• Home
  • News
  • Sidang Gugatan Pencemaran Danau Toba di TUN Medan, Tergugat Belum Lengkapi Bukti yang Diminta Hakim
KSP Makmur Mandiri
Sabtu, 06 Mei 2017 06:24:00

Sidang Gugatan Pencemaran Danau Toba di TUN Medan, Tergugat Belum Lengkapi Bukti yang Diminta Hakim

BAGIKAN:
danautoba.org
Sidang gugatan di TUN Medan
Medan(Pelita Batak): Para tergugat kembali belum melengkapi bukti surat yang diminta Majelis Hakim. Hal tersebut disampaikan Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan antara Yayasan Pencita Danau Toba (Penggugat) dengan  Kepala  Badan  Pelayanan  Perijinan  Terpadu Dan Penanaman Modal Kabupaten Simalungun (Tergugat) dan PT. Suri Tani Pemuka (Tergugat II Intervensi). Sidang tersebut dilaksanakan pada Selasa 2 Mei 2017 di Pengadilan Tata Usaha Negara Medan dalam Perkara No. 13/G/LH/2017/PTUN-MDN dan 14/G/LH/2017/PTUN-MDN.
 
Pada sidang sebelumnya Penggugat telah mengajukan 16 bukti surat kepada Majelis Hakim, dan kali ini Penggugat mengajukan 1 bukti surat tambahan. Tergugat mengajukan 8 bukti surat, namun setelah diperiksa dan diteliti oleh Majelis Hakim ternyata alat bukti surat Tergugat belum di Nazegelen (dimateraikan), sehingga Majelis Hakim memerintahkan Tergugat untuk me-nazegelen-kan semua bukti surat.
 
Majelis Hakim juga melihat bahwa bukti surat yang dihadirkan oleh Tergugat masih kurang, sehingga Majelis Hakim memerintahkan Tergugat untuk menghadirkan bukti surat berupa semua dokumen-dokumen permohonan perizinan yang pernah diserahkan oleh Tergugat II Intervensi kepada Tergugat pada masa permohonan perizinan, pada sidang selanjutnya.
 
Sementara itu, Tergugat II Intervensi pada sidang sebelumnya mengajukan 17 bukti surat dengan catatan ada 3 bukti surat yang tertunda dihadirkan karena tidak lengkap. Pada sidang lanjutan ini Tergugat II Intervensi telah melengkapi ketiga alat bukti tersebut.
 
Dalam pemeriksaannya, Majelis Hakim menyatakan bahwa masih ada kekurangan dari bukti surat yang diajukan oleh Tergugat II Intervensi, yakni: bukti surat berupa UKL-UPL dan Amdal. Karena itu, Majelis Hakim memerintahkan Tergugat II Intervensi untuk menghadirkan UKL-UPL dan Amdal tersebut pada sidang selanjutnya.
 
Majelis Hakim juga menanyakan tentang Dalil Tergugat II Intervensi yang menyatakan bahwa Objek Sengketa telah diganti dengan Keputusan Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Simalungun tertanggal 26 Oktober 2015. Tergugat II Intervensi menyatakan bahwa mereka tetap pada dalilnya. Karena itu, pada sidang selanjutnya Tergugat II Intervensi diminta membuktikan dalilnya tersebut. Jika tidak dapat membuktikannya, maka Tergugat II Intervensi harus mencabut dalilnya tersebut.
 
Majelis Hakim juga mengingatkan Tergugat II Intervensi agar memberikan bantahan terhadap bukti surat Penggugat (P-15), yakni 1 Bundel Laporan Analisis dari Sucofindo, tertanggal 11 November 2016, dengan sampel air Danau (Danau Toba) yang diambil pada 10 November 2016 (Scientist Evidence) dengan Scientist Evidence pula.
 
Pihak Penggugat diwakilkan oleh Deka Saputera Saragih, SH sebagai Kuasa Hukum dan anggota Tim Litigasi YPDT.
 
Sidang lanjutan ini dipimpin oleh Irhamto, S.H. (Hakim Ketua), Hakim Jimmy Claus Pardede, S.H, M.H (Hakim Anggota), dan Budiamin Rodding, SH, MH (Hakim Anggota). Sidang ditunda dan akan dilanjutkan pada 8 Mei 2017, dengan agenda pembuktian (bukti surat) para pihak.(danautoba,org)
  BeritaTerkait
  • Sidang Gugatan Pencabutan Izin Keramba di Danau Toba Berlanjut di PTUN Medan

    2 tahun lalu

    Medan(Pelita Batak): Pengadilan Tata Usaha Negara Medan kembali melanjutkan Sidang Pemeriksaan Pendahuluan (dissmisal proccess) Gugatan Sengketa Tata Usaha Negara terhadap Kepala Badan Pelayanan Pe

  • Sidang Gugatan YPDT Tentang Pencemaran Danau Toba Berlanjut di PTUN Medan

    tahun lalu

    Medan(Pelita Batak): Sidang antara Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) sebagai Penggugat dengan Badan/Dinas Pelayanan Perijinan Terpadu Dan Penanaman Modal Kabupaten Simalungun sebagai Tergugat dila

  • Majelis Hakim Nilai Janggal Keberatan PT Aquafarm Nusantara

    tahun lalu

    Balige(Pelita Batak): Sidang lanjutan, Senin 22 Mei 2017, atas Gugatan Perbuatan Melanggar Hukum (PMH) yang diajukan oleh Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) dengan Mekanisme Organisasi Lingkungan Hidu

  • SIDANG TUN: YPDT MENGGUGAT KKP dan BKPM

    12 bulan lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) menggugat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada Sidang TUN di Pengadilan Tata Usaha Negara

  • PT Aquafarm Nusantara dan PT Suri Tani Pemuka Belum Siap Menyerahkan Jawaban, Sidang Gugatan OLH Kembali Ditunda

    4 bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Majelis Hakim menunda kembali Sidang Gugatan OLH (Organisasi Lingkungan Hidup) terhadap pencemaran Danau Toba di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa 17 April 2018.&nbs

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet