• Home
  • News
  • Sengketa Lahan di Daerah Mendapat Sorotan dari Komite I DPD RI
KSP Makmur Mandiri
Senin, 22 Oktober 2018 09:51:00

Sengketa Lahan di Daerah Mendapat Sorotan dari Komite I DPD RI

BAGIKAN:
Jakarta (Pelita Batak):
Komite I DPD RI akan menindaklanjuti permasalahan batas wilayah antara Kabupaten Manggarai Timur dengan Kabupaten Ngada di NTT dengan mengundang pihak-pihak yang berkepentingan. Hal ini disampaikan Ketua Komite I DPD RI, Benny Rhamdani dalam audiensi dengan masyarakat Kabupaten Manggarai Timur, di Ruang Rapat Komite I, Senayan, Jakarta, Rabu (17/10).

"Kita akan mengundang Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri. Kemudian Komite I DPD RI juga akan menindaklanjutinya terkait permasalahan ini dengan Gubernur NTT, Bupati Manggarai Timur dan Bupati Ngada, kita akan undang dalam Rapat Dengar Pendapat di Jakarta," ujar Benny.

Benny juga menambahkan permasalahan batas wilayah ini akan dibahas lebih lanjut dengan Menteri Dalam Negeri agar dapat segera mengambil keputusan yang tegas dan tepat, karena menyangkut kandungan sumber daya alam yang perlu ketegasan. Ia berharap ada ketegasan dari pemerintah supaya tidak mempengaruhi kegiatan ekonomi maupun sosial masyarakat di wilayah tersebut.

"Permasalahan ini harus diselesaikan secara tepat dan cepat, tidak boleh berlarut-larut karena cukup memperhatinkan. Kalau sudah bicara konflik batas wilayah dan juga motif ekonomi terkait misalnya sumber daya alam di batas wilayah yang diperebutkan. Nah ini kalau sudah ada konflik politiknya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Leonardus Sentosa menyampaikan bahwa masyarakat di perbatasan kerap diganggu oleh adanya pengambilalihan tanah hak ulayat dan perusakan jembatan oleh masyarakat dari Kabupaten Ngada.

"Persetujuan terkait tapal batas saat ini kembali digugat oleh pihak Kabupaten Ngada. Untuk itu perlu ketegasan dari pemerintah," Lebih lanjut Ia menambahkan, ada indikasi bahwa terdapat kandungan mineral berharga di perbatasan sehingga saat ini dipermasalahkan. Pada tahun 2011 pernah dilakukan pertemuan namun dianggap tidak sah karena tidak netral dan dilaksanakan di Kabupaten Manggarai Timur.

"Masyarakat Manggarai Timur berharap persoalan tapal batas sudah selesai, sehingga yang dibutuhkan saat ini adalah peningkatan kesejahteraan," ujarnya. Pihaknya juga berharap Mendagri dan jajarannya bersikap netral dan menghindari pihak-pihak yang dapat menggiring putusan secara subjektif. (dpd.go.id)
  BeritaTerkait
  • Kekerasan Terhadap Pers Marak, Jurnalis di Medan Aksi Damai

    2 tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) : Jurnalis gabungan dari sejumlah organisasi pers menggelar aksi unjuk rasa terkait penganiayaan jurnalis Adi Palapa Harahap, yang bekerja sebagai kontributor iNews TV (MNC B

  • Dua Minggu Terakhir Cabjari Siborongborong Tangani 12 Kasus Pidum, Kasus Korupsi Belum Ada yang Terekspos Telah Diusut

    2 tahun lalu

    Taput(Pelita Batak):  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) ke Tapanuli Utara termasuk di Siborongborong. Diharapkan bisa menyentuh aparat hukum yan

  • Musprov KONI, Sumut Miliki Tekad Besar Tuan Rumah PON 2024

    2 tahun lalu

    Berastagi (Pelita Batak) :Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi membuka secara resmi Musyawarah Provinsi (Musprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut) kepengurusan periode 2012/2016 di Grand Mutiara Hotel, Berastagi,

  • Gubernur Sampaikan Persoalan Tanah Di Sumatera Utara Kepada DPR RI

    tahun lalu

    Medan (Pelita Batak) :Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi menyampaikan permasalahan pertanahan dan mengharapkan Panitia Kerja (Panja) Komisi II DPR RI bisa mencarikan solusi dan sekalig

  • Mentan Optimis Sumut Kembali Lima Besar Produksi Padi

    2 tahun lalu

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk mengejar target produksi pertanian padi, jagung dan kedelai (Pajale) di tahun 2016. Dengan demikian, Sumut dapat kembali menempati urutan lima besar nasional sebagai

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Pelita Batak Online. All Rights Reserved. Design by. heriweb