• Home
  • News
  • Sudah Berhari-hari Digoyang, Kota Medan Kembali Dilanda Gempa
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 11 Februari 2017 12:43:00

Sudah Berhari-hari Digoyang, Kota Medan Kembali Dilanda Gempa

BAGIKAN:
Ist
Gempa
Medan(Pelita Batak): Gempa bumi berkekuatan  4,2 SR guncang Sumt, Sabtu 11 Februari 2017, pukul 11:24 WIB. Jenis gempabumi tektonik. Analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berkekuatan M=4,2 dengan episenter pada koordinat 3,31 LU dan 98,55 BT, tepatnya di darat pada jarak 21 km arah barat daya Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, atau tepatnya sekitar 11,7 km sebelah barat laut Panatapan Doulu, Berastagi, Kabupaten Karo, pada kedalaman 10 km. 
 
Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan Edison Kurniawan, S.Si, M.Si dalam penjelaannya menyebutkan berdasarkan hasil analisis pada peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di Berastagi dengan intensitas gempabumi II SIG-BMKG (III-IV MMI), Sibolangit II SIG-BMKG (III-IV MMI), Tuntungan dan Medan I SIG-BMKG (II-III MMI), Binjai I SIG-BMKG (I-II MMI). Namun sampai saat ini belum ada laporan kerusakan dari lapangan. Pada skala III-IV MMI, getaran dirasakan nyata dalam rumah oleh masyarakat, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Gempabumi dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.
 
Dari hasil observasi BBMKG Wilayah I Medan, gempabumi ini berada pada zona sumber gempabumi M=5,6 yang terjadi pada tanggal 16 Januari 2017. Gempabumi yang terjadi tanggal 10 Februari 2017 ini jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya merupakan jenis gempabumi dangkal dan mempunyai mekanisme sesar mendatar. Hal ini berarti gempabumi ini terjadi akibat aktivitas sesar aktif lokal. 
 
Patut disyukuri bahwa kekuatan gempabumi ini tidak terlalu besar, sehingga diharapkan tidak sampai menimbulkan kerusakan. Untuk itu kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang, dan terus mengikuti arahan BPBD dan informasi dari BMKG. Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai barat Sumatera Utara dan sekitarnya dihimbau agar tidak terpancing isu mengingat gempabumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami.(R2)
  BeritaTerkait
  • Ini Alasan Banjir Terjadi di Medan Labuhan Menurut Pak Wali

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Setelah terendam banjir beberapa hari terakhir, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Kamis (22/9/2016) akhirnya menyempatkan untuk mengunjungi korban banjir di Kelurahan Sei Mati, Tangkahan dan Martubung, Medan Labuhan. Sebagai hasil amat

  • Menteri LHK Siti Nurbaya:DPD RI Berjuang Terus untuk Daerah

    satu bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak):Bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) DPD RI ke 14. Wakil Presiden (Wapres) RI, Jus

  • Pemko Medan Kirim Bantuan Kepada Korban Gempa Bumi dan Tsunami Palu

    satu bulan lalu

    Medan (Pelita Batak):Pemko Medan mengirimkan bantuan  kepada para korban gempa bumi dan tsunami di Kota Palu, Sigi dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (9/10). Diharapkan bantuan yang d

  • Pengurus APEKSI Bantu Warga Palu

    satu bulan lalu

    Palu (Pelita Batak):Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi bersama sejumlah Wali Kota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) memberikan bantuan kepada warga Kota

  • Mentan Optimis Sumut Kembali Lima Besar Produksi Padi

    2 tahun lalu

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk mengejar target produksi pertanian padi, jagung dan kedelai (Pajale) di tahun 2016. Dengan demikian, Sumut dapat kembali menempati urutan lima besar nasional sebagai

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb