• Home
  • News
  • Setelah 7 Hari Terkubur, Keluarga Tobing Dievakuasi dan Dimakamkan
KSP Makmur Mandiri
Minggu, 07 Oktober 2018 19:05:00

Setelah 7 Hari Terkubur, Keluarga Tobing Dievakuasi dan Dimakamkan

BAGIKAN:
Ist
Ipo Maider L Tobing, istri dan cucu
Salah satu kawasan yang paling hancur akibat
Gempa Magnitudo berkekuatan 7.4 SR yang terjadi di Donggala - Palu pada Jumat 28 September 2018, adalah wilayah perumahan Balaroa dimana ada sekitar 700-an rumah yang dikabarkan hancur bahkan ada yang terkubur sedalam 5 meter atau rata dengan tanah.

Diantara ratusan korban yang berada dalam  kawasan perumahan Balaroa tersebut, salah satunya adalah Keluarga Tobing, Drs. Ipo Maider L. Tobing, yang tertimbun dalam reruntuhan bangunan rumahnya pasca gempa yang meluluhlantakkan kawasan pemukiman padat penduduk tersebut. Turut pula menjadi korban, Isteri beliau, J Br Siahaan dan seorang Cucu bernama Horas Poly, siswa SMP N Palu.

Disebutkan bahwa saat gempa berguncang, sang cucu sedang bermain di halaman rumah tapi tidak berusaha menyelamatkan diri melainkan segera masuk kedalam rumah hendak menolong kedua kakek neneknya yang saat itu sedang berada dalam rumah. Namun naas, rumah itu rubuh dan ketiganya tidak sempat lagi menyelamatkan diri.

Dari menantu almarhum, awak media Pelita Batak memperoleh informasi bahwa jenazah ketiga korban baru bisa dievakuasi pada Sabtu, 6 Oktober 2018 atau 7 hari setelah terjadinya gempa.

"Tadinya kami berharap, Ayah Mertua sudah dapat dievakuasi Jumat kemaren namun karena begitu parahnya reruntuhan, alat berat yang dikerahkan untuk mengevakuasi belum bisa mencapai rumah tersebut," beber menantu korban via group WA keluarga.

Ipo Maider L Tobing, semasa hidupnya bekerja sebagai PNS di lingkungan Pemkab/Pemkot Palu dan terakhir mengabdi pada Kantor Walikota Palu lalu pensiun dan semasa hidupnya juga aktif sebagai Sintua (pelayan) di Gereja HKBP Resort Palu.(Jeje Tobing)
  BeritaTerkait
  • Ini Dia 7 Tempat Wisata Terseram di Dunia

    2 tahun lalu

    Jakarta(Pelita Batak): Halloween semakin dekat. Mungkin, tahun ini Anda ada rencana untuk berwisata ke tempat seram dalam rangka merayakan Halloween? Maka Lamudi—portal properti online—

  • Jenazah Supir Truk Masuk Jurang di Flamboyan Berhasil Dievakuasi

    tahun lalu

    Tapsel (Pelita Batak): Setelah kurang lebih 21 jam, usaha evakuasi truk dan supir truk yang mengalami kecelakaan di sekitaran  Flamboyan Kecamatan Angkola Barat, Jumat 22 Januari 2017 dini hari.D

  • Peristiwa Kematian Tahanan Polsek Batangtoru Masih Tanda Tanya Keluarga

    tahun lalu

    Tapsel (Pelita Batak) : Beberapa kejanggalan dalam kasus kematian Rifzal Riandi Siregar (25), Tahanan Polsek Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan dalam kasus penganiayaan Oknum Anggota Polisi itu di

  • Pendukung TO-MAN Terharu Jagoannya Dinyatakan KPUD Memenuhi Syarat Maju di Pilkada Taput

    11 bulan lalu

    Taput(Pelita Batak): KPUD Tapanuli Utara (Taput) menerima pendaftaran bakal pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati dari jalur perseorangan Chrismanto Lumbantobing dan Hotman P Hutasoit (TO-MAN) di Kan

  • Frengki Blusukan ke Luat Pahae: Prasarana Jalan Rusak Parah

    9 bulan lalu

    Laporan: Jeje TobingDalam rangka mendekatkan diri dan menyerap aspirasi dari masyarakat, khususnya warga di Luat Pahae, Frengki P Simanjuntak, Calon Wakil Bupati Taput periode 2018 -2013, sesuai zona

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb