• Home
  • News
  • Sidang Gugatan Pencabutan Izin Keramba di Danau Toba Berlanjut di PTUN Medan
KSP Makmur Mandiri
Rabu, 22 Februari 2017 05:21:00

YPDT Versus Pemkab Simalungun

Sidang Gugatan Pencabutan Izin Keramba di Danau Toba Berlanjut di PTUN Medan

BAGIKAN:
Ist
PTUN Medan
Medan(Pelita Batak): Pengadilan Tata Usaha Negara Medan kembali melanjutkan Sidang Pemeriksaan Pendahuluan (dissmisal proccess) Gugatan Sengketa Tata Usaha Negara terhadap Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal Kabupaten Simalungun, Senin 20 Februari 2017 kemarin.  Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) menggugat untuk membatalkan Izin Usaha Perikanan (KTUN/Objek Sengketa) yang diterbitkan kepada PT. Suri Tani Pemuka sebagai perusahaan Keramba Jaring Apung (KJA) yang beroperasi di perairan Danau Toba.
 
Sidang yang dilakukan secara tertutup ini merupakan kelanjutan dari sidang sebelumnya yang telah dilakukan pada Senin 06 Februari 2017 lalu untuk melengkapi berkas yang harus disiapkan baik oleh pihak, Penggugat dalam hal ini Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) maupun Tergugat, Kepala Badan Perijinan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BP2TPM) Kabupaten Simalungun.
 
Sidang yang dipimpin oleh Hakim Irhanto, SH ini dihadiri oleh Kuasa Hukum Penggugat Robert Paruhum Siahaan, SH (selaku ketua Tim Litigasi YPDT) dan FX. Denny S. Aliandu, SH (anggota Tim Litigasi YPDT) maupun Kuasa Hukum Tergugat, Ricardo Sinaga, SH.
 
FX. Denny S. Aliandu SH usai persidangan menjelaskan bahwa persidangan berjalan lancar. "Gugatan dan Surat Kuasa YPDT diterima dan telah memenuhi syarat formil, sehingga layak untuk dilanjutkan pemeriksaan materi pada agenda persidangan berikutnya. Di samping itu, Tergugat masih perlu untuk melengkapi formil Surat Kuasa seperti belum ada Kop Surat Instansi bersangkutan dan belum lengkap tanda tangan dari penerima kuasa, serta Tergugat juga belum menyerahkan objek sengketa,"ungkap Denny Aliandu, anggota Tim Litigasi YPDT.
 
Hakim beranggapan bahwa kasus ini tidak terlalu sulit dan apabila diperlukan maka akan melakukan pemeriksaan setempat di wilayah usaha KJA dari PT Suri Tani Pemuka. Untuk itu, Tergugat diminta melengkapi dan memperbaiki Surat Kuasa, lalu menyerahkan KTUN-nya pada sidang depan.
 
Persidangan selanjutnya adalah sidang terbuka yang akan dilakukan pada Senin depan 27 Februari 2017 dengan agenda pembacaan gugatan dan penyerahan Jawaban dari Tergugat sekaligus kelengkapan Surat Kuasa yang mendapat koreksi, serta Majelis Hakim beranggapan perlu dan akan memanggil PT Suri Tani Pemuka untuk hadir dalam sidang tersebut sebagai pihak dalam perkara ini. (R2/danautoba.org)
  BeritaTerkait
  • Putusan PTUN Medan In Kracht, PT SURI TANI PEMUKA Tidak Boleh Ber-KJA Lagi

    5 bulan lalu

    Medan(Pelita Batak): Gugatan YPDT dalam Perkara No. 76/G/LH/2017/PTUN-MDN (disingkat Perkara 76) dan Perkara No. 77/G/LH/2017/PTUN-MDN (disingkat Perkara 77) telah dikabulkan oleh Majelis Hakim Pengad

  • Keterangan Ahli Kuatkan Gugatan YPDT Tentang Cacat Substansi Izin Usaha KJA PT Aquafarm Nusantara

    4 bulan lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Sidang lanjutan Gugatan YPDT melawan BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) sebagai tergugat, dan PT Aquafarm Nusantara (disingkat Aquafarm) sebagai tergugat II intervensi, kem

  • Sidang Gugatan YPDT Tentang Pencemaran Danau Toba Berlanjut di PTUN Medan

    tahun lalu

    Medan(Pelita Batak): Sidang antara Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) sebagai Penggugat dengan Badan/Dinas Pelayanan Perijinan Terpadu Dan Penanaman Modal Kabupaten Simalungun sebagai Tergugat dila

  • Mantan Presdir Aquafarm: 185 Ton Pelet per Hari Ditabur ke Danau Toba

    3 bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Freek Huskens, mantan Presiden Direktur PT Aquafarm Nusantara (disingkat Aquafarm), mengatakan bahwa sebanyak 1,8 Ton pelet ikan ditabur untuk 1 Ton ikan per hari. Hal ini ia s

  • PT Aquafarm Nusantara Dinilai Tidak Menghormati Persidangan di PTUN Jakarta Saat Penyerahan Kesimpulan

    2 bulan lalu

    Jakarta (Pelita Batak): Deka Saputra Saragih, SH, MH (Kuasa Hukum Penggugat), menyatakan bahwa PT Aquafarm Nusantara tidak menghormati Persidangan karena tidak hadir saat penyerahan kesimpulan di Peng

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. ariewebnet