanya telah menjadi korban menyusul penertiban yang dilakukan namun Sofyan menegaskan tim gabungan tidak akan mundur sedikit pun. Penertiban akan terus dijalankan sampai kawasan Jalan Sutomo bersih dari para pedagang kaki lima (PK5). Untuk itu Sofyan minta dukungan penuh tim gabungan lainnya dari unsur Polreta Medan dan Kodim 0201/BS, terutama menyikapi aksi preman yang  merasa  penghasilannya terganggu menyusul dilakukannya penertiban tersebut.

Sebelum aksi brutal preman  itu terjadi, penertiban yang dilakukan tuim gabungan berjalan lancar. Usai melaksanakan apel sekitar pukul 02.00 WIB, tim gabungan kemudian  melakukan pengamanan di Jalan Sutomo.  Untuk menghempang pedagang masuk, tim gabungan sempat memalngkan dua unit mobil truk milik Satpol PP di jalan samping Medan Mall dan Olimpia.

Selanjutnya tim gabungan menyisiri kawasan Jalan Sutomo, seperti Jalan Bedagei, Jalan Martinus Lubis, Jalan Seram dan Jalan Veteran. Dari hasil penyisiran yang dilakukan, tim gabungan berhasil m,engamankan dagangan milik PK5 berupa sayuran dan buah. Ada sekitar 3 truk sayuran dan buah yang berhasil diamankan tim gabungan.

(TAp)

  BeritaTerkait
  • Pedagang Kaki Lima Gelar Lapak di MMTC

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita batak) :Setelah sempat vacum beberapa bulan, penertiban pedagang kaki lima (PK5) yang menggelar lapak di Jalan Sutomo dan Jalan Perjuangan kembali dilanjutkan, Selasa dinihari (18/10/2016). Untuk membersihkan kedua kawasan tersebut dari para

  • Kembangkan Inovasi 'Unit Reaksi Cepat Anti Kekerasan Anak dan Perempuan'

    3 tahun lalu

    Batu Bara (Pelita Batak) : Untuk ke tiga kalinya Bupati Batu Bara H OK Arya Zulkarnain SH MM meraih penghargaan Kepala Daerah Innovatif dari Koran Sindo tahun 2016 di Bandung, Jawa Barat. Sebelum nya Bupati Batu Bara meraih penghargaan Kepala Daerah Inov

  • PK5 Gatot Subroto Melakukan Perlawanan Terhadap Satpol PP

    3 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Kericuhan terjadi pada saat petugas Satpol PP Kota Medan melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PK5) yang ngotot menggelar lapak di Jalan Gatot Subroto, persisnya depan Medan Fair Plaza, Senin malam (10/10). Selain terj

  • Akhyar Nasution : Satpol PP Tulang Punggung Pemko Medan

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Sebanyak 75 personil Satpol PP Kota Medan mengikuti Pelatihan Penanganan Aksi Unjuk Rasa Massa di Markas Kompi A Yon Zipur I/BB Tuntungan, kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang. Pel

  • Wali Kota: Personil Satpol PP & Satlinmas Harus Tunjukkan Dedikasi Serta Loyalitas

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak):Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi mengajak seluruh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kota Medan harus dapat me

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb